Quantcast

Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat Orang Lain?

classic Classic list List threaded Threaded
12 messages Options
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat Orang Lain?

logsed-2
Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat Orang Lain?

Apakah artinya kita pura-pura setuju, jika tidak setuju?
Atau menyatakan ketidak-setujuan dengan cara sesopan mungkin?

Tetapi entah sopan atau tidak, tidak setuju tetap tidak setuju.  
Setuju, tetap setuju.

Menurut saya, sikap pura-pura setuju justru menunjukkan sikap meremehkan.
Kalau tidak setuju, katakan saja tidak setuju.
Soal sopan atau tidak sopan, itu kembali kepada kepribadian masing-masing.

Menurut saya, menghargai pendapat orang lain artinya: menanggapinya  
secara serius.
Entah setuju atau tidak setuju.

--
salam,
http://logsed.scimind.net

Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat Orang Lain?

Mjr Rose
Default saya dalam Dialog = saling menghargai
ya bilang ya...
tidak bilang tidak....

Tetapi itu pun tergantung, cara mengungkapkannya TERGANTUNG:

1. Siapa lawan bicara, lawan bicara macem macem:

1.a. Enak diajak diskusi bisa nambah wawasan, dsb, di SI Logsed, Leo
Rimba, Baswati, Blupp, Wal suparmo, Yoga, Yuan, Arief Tirta, Gerah jiwo,
Wawan juga ok :) dsb

1.b. Brengsek or resek, saya punya cara tersendiri termasuk siapkan maha
maki maki, maha hujat, dsb termasuk gambar SEX SODOMI untuk METAFORA
untuk ungkapkan ketidaksetujuan pada lawan bicara tertenu :)
Contoh di SI
Tipe resek tolol = Nana Surjatna
Tipe membingungkan pikiran  = Kang SS


2. Tema diskusi,

2. Tempat diskusidi SI tentu beda di FB, dsb


Saya sendiri tipe lawan bicara macem apa dimata kawan SI, entahlah ????
  mungkin resek?, brengsek?, haram jadah?


--- In [hidden email], logsed <logikasederhana@...>
wrote:

>
> Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat Orang Lain?
>
> Apakah artinya kita pura-pura setuju, jika tidak setuju?
> Atau menyatakan ketidak-setujuan dengan cara sesopan mungkin?
>
> Tetapi entah sopan atau tidak, tidak setuju tetap tidak setuju.
> Setuju, tetap setuju.
>
> Menurut saya, sikap pura-pura setuju justru menunjukkan sikap
meremehkan.
> Kalau tidak setuju, katakan saja tidak setuju.
> Soal sopan atau tidak sopan, itu kembali kepada kepribadian
masing-masing.
>
> Menurut saya, menghargai pendapat orang lain artinya: menanggapinya
> secara serius.
> Entah setuju atau tidak setuju.
>
> --
> salam,
> http://logsed.scimind.net
>

Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

RE: Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat Orang Lain?

nanasurjatna
he he he he...
 
Makasih atas penilaiannya ya mas..
 
Salam,
 
Nana

-----Original Message-----
From: [hidden email]
[mailto:[hidden email]] On Behalf Of Mjr Rose
Sent: Monday, April 18, 2011 11:17 AM
To: [hidden email]
Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat
Orang Lain?




Default saya dalam Dialog = saling menghargai
ya bilang ya...
tidak bilang tidak....

Tetapi itu pun tergantung, cara mengungkapkannya TERGANTUNG:

1. Siapa lawan bicara, lawan bicara macem macem:

1.a. Enak diajak diskusi bisa nambah wawasan, dsb, di SI Logsed, Leo
Rimba, Baswati, Blupp, Wal suparmo, Yoga, Yuan, Arief Tirta, Gerah jiwo,
Wawan juga ok :) dsb

1.b. Brengsek or resek, saya punya cara tersendiri termasuk siapkan maha
maki maki, maha hujat, dsb termasuk gambar SEX SODOMI untuk METAFORA
untuk ungkapkan ketidaksetujuan pada lawan bicara tertenu :)
Contoh di SI
Tipe resek tolol = Nana Surjatna
Tipe membingungkan pikiran  = Kang SS


2. Tema diskusi,

2. Tempat diskusidi SI tentu beda di FB, dsb


Saya sendiri tipe lawan bicara macem apa dimata kawan SI, entahlah ????
 mungkin resek?, brengsek?, haram jadah?


--- In [hidden email], logsed <logikasederhana@...>
wrote:

>
> Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat Orang Lain?
>
> Apakah artinya kita pura-pura setuju, jika tidak setuju?
> Atau menyatakan ketidak-setujuan dengan cara sesopan mungkin?
>
> Tetapi entah sopan atau tidak, tidak setuju tetap tidak setuju.
> Setuju, tetap setuju.
>
> Menurut saya, sikap pura-pura setuju justru menunjukkan sikap
meremehkan.
> Kalau tidak setuju, katakan saja tidak setuju.
> Soal sopan atau tidak sopan, itu kembali kepada kepribadian
masing-masing.
>
> Menurut saya, menghargai pendapat orang lain artinya: menanggapinya
> secara serius.
> Entah setuju atau tidak setuju.
>
> --
> salam,
> http://logsed.scimind.net
>





Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Re: Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat Orang Lain?

Djoko Prasetyo
Selamat buat Kang Nana! :p

Powered by S9®

-----Original Message-----
From: "nanasurjatna" <[hidden email]>
Sender: [hidden email]
Date: Mon, 18 Apr 2011 11:30:41
To: <[hidden email]>
Reply-To: [hidden email]
Subject: RE: [Spiritual-Indonesia] Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat Orang Lain?

he he he he...
 
Makasih atas penilaiannya ya mas..
 
Salam,
 
Nana

-----Original Message-----
From: [hidden email]
[mailto:[hidden email]] On Behalf Of Mjr Rose
Sent: Monday, April 18, 2011 11:17 AM
To: [hidden email]
Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat
Orang Lain?




Default saya dalam Dialog = saling menghargai
ya bilang ya...
tidak bilang tidak....

Tetapi itu pun tergantung, cara mengungkapkannya TERGANTUNG:

1. Siapa lawan bicara, lawan bicara macem macem:

1.a. Enak diajak diskusi bisa nambah wawasan, dsb, di SI Logsed, Leo
Rimba, Baswati, Blupp, Wal suparmo, Yoga, Yuan, Arief Tirta, Gerah jiwo,
Wawan juga ok :) dsb

1.b. Brengsek or resek, saya punya cara tersendiri termasuk siapkan maha
maki maki, maha hujat, dsb termasuk gambar SEX SODOMI untuk METAFORA
untuk ungkapkan ketidaksetujuan pada lawan bicara tertenu :)
Contoh di SI
Tipe resek tolol = Nana Surjatna
Tipe membingungkan pikiran  = Kang SS


2. Tema diskusi,

2. Tempat diskusidi SI tentu beda di FB, dsb


Saya sendiri tipe lawan bicara macem apa dimata kawan SI, entahlah ????
 mungkin resek?, brengsek?, haram jadah?


--- In [hidden email], logsed <logikasederhana@...>
wrote:

>
> Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat Orang Lain?
>
> Apakah artinya kita pura-pura setuju, jika tidak setuju?
> Atau menyatakan ketidak-setujuan dengan cara sesopan mungkin?
>
> Tetapi entah sopan atau tidak, tidak setuju tetap tidak setuju.
> Setuju, tetap setuju.
>
> Menurut saya, sikap pura-pura setuju justru menunjukkan sikap
meremehkan.
> Kalau tidak setuju, katakan saja tidak setuju.
> Soal sopan atau tidak sopan, itu kembali kepada kepribadian
masing-masing.
>
> Menurut saya, menghargai pendapat orang lain artinya: menanggapinya
> secara serius.
> Entah setuju atau tidak setuju.
>
> --
> salam,
> http://logsed.scimind.net
>






Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

RE: Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat Orang Lain?

nanasurjatna
Terima kasih Mas Dipo ... :-)
 
Salam,
 
Nana

-----Original Message-----
From: [hidden email]
[mailto:[hidden email]] On Behalf Of Djoko Prasetyo
Sent: Monday, April 18, 2011 11:37 AM
To: SI
Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Re: Bagaimana Caranya Menghargai
Pendapat Orang Lain?




Selamat buat Kang Nana! :p


Powered by S9®

  _____  

From: "nanasurjatna" <[hidden email]>
Sender: [hidden email]
Date: Mon, 18 Apr 2011 11:30:41 +0700
To: <[hidden email]>
ReplyTo: [hidden email]
Subject: RE: [Spiritual-Indonesia] Re: Bagaimana Caranya Menghargai
Pendapat Orang Lain?

 



he he he he...
 
Makasih atas penilaiannya ya mas..
 
Salam,
 
Nana

-----Original Message-----
From: [hidden email]
[mailto:[hidden email]] On Behalf Of Mjr Rose
Sent: Monday, April 18, 2011 11:17 AM
To: [hidden email]
Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat
Orang Lain?


Default saya dalam Dialog = saling menghargai
ya bilang ya...
tidak bilang tidak....

Tetapi itu pun tergantung, cara mengungkapkannya TERGANTUNG:

1. Siapa lawan bicara, lawan bicara macem macem:

1.a. Enak diajak diskusi bisa nambah wawasan, dsb, di SI Logsed, Leo
Rimba, Baswati, Blupp, Wal suparmo, Yoga, Yuan, Arief Tirta, Gerah jiwo,
Wawan juga ok :) dsb

1.b. Brengsek or resek, saya punya cara tersendiri termasuk siapkan maha
maki maki, maha hujat, dsb termasuk gambar SEX SODOMI untuk METAFORA
untuk ungkapkan ketidaksetujuan pada lawan bicara tertenu :)
Contoh di SI
Tipe resek tolol = Nana Surjatna
Tipe membingungkan pikiran  = Kang SS


2. Tema diskusi,

2. Tempat diskusidi SI tentu beda di FB, dsb


Saya sendiri tipe lawan bicara macem apa dimata kawan SI, entahlah ????
 mungkin resek?, brengsek?, haram jadah?


--- In [hidden email], logsed <logikasederhana@...>
wrote:

>
> Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat Orang Lain?
>
> Apakah artinya kita pura-pura setuju, jika tidak setuju?
> Atau menyatakan ketidak-setujuan dengan cara sesopan mungkin?
>
> Tetapi entah sopan atau tidak, tidak setuju tetap tidak setuju.
> Setuju, tetap setuju.
>
> Menurut saya, sikap pura-pura setuju justru menunjukkan sikap
meremehkan.
> Kalau tidak setuju, katakan saja tidak setuju.
> Soal sopan atau tidak sopan, itu kembali kepada kepribadian
masing-masing.
>
> Menurut saya, menghargai pendapat orang lain artinya: menanggapinya
> secara serius.
> Entah setuju atau tidak setuju.
>
> --
> salam,
> http://logsed.scimind.net
>








Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Re: Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat Orang Lain?

priangkasa-2
In reply to this post by Djoko Prasetyo
Selamat juga buat Kang. Ini baru namanya milis spiritual, memberi kesempatan untuk memantapkan spirit.



Salam,
Prib


-----Original Message-----
From: "Djoko Prasetyo" <[hidden email]>
Sender: [hidden email]
Date: Mon, 18 Apr 2011 04:37:28
To: SI<[hidden email]>
Reply-To: [hidden email]
Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat Orang Lain?

Selamat buat Kang Nana! :p

Powered by S9®

-----Original Message-----
From: "nanasurjatna" <[hidden email]>
Sender: [hidden email]
Date: Mon, 18 Apr 2011 11:30:41
To: <[hidden email]>
Reply-To: [hidden email]
Subject: RE: [Spiritual-Indonesia] Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat Orang Lain?

he he he he...
 
Makasih atas penilaiannya ya mas..
 
Salam,
 
Nana

-----Original Message-----
From: [hidden email]
[mailto:[hidden email]] On Behalf Of Mjr Rose
Sent: Monday, April 18, 2011 11:17 AM
To: [hidden email]
Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat
Orang Lain?




Default saya dalam Dialog = saling menghargai
ya bilang ya...
tidak bilang tidak....

Tetapi itu pun tergantung, cara mengungkapkannya TERGANTUNG:

1. Siapa lawan bicara, lawan bicara macem macem:

1.a. Enak diajak diskusi bisa nambah wawasan, dsb, di SI Logsed, Leo
Rimba, Baswati, Blupp, Wal suparmo, Yoga, Yuan, Arief Tirta, Gerah jiwo,
Wawan juga ok :) dsb

1.b. Brengsek or resek, saya punya cara tersendiri termasuk siapkan maha
maki maki, maha hujat, dsb termasuk gambar SEX SODOMI untuk METAFORA
untuk ungkapkan ketidaksetujuan pada lawan bicara tertenu :)
Contoh di SI
Tipe resek tolol = Nana Surjatna
Tipe membingungkan pikiran  = Kang SS


2. Tema diskusi,

2. Tempat diskusidi SI tentu beda di FB, dsb


Saya sendiri tipe lawan bicara macem apa dimata kawan SI, entahlah ????
 mungkin resek?, brengsek?, haram jadah?


--- In [hidden email], logsed <logikasederhana@...>
wrote:

>
> Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat Orang Lain?
>
> Apakah artinya kita pura-pura setuju, jika tidak setuju?
> Atau menyatakan ketidak-setujuan dengan cara sesopan mungkin?
>
> Tetapi entah sopan atau tidak, tidak setuju tetap tidak setuju.
> Setuju, tetap setuju.
>
> Menurut saya, sikap pura-pura setuju justru menunjukkan sikap
meremehkan.
> Kalau tidak setuju, katakan saja tidak setuju.
> Soal sopan atau tidak sopan, itu kembali kepada kepribadian
masing-masing.
>
> Menurut saya, menghargai pendapat orang lain artinya: menanggapinya
> secara serius.
> Entah setuju atau tidak setuju.
>
> --
> salam,
> http://logsed.scimind.net
>






Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Re: Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat Orang Lain?

Djoko Prasetyo
Tante rose,

Kang pri juga minta dinilai. Tuh!

Kang pri masuk golongan mana?

Salam, dipo
Powered by S9®

-----Original Message-----
From: [hidden email]
Sender: [hidden email]
Date: Mon, 18 Apr 2011 05:08:11
To: <[hidden email]>
Reply-To: [hidden email]
Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat Orang Lain?

Selamat juga buat Kang. Ini baru namanya milis spiritual, memberi kesempatan untuk memantapkan spirit.



Salam,
Prib


-----Original Message-----
From: "Djoko Prasetyo" <[hidden email]>
Sender: [hidden email]
Date: Mon, 18 Apr 2011 04:37:28
To: SI<[hidden email]>
Reply-To: [hidden email]
Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat Orang Lain?

Selamat buat Kang Nana! :p

Powered by S9®

-----Original Message-----
From: "nanasurjatna" <[hidden email]>
Sender: [hidden email]
Date: Mon, 18 Apr 2011 11:30:41
To: <[hidden email]>
Reply-To: [hidden email]
Subject: RE: [Spiritual-Indonesia] Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat Orang Lain?

he he he he...
 
Makasih atas penilaiannya ya mas..
 
Salam,
 
Nana

-----Original Message-----
From: [hidden email]
[mailto:[hidden email]] On Behalf Of Mjr Rose
Sent: Monday, April 18, 2011 11:17 AM
To: [hidden email]
Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat
Orang Lain?




Default saya dalam Dialog = saling menghargai
ya bilang ya...
tidak bilang tidak....

Tetapi itu pun tergantung, cara mengungkapkannya TERGANTUNG:

1. Siapa lawan bicara, lawan bicara macem macem:

1.a. Enak diajak diskusi bisa nambah wawasan, dsb, di SI Logsed, Leo
Rimba, Baswati, Blupp, Wal suparmo, Yoga, Yuan, Arief Tirta, Gerah jiwo,
Wawan juga ok :) dsb

1.b. Brengsek or resek, saya punya cara tersendiri termasuk siapkan maha
maki maki, maha hujat, dsb termasuk gambar SEX SODOMI untuk METAFORA
untuk ungkapkan ketidaksetujuan pada lawan bicara tertenu :)
Contoh di SI
Tipe resek tolol = Nana Surjatna
Tipe membingungkan pikiran  = Kang SS


2. Tema diskusi,

2. Tempat diskusidi SI tentu beda di FB, dsb


Saya sendiri tipe lawan bicara macem apa dimata kawan SI, entahlah ????
 mungkin resek?, brengsek?, haram jadah?


--- In [hidden email], logsed <logikasederhana@...>
wrote:

>
> Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat Orang Lain?
>
> Apakah artinya kita pura-pura setuju, jika tidak setuju?
> Atau menyatakan ketidak-setujuan dengan cara sesopan mungkin?
>
> Tetapi entah sopan atau tidak, tidak setuju tetap tidak setuju.
> Setuju, tetap setuju.
>
> Menurut saya, sikap pura-pura setuju justru menunjukkan sikap
meremehkan.
> Kalau tidak setuju, katakan saja tidak setuju.
> Soal sopan atau tidak sopan, itu kembali kepada kepribadian
masing-masing.
>
> Menurut saya, menghargai pendapat orang lain artinya: menanggapinya
> secara serius.
> Entah setuju atau tidak setuju.
>
> --
> salam,
> http://logsed.scimind.net
>






Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Bls: Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat Orang Lain?

Gerah Jiwo
Bang Pri sama Bang Yanuar itu tipikal jangkar.
Susah diprovokasi.
:)



Gak tau lagi klo bininya lagi mens.

:D



________________________________
Dari: Djoko Prasetyo <[hidden email]>
Kepada: SI <[hidden email]>
Terkirim: Sen, 18 April, 2011 12:18:20
Judul: Re: [Spiritual-Indonesia] Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat Orang
Lain?

 
Tante rose,

Kang pri juga minta dinilai. Tuh!

Kang pri masuk golongan mana?

Salam, dipo
Powered by S9®
________________________________

From:  [hidden email]
Sender:  [hidden email]
Date: Mon, 18 Apr 2011 05:08:11 +0000
To: <[hidden email]>
ReplyTo:  [hidden email]
Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat
Orang Lain?
 
Selamat juga buat Kang. Ini baru namanya milis spiritual, memberi kesempatan
untuk memantapkan spirit.



Salam,
Prib

________________________________

From:  "Djoko Prasetyo" <[hidden email]>
Sender:  [hidden email]
Date: Mon, 18 Apr 2011 04:37:28 +0000
To: SI<[hidden email]>
ReplyTo:  [hidden email]
Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat
Orang Lain?
 
Selamat buat Kang Nana! :p

Powered by S9®
________________________________

From:  "nanasurjatna" <[hidden email]>
Sender:  [hidden email]
Date: Mon, 18 Apr 2011 11:30:41 +0700
To: <[hidden email]>
ReplyTo:  [hidden email]
Subject: RE: [Spiritual-Indonesia] Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat
Orang Lain?
 
he he  he he...
 
Makasih atas penilaiannya ya mas..
 
Salam,
 
Nana
-----Original Message-----

>From: [hidden email]    
>[mailto:[hidden email]] On Behalf Of Mjr    Rose
>Sent: Monday, April 18, 2011 11:17 AM
>To: [hidden email]
>Subject: [Spiritual-Indonesia]    Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat
>Orang Lain?
>
>Default    saya dalam Dialog = saling menghargai
>ya bilang ya...
>tidak bilang    tidak....
>
>Tetapi itu pun tergantung, cara mengungkapkannya    TERGANTUNG:
>
>1. Siapa lawan bicara, lawan bicara macem    macem:
>
>1.a. Enak diajak diskusi bisa nambah wawasan, dsb,    di SI Logsed, Leo Rimba,
>Baswati, Blupp, Wal suparmo, Yoga, Yuan, Arief Tirta,    Gerah jiwo, Wawan juga
>ok :) dsb
>
>1.b.Brengsek or resek,    saya punya cara tersendiri termasuk siapkan maha maki
>maki, maha hujat, dsb    termasuk gambar SEX SODOMI untuk METAFORA untuk
>ungkapkan ketidaksetujuan pada    lawan bicara tertenu :)
>
>Contoh di SI
>Tipe resek    tolol = Nana Surjatna
>Tipe membingungkan    pikiran  = Kang SS
>
>
>2. Tema diskusi,
>
>2.    Tempat diskusidi SI tentu beda di FB, dsb
>
>
>Saya    sendiri tipe lawan bicara macem apa dimata kawan SI, entahlah    ????
> mungkin resek?, brengsek?, haram jadah?
>
>
>---    In [hidden email], logsed <logikasederhana@...>    
>wrote:
>>
>> Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat Orang    Lain?
>>
>> Apakah artinya kita pura-pura setuju, jika tidak    setuju?
>> Atau menyatakan ketidak-setujuan dengan cara sesopan    mungkin?
>>
>> Tetapi entah sopan atau tidak, tidak setuju tetap    tidak setuju.
>> Setuju, tetap setuju.
>>
>> Menurut saya,    sikap pura-pura setuju justru menunjukkan sikap meremehkan.
>> Kalau    tidak setuju, katakan saja tidak setuju.
>> Soal sopan atau tidak sopan,    itu kembali kepada kepribadian masing-masing.
>>
>> Menurut saya,    menghargai pendapat orang lain artinya: menanggapinya
>> secara    serius.
>> Entah setuju atau tidak setuju.
>>
>> --
>>    salam,
>> http://logsed.scimind.net     <!--
>
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Re: Bls: Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat Orang Lain?

Yanuar Nur Alam-2
Bini saya lagi mens nih um Gerwo... Terus terang saya jadi lebih gampang "terprovokasi".... :-)

Salam.

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: Gerah Jiwo <[hidden email]>
Sender: [hidden email]
Date: Sun, 17 Apr 2011 22:48:50
To: <[hidden email]>
Reply-To: [hidden email]
Subject: Bls: [Spiritual-Indonesia] Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat Orang Lain?

Bang Pri sama Bang Yanuar itu tipikal jangkar.
Susah diprovokasi.
:)



Gak tau lagi klo bininya lagi mens.

:D



________________________________
Dari: Djoko Prasetyo <[hidden email]>
Kepada: SI <[hidden email]>
Terkirim: Sen, 18 April, 2011 12:18:20
Judul: Re: [Spiritual-Indonesia] Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat Orang
Lain?

 
Tante rose,

Kang pri juga minta dinilai. Tuh!

Kang pri masuk golongan mana?

Salam, dipo
Powered by S9®
________________________________

From:  [hidden email]
Sender:  [hidden email]
Date: Mon, 18 Apr 2011 05:08:11 +0000
To: <[hidden email]>
ReplyTo:  [hidden email]
Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat
Orang Lain?
 
Selamat juga buat Kang. Ini baru namanya milis spiritual, memberi kesempatan
untuk memantapkan spirit.



Salam,
Prib

________________________________

From:  "Djoko Prasetyo" <[hidden email]>
Sender:  [hidden email]
Date: Mon, 18 Apr 2011 04:37:28 +0000
To: SI<[hidden email]>
ReplyTo:  [hidden email]
Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat
Orang Lain?
 
Selamat buat Kang Nana! :p

Powered by S9®
________________________________

From:  "nanasurjatna" <[hidden email]>
Sender:  [hidden email]
Date: Mon, 18 Apr 2011 11:30:41 +0700
To: <[hidden email]>
ReplyTo:  [hidden email]
Subject: RE: [Spiritual-Indonesia] Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat
Orang Lain?
 
he he  he he...
 
Makasih atas penilaiannya ya mas..
 
Salam,
 
Nana
-----Original Message-----

>From: [hidden email]    
>[mailto:[hidden email]] On Behalf Of Mjr    Rose
>Sent: Monday, April 18, 2011 11:17 AM
>To: [hidden email]
>Subject: [Spiritual-Indonesia]    Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat
>Orang Lain?
>
>Default    saya dalam Dialog = saling menghargai
>ya bilang ya...
>tidak bilang    tidak....
>
>Tetapi itu pun tergantung, cara mengungkapkannya    TERGANTUNG:
>
>1. Siapa lawan bicara, lawan bicara macem    macem:
>
>1.a. Enak diajak diskusi bisa nambah wawasan, dsb,    di SI Logsed, Leo Rimba,
>Baswati, Blupp, Wal suparmo, Yoga, Yuan, Arief Tirta,    Gerah jiwo, Wawan juga
>ok :) dsb
>
>1.b.Brengsek or resek,    saya punya cara tersendiri termasuk siapkan maha maki
>maki, maha hujat, dsb    termasuk gambar SEX SODOMI untuk METAFORA untuk
>ungkapkan ketidaksetujuan pada    lawan bicara tertenu :)
>
>Contoh di SI
>Tipe resek    tolol = Nana Surjatna
>Tipe membingungkan    pikiran  = Kang SS
>
>
>2. Tema diskusi,
>
>2.    Tempat diskusidi SI tentu beda di FB, dsb
>
>
>Saya    sendiri tipe lawan bicara macem apa dimata kawan SI, entahlah    ????
> mungkin resek?, brengsek?, haram jadah?
>
>
>---    In [hidden email], logsed <logikasederhana@...>    
>wrote:
>>
>> Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat Orang    Lain?
>>
>> Apakah artinya kita pura-pura setuju, jika tidak    setuju?
>> Atau menyatakan ketidak-setujuan dengan cara sesopan    mungkin?
>>
>> Tetapi entah sopan atau tidak, tidak setuju tetap    tidak setuju.
>> Setuju, tetap setuju.
>>
>> Menurut saya,    sikap pura-pura setuju justru menunjukkan sikap meremehkan.
>> Kalau    tidak setuju, katakan saja tidak setuju.
>> Soal sopan atau tidak sopan,    itu kembali kepada kepribadian masing-masing.
>>
>> Menurut saya,    menghargai pendapat orang lain artinya: menanggapinya
>> secara    serius.
>> Entah setuju atau tidak setuju.
>>
>> --
>>    salam,
>> http://logsed.scimind.net     <!--
>

Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Re: Bls: Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat Orang Lain?

Djoko Prasetyo
In reply to this post by Gerah Jiwo
Halah... Jiaaannnn..:D

Powered by S9®

-----Original Message-----
From: Gerah Jiwo <[hidden email]>
Sender: [hidden email]
Date: Sun, 17 Apr 2011 22:48:50
To: <[hidden email]>
Reply-To: [hidden email]
Subject: Bls: [Spiritual-Indonesia] Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat Orang Lain?

Bang Pri sama Bang Yanuar itu tipikal jangkar.
Susah diprovokasi.
:)



Gak tau lagi klo bininya lagi mens.

:D



________________________________
Dari: Djoko Prasetyo <[hidden email]>
Kepada: SI <[hidden email]>
Terkirim: Sen, 18 April, 2011 12:18:20
Judul: Re: [Spiritual-Indonesia] Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat Orang
Lain?

 
Tante rose,

Kang pri juga minta dinilai. Tuh!

Kang pri masuk golongan mana?

Salam, dipo
Powered by S9®
________________________________

From:  [hidden email]
Sender:  [hidden email]
Date: Mon, 18 Apr 2011 05:08:11 +0000
To: <[hidden email]>
ReplyTo:  [hidden email]
Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat
Orang Lain?
 
Selamat juga buat Kang. Ini baru namanya milis spiritual, memberi kesempatan
untuk memantapkan spirit.



Salam,
Prib

________________________________

From:  "Djoko Prasetyo" <[hidden email]>
Sender:  [hidden email]
Date: Mon, 18 Apr 2011 04:37:28 +0000
To: SI<[hidden email]>
ReplyTo:  [hidden email]
Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat
Orang Lain?
 
Selamat buat Kang Nana! :p

Powered by S9®
________________________________

From:  "nanasurjatna" <[hidden email]>
Sender:  [hidden email]
Date: Mon, 18 Apr 2011 11:30:41 +0700
To: <[hidden email]>
ReplyTo:  [hidden email]
Subject: RE: [Spiritual-Indonesia] Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat
Orang Lain?
 
he he  he he...
 
Makasih atas penilaiannya ya mas..
 
Salam,
 
Nana
-----Original Message-----

>From: [hidden email]    
>[mailto:[hidden email]] On Behalf Of Mjr    Rose
>Sent: Monday, April 18, 2011 11:17 AM
>To: [hidden email]
>Subject: [Spiritual-Indonesia]    Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat
>Orang Lain?
>
>Default    saya dalam Dialog = saling menghargai
>ya bilang ya...
>tidak bilang    tidak....
>
>Tetapi itu pun tergantung, cara mengungkapkannya    TERGANTUNG:
>
>1. Siapa lawan bicara, lawan bicara macem    macem:
>
>1.a. Enak diajak diskusi bisa nambah wawasan, dsb,    di SI Logsed, Leo Rimba,
>Baswati, Blupp, Wal suparmo, Yoga, Yuan, Arief Tirta,    Gerah jiwo, Wawan juga
>ok :) dsb
>
>1.b.Brengsek or resek,    saya punya cara tersendiri termasuk siapkan maha maki
>maki, maha hujat, dsb    termasuk gambar SEX SODOMI untuk METAFORA untuk
>ungkapkan ketidaksetujuan pada    lawan bicara tertenu :)
>
>Contoh di SI
>Tipe resek    tolol = Nana Surjatna
>Tipe membingungkan    pikiran  = Kang SS
>
>
>2. Tema diskusi,
>
>2.    Tempat diskusidi SI tentu beda di FB, dsb
>
>
>Saya    sendiri tipe lawan bicara macem apa dimata kawan SI, entahlah    ????
> mungkin resek?, brengsek?, haram jadah?
>
>
>---    In [hidden email], logsed <logikasederhana@...>    
>wrote:
>>
>> Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat Orang    Lain?
>>
>> Apakah artinya kita pura-pura setuju, jika tidak    setuju?
>> Atau menyatakan ketidak-setujuan dengan cara sesopan    mungkin?
>>
>> Tetapi entah sopan atau tidak, tidak setuju tetap    tidak setuju.
>> Setuju, tetap setuju.
>>
>> Menurut saya,    sikap pura-pura setuju justru menunjukkan sikap meremehkan.
>> Kalau    tidak setuju, katakan saja tidak setuju.
>> Soal sopan atau tidak sopan,    itu kembali kepada kepribadian masing-masing.
>>
>> Menurut saya,    menghargai pendapat orang lain artinya: menanggapinya
>> secara    serius.
>> Entah setuju atau tidak setuju.
>>
>> --
>>    salam,
>> http://logsed.scimind.net     <!--
>

Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat Orang Lain?

wongsony3000
In reply to this post by Mjr Rose
Kalau saya setuju dengan pendapat seseorang--saya diam.
Kalau tidak setuju--saya diam juga.

Mengapa? Soalnya malas menulis hahahahahaha.....

--- In [hidden email], "Mjr Rose" <mjrrose@...> wrote:

>
> Default saya dalam Dialog = saling menghargai
> ya bilang ya...
> tidak bilang tidak....
>
> Tetapi itu pun tergantung, cara mengungkapkannya TERGANTUNG:
>
> 1. Siapa lawan bicara, lawan bicara macem macem:
>
> 1.a. Enak diajak diskusi bisa nambah wawasan, dsb, di SI Logsed, Leo
> Rimba, Baswati, Blupp, Wal suparmo, Yoga, Yuan, Arief Tirta, Gerah jiwo,
> Wawan juga ok :) dsb
>
> 1.b. Brengsek or resek, saya punya cara tersendiri termasuk siapkan maha
> maki maki, maha hujat, dsb termasuk gambar SEX SODOMI untuk METAFORA
> untuk ungkapkan ketidaksetujuan pada lawan bicara tertenu :)
> Contoh di SI
> Tipe resek tolol = Nana Surjatna
> Tipe membingungkan pikiran  = Kang SS
>
>
> 2. Tema diskusi,
>
> 2. Tempat diskusidi SI tentu beda di FB, dsb
>
>
> Saya sendiri tipe lawan bicara macem apa dimata kawan SI, entahlah ????
>   mungkin resek?, brengsek?, haram jadah?
>
>
> --- In [hidden email], logsed <logikasederhana@>
> wrote:
> >
> > Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat Orang Lain?
> >
> > Apakah artinya kita pura-pura setuju, jika tidak setuju?
> > Atau menyatakan ketidak-setujuan dengan cara sesopan mungkin?
> >
> > Tetapi entah sopan atau tidak, tidak setuju tetap tidak setuju.
> > Setuju, tetap setuju.
> >
> > Menurut saya, sikap pura-pura setuju justru menunjukkan sikap
> meremehkan.
> > Kalau tidak setuju, katakan saja tidak setuju.
> > Soal sopan atau tidak sopan, itu kembali kepada kepribadian
> masing-masing.
> >
> > Menurut saya, menghargai pendapat orang lain artinya: menanggapinya
> > secara serius.
> > Entah setuju atau tidak setuju.
> >
> > --
> > salam,
> > http://logsed.scimind.net
> >
>


Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Re: Bls: Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat Orang Lain?

priangkasa-2
In reply to this post by Yanuar Nur Alam-2
Bini mens ato gak mens, gw tetep terprovokasi oleh penemuan rumus Matematika Dasar
(.)(.) + 15M = ( O ) ( O )

:)


Salam,
Prib


-----Original Message-----
From: "YaNuAr" <[hidden email]>
Sender: [hidden email]
Date: Mon, 18 Apr 2011 05:53:21
To: SI<[hidden email]>
Reply-To: [hidden email]
Subject: Re: Bls: [Spiritual-Indonesia] Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat Orang Lain?

Bini saya lagi mens nih um Gerwo... Terus terang saya jadi lebih gampang "terprovokasi".... :-)

Salam.

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: Gerah Jiwo <[hidden email]>
Sender: [hidden email]
Date: Sun, 17 Apr 2011 22:48:50
To: <[hidden email]>
Reply-To: [hidden email]
Subject: Bls: [Spiritual-Indonesia] Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat Orang Lain?

Bang Pri sama Bang Yanuar itu tipikal jangkar.
Susah diprovokasi.
:)



Gak tau lagi klo bininya lagi mens.

:D



________________________________
Dari: Djoko Prasetyo <[hidden email]>
Kepada: SI <[hidden email]>
Terkirim: Sen, 18 April, 2011 12:18:20
Judul: Re: [Spiritual-Indonesia] Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat Orang
Lain?

 
Tante rose,

Kang pri juga minta dinilai. Tuh!

Kang pri masuk golongan mana?

Salam, dipo
Powered by S9®
________________________________

From:  [hidden email]
Sender:  [hidden email]
Date: Mon, 18 Apr 2011 05:08:11 +0000
To: <[hidden email]>
ReplyTo:  [hidden email]
Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat
Orang Lain?
 
Selamat juga buat Kang. Ini baru namanya milis spiritual, memberi kesempatan
untuk memantapkan spirit.



Salam,
Prib

________________________________

From:  "Djoko Prasetyo" <[hidden email]>
Sender:  [hidden email]
Date: Mon, 18 Apr 2011 04:37:28 +0000
To: SI<[hidden email]>
ReplyTo:  [hidden email]
Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat
Orang Lain?
 
Selamat buat Kang Nana! :p

Powered by S9®
________________________________

From:  "nanasurjatna" <[hidden email]>
Sender:  [hidden email]
Date: Mon, 18 Apr 2011 11:30:41 +0700
To: <[hidden email]>
ReplyTo:  [hidden email]
Subject: RE: [Spiritual-Indonesia] Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat
Orang Lain?
 
he he  he he...
 
Makasih atas penilaiannya ya mas..
 
Salam,
 
Nana
-----Original Message-----

>From: [hidden email]    
>[mailto:[hidden email]] On Behalf Of Mjr    Rose
>Sent: Monday, April 18, 2011 11:17 AM
>To: [hidden email]
>Subject: [Spiritual-Indonesia]    Re: Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat
>Orang Lain?
>
>Default    saya dalam Dialog = saling menghargai
>ya bilang ya...
>tidak bilang    tidak....
>
>Tetapi itu pun tergantung, cara mengungkapkannya    TERGANTUNG:
>
>1. Siapa lawan bicara, lawan bicara macem    macem:
>
>1.a. Enak diajak diskusi bisa nambah wawasan, dsb,    di SI Logsed, Leo Rimba,
>Baswati, Blupp, Wal suparmo, Yoga, Yuan, Arief Tirta,    Gerah jiwo, Wawan juga
>ok :) dsb
>
>1.b.Brengsek or resek,    saya punya cara tersendiri termasuk siapkan maha maki
>maki, maha hujat, dsb    termasuk gambar SEX SODOMI untuk METAFORA untuk
>ungkapkan ketidaksetujuan pada    lawan bicara tertenu :)
>
>Contoh di SI
>Tipe resek    tolol = Nana Surjatna
>Tipe membingungkan    pikiran  = Kang SS
>
>
>2. Tema diskusi,
>
>2.    Tempat diskusidi SI tentu beda di FB, dsb
>
>
>Saya    sendiri tipe lawan bicara macem apa dimata kawan SI, entahlah    ????
> mungkin resek?, brengsek?, haram jadah?
>
>
>---    In [hidden email], logsed <logikasederhana@...>    
>wrote:
>>
>> Bagaimana Caranya Menghargai Pendapat Orang    Lain?
>>
>> Apakah artinya kita pura-pura setuju, jika tidak    setuju?
>> Atau menyatakan ketidak-setujuan dengan cara sesopan    mungkin?
>>
>> Tetapi entah sopan atau tidak, tidak setuju tetap    tidak setuju.
>> Setuju, tetap setuju.
>>
>> Menurut saya,    sikap pura-pura setuju justru menunjukkan sikap meremehkan.
>> Kalau    tidak setuju, katakan saja tidak setuju.
>> Soal sopan atau tidak sopan,    itu kembali kepada kepribadian masing-masing.
>>
>> Menurut saya,    menghargai pendapat orang lain artinya: menanggapinya
>> secara    serius.
>> Entah setuju atau tidak setuju.
>>
>> --
>>    salam,
>> http://logsed.scimind.net     <!--
>

Loading...