Quantcast

Hukum Karma

classic Classic list List threaded Threaded
70 messages Options
1234
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

RE: Hukum Karma

Wal Suparmo
Salam,
Speda yang pengeremmannya dengan cara mengijak pedal kebelakang namanya DOORTRAP.
Hanya ada pada speda buatan Belanda saja.Inggris, Jepang dsb tidak membuat sistim itu karena yang ada REM TANGAN entah rem karet atau trommel.
Wasalam,
Wal Suparmo

--- Pada Jum, 9/1/09, nanasurjatna <[hidden email]> menulis:

Dari: nanasurjatna <[hidden email]>
Topik: RE: [Spiritual-Indonesia] Hukum Karma
Kepada: [hidden email]
Tanggal: Jumat, 9 Januari, 2009, 4:57 PM







Mas Dipo.. Mas Jesse
 
Dulu saya pernah punya 'priwil' itu yg saya denger tapi tak penah tulis...
Dipasang sebagai gear belakang sepeda .. berfungsi jadi rem kalo kita putar pedal ke belakang..
 
Salam,
 
Nana
 
 
 
 


-----Original Message-----
From: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com [mailto:Spiritual- Indonesia@ yahoogroups. com] On Behalf Of Mas Dipo
Sent: Friday, January 09, 2009 4:44 PM
To: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
Subject: Re: [Spiritual-Indonesi a] Hukum Karma



Mas Jesee,
Iya sebenarnya saya sendiri mengetahui bahwa didalam ajaran yang percaya dengan adanya karma itu manusia sudah tidak mempunyai ree-will lagi, namun saya takut salah klo mengucap...Hehehe. .
Nah klo mas Jesee sendiri yang menulis khan lebih afdol geetoo, loh;)
 
Matur nuwun atas sharingnya.. ., dipo





From: Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@ bp.pratamagroup. com>




Mas Dipo,
Boleh nimbrung ya...
Dalam agama Buddha ada karma baik dan karma buruk- di DaFa bedanya Karma buruk disebut karma (substansi hitam)- sedang karma baik disebut De (substansi putih, kebajikan, berkah) keduanya adalah HUKUM TIMBAL BALIK KARMA- lalu dalam Karma ada YinYuan Guanxi ( hubungan sebab pokok dan sampingan) yang membuat kita lahir dimana, oleh siapa, dimana, berteman dengan siapa, memusuhi siapa, menikah sama siapa, sakit karena apa, kehilangan apa, meninggal seperti apa dsb - jadi tak ada tepatnya bagi kebetulan.Masih bagi manusia memiliki Freewill - segalanya manusia lain hanya boleh memberi nasehat baik. PADAHAL segala pilihan dia tak pernah keluar dari karmanya sendiri- karena apapun pilihan dia terhubung dengan segala kemelekatan (qing /perasaan dan nafsu)- termasuk jodoh. Memang tak ada yang kebetulan terjadi BALIK lagi masih manusia memiliki Freewill - maka dimana letaknya Frewill... wakakakakak (ikutan ketawanya mbah Darmo)
Salam,
jesseprakasa/







Mas Dipo <dipo1601@yahoo. com>
Sent by: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
09/01/2009 15:01




Please respond to
Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com






To
spiritual-indonesia @yahoogroups. com


cc



Subject
[Spiritual-Indonesi a] Hukum Karma















Apa beda dan persamaan 'Karma' dengan hukum 'Sebab-Akibat' atow 'barang siapa menanam akan memetik buahnya?'



 














      Bersenang-senang di Yahoo! Messenger dengan semua teman. Tambahkan mereka dari email atau jaringan sosial Anda sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Re: Re: Hukum Karma==Masne Danar

Empe Lojot
In reply to this post by danarhadi2000
Xie xie masne Danar,

Lengkap sudah yang dijabarkan oleh Masne Danar, semoga saudara-saudara
yang lain dapat mengerti azas dan tujuan hidup sekarang ini yang sedang
dilakoni sesuai Free will.

);empe



--- On Sat, 10/1/09, danarhadi2000 <[hidden email]> wrote:
From: danarhadi2000 <[hidden email]>
Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: Hukum Karma
To: [hidden email]
Date: Saturday, 10 January, 2009, 11:36 AM










   
            --- In Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com, Empe Lojot

<empelojot@. ..> wrote:

>

> Masne Dipo,

>  

> Itu juga tergantung tingkat kesadaran ROH itu sendiri dikehidupan

yang lalu.

> Misalnya; Tingkat Kesadaran spiritual si- B hanya pada tingkat

syareat, setelah

> mati si-B akan lahir kembali sesuai dengan tingkat kesadaran

tersebut , dan

> si-B mengunakan FREEWILL nya, bisa juga meningkat kesadaran

spiritualnya,

> bisa juga tidak. dan proses reinkarnasi berulang kembali sampai

kepada FITRAHNYA.

>  

> Kira-kira seperti pengertian Oeh, oleh karena itu gunakanlah sebaik-

baiknya

> FREEWILL itu sendiri supaya karma seimbang.

>  

> );empe



***** Masne Lojot,



Uraian masne sangat sesuai dengan pustaka pustaka parapsykologi yang

saya dalami mengenai perjalanan roh (al Prof Newton).



Mungkin, kalau digambarkan dengan sebuah perumpamaan, adalah sebagai

berikut: si Mamat duduk dikelas 5 SD, lalu pindah sekolah. Dia pada

dasarnya akan meneruskan dikelas yang sama di "dunia" alias

lingkungan yang baru.



Dikabarkan pula, manusia yang misalnya genius dibidang tertentu,

mathematika atau musik, dsb, kira kira mirip Bethoven, adalah jiwa

yang telah berhasil mengumpulkan ilmu, pengalaman dan kematangan

bathin dalam kelahirannya.



Mengenai free will ini, juga dikabarkan dalam survey itu hal yang

serupa yang masne katakan. Ada model model Mamat yang lemah will-nya,

hingga terus terusan tinggal kelas. Namun ada yang kuat sekali,

hingga mampu menerobos tataran masyarakat.



Juga dikabarkan, mengenai jiwa jiwa yang telah mencapai kesempurnaan,

namun sengaja memilih (free will) untuk kembali kedunia guna menuntun

dan mengajar manusia. Dalam konsep Mahayana ini disebut Boddhisatwa,

dalam Hindu Avatara. Atau mungkin dalam pemahaman Falun Dafa, disebut

guru.



Seorang Bikkhu yang ditanya mengenai apa yang terjadi, dengan

seseorang yang bunuh diri, dijawab, bahwa jiwa itu akan terlahir

lagi, dalam kondisi seperti yang dihadapinya saat memutuskan untuk

bunuh diri. Ini sesuai dengan dengan yang masne Lojot katakan,

berulang hingga tercapai fitrahnya.



Salam



Danardono




     

   
   
       
         
       
       








       


       
       


      Get your preferred Email name!
Now you can @ymail.com and @rocketmail.com
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/sg/
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Re: Re: Hukum Karma

Wal Suparmo
In reply to this post by Mas Dipo
Salam,
Benar Pak Dipo,yang digambarkan seperti ikan dalam akuarium. Jadi yang ada hanya SETENGAH  atau free will yang TERBATAS.  Bagaimana dengan orang yang dilahirkan BUTA ,GILA, atau cacat fisik/mental lain? Hukum Karma lagi yang berlaku?
Wasalam,
Wal Suparmo
--- Pada Jum, 9/1/09, Mas Dipo <[hidden email]> menulis:

Dari: Mas Dipo <[hidden email]>
Topik: Re: [Spiritual-Indonesia] Re: Hukum Karma
Kepada: [hidden email]
Tanggal: Jumat, 9 Januari, 2009, 7:07 PM








Masne Danar,
Monggo terserah saja dengan apa kata masne Danar yang jelas masne Danar tidak akan terperosok khan...
Pemahaman seseorang pasti akan berbeda dan itu tidak bisa saya pungkiri.., sedangkan masih satu dalam kandungan saja cukup membuat manusia berbeda..Itulah kebesaranNya. ..
Memang kita satu dengan yang lain berbeda karena wujud dari Ke-Esa-annya juga... 
Itu saja yang bisa saya katakan masne Danar dan terima kasih atas sharingnya.. .
Benar menurut saya belum tentu benar menurut masne Danar, demikian juga hal salah menurut masne Danar belum tentu salah menurut saya....
 
Salam, dipo





From: danarhadi2000 <danarhadi2000@ yahoo.com>
To: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
Sent: Friday, January 9, 2009 8:50:06 PM
Subject: [Spiritual-Indonesi a] Re: Hukum Karma



--- In Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com, Mas Dipo <dipo1601@.. .>
wrote:
>
>> Untuk itu lebih baik jangan dibahas lagi, jika tetap dibahas malah
membqin kita terperosok lagi..

> Salam damai.., dipo
>
>

 
*** ha ha ha mana mungkin terperosok masne, kalau kita membahas
secara benar?

Sang Sakyamuni:

"Dengan dimilikinya pengertian yang benar akan Dharma, bahwa apapun
yang berlaku terhadap diri kita, tidaklah akan selalu sesuai dengan
keinginan kita, atau apapun yang terjadi, tidaklah terlepas dari
karma yang sudah seharusnya dilalui (dijalani) maka kita tidak akan
terjerumus ke liang dukkha..."

Jadi, kita atasi loba, moha dan dosha, masne, That's it. So simple.

Salam

Danardono


 














      Warnai pesan status dengan Emoticon. Sekarang bisa dengan Yahoo! Messenger baru http://id.messenger.yahoo.com
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

RE: Re: Hukum Karma==Masne Danar

Sony H. Waluyo
In reply to this post by Empe Lojot
Hukum kekekalan energi

Roh adalah energi….terlihat sebagai cahaya…

Dalam eksistensinya di ranah fisik nampak dalam ujud jasad fisik

Dalam dimensi non fisik tdk mengenal ruang (tempat) dan waktu  

Dalam kesadarannya sbg suatu unit kesadaran yg merupakan bagian dari
kesadaran Agung

Benih yang tumbuh yang dibatasi oleh tingkat kesadarannya

Seperti ikan dalam aquarium (Mas Dipo)

Yang tumbuh dalam free willnya dalam selaput jasad fisiknya

Yang buta ketika melihat dengan mata fisiknya

Yang berwawasan jauh melewati batas kaca aquarium dalam kesadaran rohnya

Energi yang terlibat dalam hukum aksi reaksi

Kekal sebagai getaran yang terus bergetar yang tumbuh dari getaran yg
pertama-tama ada

Getaran halus yang menguat semakin dan semakin memadat

Energi roh yg makin halus kembali ketika jiwanya hancur berkeping-keping
terbentur2 kejaduk2 dalam pengalaman fisiknya.

Yang akan kembali halus dalam perjalannya pulang kembali dalam kesatuan
getaran halus dari yg pertama-tama ada

 

Salam damai selaras,

 

Sony H Waluyo

 

* You are what you think about. Beware of your mind.

  _____  

From: [hidden email]
[mailto:[hidden email]] On Behalf Of Empe Lojot
Sent: Monday, January 12, 2009 10:01 AM
To: [hidden email]
Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Re: Hukum Karma==Masne Danar

 


Xie xie masne Danar,

Lengkap sudah yang dijabarkan oleh Masne Danar, semoga saudara-saudara
yang lain dapat mengerti azas dan tujuan hidup sekarang ini yang sedang
dilakoni sesuai Free will.

);empe



--- On Sat, 10/1/09, danarhadi2000 <[hidden email]> wrote:

From: danarhadi2000 <[hidden email]>
Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: Hukum Karma
To: [hidden email]
Date: Saturday, 10 January, 2009, 11:36 AM

--- In Spiritual-Indonesia <mailto:Spiritual-Indonesia%40yahoogroups.com>
@yahoogroups. com, Empe Lojot
<empelojot@. ..> wrote:
>
> Masne Dipo,
> Â
> Itu juga tergantung tingkat kesadaran ROH itu sendiri dikehidupan
yang lalu.
> Misalnya; Tingkat Kesadaran spiritual si- B hanya pada tingkat
syareat, setelah
> mati si-B akan lahir kembali sesuai dengan tingkat kesadaran
tersebut , dan
> si-B mengunakan FREEWILL nya, bisa juga meningkat kesadaran
spiritualnya,
> bisa juga tidak. dan proses reinkarnasi berulang kembali sampai
kepada FITRAHNYA.
> Â
> Kira-kira seperti pengertian Oeh, oleh karena itu gunakanlah sebaik-
baiknya
> FREEWILL itu sendiri supaya karma seimbang.
> Â
> );empe

***** Masne Lojot,

Uraian masne sangat sesuai dengan pustaka pustaka parapsykologi yang
saya dalami mengenai perjalanan roh (al Prof Newton).

Mungkin, kalau digambarkan dengan sebuah perumpamaan, adalah sebagai
berikut: si Mamat duduk dikelas 5 SD, lalu pindah sekolah. Dia pada
dasarnya akan meneruskan dikelas yang sama di "dunia" alias
lingkungan yang baru.

Dikabarkan pula, manusia yang misalnya genius dibidang tertentu,
mathematika atau musik, dsb, kira kira mirip Bethoven, adalah jiwa
yang telah berhasil mengumpulkan ilmu, pengalaman dan kematangan
bathin dalam kelahirannya.

Mengenai free will ini, juga dikabarkan dalam survey itu hal yang
serupa yang masne katakan. Ada model model Mamat yang lemah will-nya,
hingga terus terusan tinggal kelas. Namun ada yang kuat sekali,
hingga mampu menerobos tataran masyarakat.

Juga dikabarkan, mengenai jiwa jiwa yang telah mencapai kesempurnaan,
namun sengaja memilih (free will) untuk kembali kedunia guna menuntun
dan mengajar manusia. Dalam konsep Mahayana ini disebut Boddhisatwa,
dalam Hindu Avatara. Atau mungkin dalam pemahaman Falun Dafa, disebut
guru.

Seorang Bikkhu yang ditanya mengenai apa yang terjadi, dengan
seseorang yang bunuh diri, dijawab, bahwa jiwa itu akan terlahir
lagi, dalam kondisi seperti yang dihadapinya saat memutuskan untuk
bunuh diri. Ini sesuai dengan dengan yang masne Lojot katakan,
berulang hingga tercapai fitrahnya.

Salam

Danardono

 

  _____  

Get
<http://sg.rd.yahoo.com/sg/mail/domainchoice/mail/signature/*http:/mail.prom
otions.yahoo.com/newdomains/sg/>  your preferred Email name!
Now you can @ymail.com and @rocketmail.com.

 

Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Re: Hukum Karma==Masne Danar

the_most_braveheart
PErtanyaannya:

Apakah roh harus berwujud fisik di dunia fisik? APAkah tidak ada ruh
yg tidak memiliki tubuh fisik selama di dimensi fisik?


Nuwun

--- In [hidden email], "Sony H Waluyo"
<asonyhw@...> wrote:

>
> Hukum kekekalan energi
>
> Roh adalah energi….terlihat sebagai cahaya…
>
> Dalam eksistensinya di ranah fisik nampak dalam ujud jasad fisik
>
> Dalam dimensi non fisik tdk mengenal ruang (tempat) dan waktu  
>
> Dalam kesadarannya sbg suatu unit kesadaran yg merupakan bagian
dari

> kesadaran Agung
>
> Benih yang tumbuh yang dibatasi oleh tingkat kesadarannya
>
> Seperti ikan dalam aquarium (Mas Dipo)
>
> Yang tumbuh dalam free willnya dalam selaput jasad fisiknya
>
> Yang buta ketika melihat dengan mata fisiknya
>
> Yang berwawasan jauh melewati batas kaca aquarium dalam kesadaran
rohnya
>
> Energi yang terlibat dalam hukum aksi reaksi
>
> Kekal sebagai getaran yang terus bergetar yang tumbuh dari getaran
yg
> pertama-tama ada
>
> Getaran halus yang menguat semakin dan semakin memadat
>
> Energi roh yg makin halus kembali ketika jiwanya hancur berkeping-
keping
> terbentur2 kejaduk2 dalam pengalaman fisiknya.
>
> Yang akan kembali halus dalam perjalannya pulang kembali dalam
kesatuan

> getaran halus dari yg pertama-tama ada
>
>  
>
> Salam damai selaras,
>
>  
>
> Sony H Waluyo
>
>  
>
> * You are what you think about. Beware of your mind.
>
>   _____  
>
> From: [hidden email]
> [mailto:[hidden email]] On Behalf Of Empe
Lojot

> Sent: Monday, January 12, 2009 10:01 AM
> To: [hidden email]
> Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Re: Hukum Karma==Masne Danar
>
>  
>
>
> Xie xie masne Danar,
>
> Lengkap sudah yang dijabarkan oleh Masne Danar, semoga saudara-
saudara
> yang lain dapat mengerti azas dan tujuan hidup sekarang ini yang
sedang

> dilakoni sesuai Free will.
>
> );empe
>
>
>
> --- On Sat, 10/1/09, danarhadi2000 <danarhadi2000@...> wrote:
>
> From: danarhadi2000 <danarhadi2000@...>
> Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: Hukum Karma
> To: [hidden email]
> Date: Saturday, 10 January, 2009, 11:36 AM
>
> --- In Spiritual-Indonesia <mailto:Spiritual-Indonesia%
40yahoogroups.com>
> @yahoogroups. com, Empe Lojot
> <empelojot@ ..> wrote:
> >
> > Masne Dipo,
> > Â
> > Itu juga tergantung tingkat kesadaran ROH itu sendiri
dikehidupan

> yang lalu.
> > Misalnya; Tingkat Kesadaran spiritual si- B hanya pada tingkat
> syareat, setelah
> > mati si-B akan lahir kembali sesuai dengan tingkat kesadaran
> tersebut , dan
> > si-B mengunakan FREEWILL nya, bisa juga meningkat kesadaran
> spiritualnya,
> > bisa juga tidak. dan proses reinkarnasi berulang kembali sampai
> kepada FITRAHNYA.
> > Â
> > Kira-kira seperti pengertian Oeh, oleh karena itu gunakanlah
sebaik-
> baiknya
> > FREEWILL itu sendiri supaya karma seimbang.
> > Â
> > );empe
>
> ***** Masne Lojot,
>
> Uraian masne sangat sesuai dengan pustaka pustaka parapsykologi
yang
> saya dalami mengenai perjalanan roh (al Prof Newton).
>
> Mungkin, kalau digambarkan dengan sebuah perumpamaan, adalah
sebagai
> berikut: si Mamat duduk dikelas 5 SD, lalu pindah sekolah. Dia
pada

> dasarnya akan meneruskan dikelas yang sama di "dunia" alias
> lingkungan yang baru.
>
> Dikabarkan pula, manusia yang misalnya genius dibidang tertentu,
> mathematika atau musik, dsb, kira kira mirip Bethoven, adalah jiwa
> yang telah berhasil mengumpulkan ilmu, pengalaman dan kematangan
> bathin dalam kelahirannya.
>
> Mengenai free will ini, juga dikabarkan dalam survey itu hal yang
> serupa yang masne katakan. Ada model model Mamat yang lemah will-
nya,
> hingga terus terusan tinggal kelas. Namun ada yang kuat sekali,
> hingga mampu menerobos tataran masyarakat.
>
> Juga dikabarkan, mengenai jiwa jiwa yang telah mencapai
kesempurnaan,
> namun sengaja memilih (free will) untuk kembali kedunia guna
menuntun
> dan mengajar manusia. Dalam konsep Mahayana ini disebut
Boddhisatwa,
> dalam Hindu Avatara. Atau mungkin dalam pemahaman Falun Dafa,
disebut

> guru.
>
> Seorang Bikkhu yang ditanya mengenai apa yang terjadi, dengan
> seseorang yang bunuh diri, dijawab, bahwa jiwa itu akan terlahir
> lagi, dalam kondisi seperti yang dihadapinya saat memutuskan untuk
> bunuh diri. Ini sesuai dengan dengan yang masne Lojot katakan,
> berulang hingga tercapai fitrahnya.
>
> Salam
>
> Danardono
>
>  
>
>   _____  
>
> Get
>
<http://sg.rd.yahoo.com/sg/mail/domainchoice/mail/signature/*http:/ma
il.prom
> otions.yahoo.com/newdomains/sg/>  your preferred Email name!
> Now you can @ymail.com and @rocketmail.com.
>


Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

RE: Re: Hukum Karma==Masne Danar

Sony H. Waluyo
Roh gentanyangan

 

Tapi……

 

“Kau harus dilahirkan kembali supaya bisa masuk ke kerajaan surga”

 

Sony H Waluyo

 

* You are what you think about. Beware of your mind.

  _____  

From: [hidden email]
[mailto:[hidden email]] On Behalf Of
the_most_braveheart
Sent: Monday, January 12, 2009 11:32 AM
To: [hidden email]
Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: Hukum Karma==Masne Danar

 

PErtanyaannya:

Apakah roh harus berwujud fisik di dunia fisik? APAkah tidak ada ruh
yg tidak memiliki tubuh fisik selama di dimensi fisik?

Nuwun

--- In Spiritual-Indonesia <mailto:Spiritual-Indonesia%40yahoogroups.com>
@yahoogroups.com, "Sony H Waluyo"
<asonyhw@...> wrote:

>
> Hukum kekekalan energi
>
> Roh adalah energi….terlihat sebagai cahaya…
>
> Dalam eksistensinya di ranah fisik nampak dalam ujud jasad fisik
>
> Dalam dimensi non fisik tdk mengenal ruang (tempat) dan waktu
>
> Dalam kesadarannya sbg suatu unit kesadaran yg merupakan bagian
dari

> kesadaran Agung
>
> Benih yang tumbuh yang dibatasi oleh tingkat kesadarannya
>
> Seperti ikan dalam aquarium (Mas Dipo)
>
> Yang tumbuh dalam free willnya dalam selaput jasad fisiknya
>
> Yang buta ketika melihat dengan mata fisiknya
>
> Yang berwawasan jauh melewati batas kaca aquarium dalam kesadaran
rohnya
>
> Energi yang terlibat dalam hukum aksi reaksi
>
> Kekal sebagai getaran yang terus bergetar yang tumbuh dari getaran
yg
> pertama-tama ada
>
> Getaran halus yang menguat semakin dan semakin memadat
>
> Energi roh yg makin halus kembali ketika jiwanya hancur berkeping-
keping
> terbentur2 kejaduk2 dalam pengalaman fisiknya.
>
> Yang akan kembali halus dalam perjalannya pulang kembali dalam
kesatuan

> getaran halus dari yg pertama-tama ada
>
>
>
> Salam damai selaras,
>
>
>
> Sony H Waluyo
>
>
>
> * You are what you think about. Beware of your mind.
>
> _____
>
> From: Spiritual-Indonesia <mailto:Spiritual-Indonesia%40yahoogroups.com>
@yahoogroups.com
> [mailto:Spiritual-Indonesia <mailto:Spiritual-Indonesia%40yahoogroups.com>
@yahoogroups.com] On Behalf Of Empe
Lojot
> Sent: Monday, January 12, 2009 10:01 AM
> To: Spiritual-Indonesia <mailto:Spiritual-Indonesia%40yahoogroups.com>
@yahoogroups.com
> Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Re: Hukum Karma==Masne Danar
>
>
>
>
> Xie xie masne Danar,
>
> Lengkap sudah yang dijabarkan oleh Masne Danar, semoga saudara-
saudara
> yang lain dapat mengerti azas dan tujuan hidup sekarang ini yang
sedang

> dilakoni sesuai Free will.
>
> );empe
>
>
>
> --- On Sat, 10/1/09, danarhadi2000 <danarhadi2000@...> wrote:
>
> From: danarhadi2000 <danarhadi2000@...>
> Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: Hukum Karma
> To: Spiritual-Indonesia <mailto:Spiritual-Indonesia%40yahoogroups.com>
@yahoogroups.com
> Date: Saturday, 10 January, 2009, 11:36 AM
>
> --- In Spiritual-Indonesia <mailto:Spiritual-Indonesia%
40yahoogroups.com>
> @yahoogroups. com, Empe Lojot
> <empelojot@ ..> wrote:
> >
> > Masne Dipo,
> > Â
> > Itu juga tergantung tingkat kesadaran ROH itu sendiri
dikehidupan

> yang lalu.
> > Misalnya; Tingkat Kesadaran spiritual si- B hanya pada tingkat
> syareat, setelah
> > mati si-B akan lahir kembali sesuai dengan tingkat kesadaran
> tersebut , dan
> > si-B mengunakan FREEWILL nya, bisa juga meningkat kesadaran
> spiritualnya,
> > bisa juga tidak. dan proses reinkarnasi berulang kembali sampai
> kepada FITRAHNYA.
> > Â
> > Kira-kira seperti pengertian Oeh, oleh karena itu gunakanlah
sebaik-
> baiknya
> > FREEWILL itu sendiri supaya karma seimbang.
> > Â
> > );empe
>
> ***** Masne Lojot,
>
> Uraian masne sangat sesuai dengan pustaka pustaka parapsykologi
yang
> saya dalami mengenai perjalanan roh (al Prof Newton).
>
> Mungkin, kalau digambarkan dengan sebuah perumpamaan, adalah
sebagai
> berikut: si Mamat duduk dikelas 5 SD, lalu pindah sekolah. Dia
pada

> dasarnya akan meneruskan dikelas yang sama di "dunia" alias
> lingkungan yang baru.
>
> Dikabarkan pula, manusia yang misalnya genius dibidang tertentu,
> mathematika atau musik, dsb, kira kira mirip Bethoven, adalah jiwa
> yang telah berhasil mengumpulkan ilmu, pengalaman dan kematangan
> bathin dalam kelahirannya.
>
> Mengenai free will ini, juga dikabarkan dalam survey itu hal yang
> serupa yang masne katakan. Ada model model Mamat yang lemah will-
nya,
> hingga terus terusan tinggal kelas. Namun ada yang kuat sekali,
> hingga mampu menerobos tataran masyarakat.
>
> Juga dikabarkan, mengenai jiwa jiwa yang telah mencapai
kesempurnaan,
> namun sengaja memilih (free will) untuk kembali kedunia guna
menuntun
> dan mengajar manusia. Dalam konsep Mahayana ini disebut
Boddhisatwa,
> dalam Hindu Avatara. Atau mungkin dalam pemahaman Falun Dafa,
disebut

> guru.
>
> Seorang Bikkhu yang ditanya mengenai apa yang terjadi, dengan
> seseorang yang bunuh diri, dijawab, bahwa jiwa itu akan terlahir
> lagi, dalam kondisi seperti yang dihadapinya saat memutuskan untuk
> bunuh diri. Ini sesuai dengan dengan yang masne Lojot katakan,
> berulang hingga tercapai fitrahnya.
>
> Salam
>
> Danardono
>
>
>
> _____
>
> Get
>
<http://sg.rd.
<http://sg.rd.yahoo.com/sg/mail/domainchoice/mail/signature/*http:/ma>
yahoo.com/sg/mail/domainchoice/mail/signature/*http:/ma
il.prom
> otions.yahoo.com/newdomains/sg/> your preferred Email name!
> Now you can @ymail.com and @rocketmail.com.
>

 

Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

RE: Hukum Karma

nanasurjatna
In reply to this post by Jesse Jopie Rotinsulu Jr
Mas Jesse...:-)
 
Itukan cuma karena saya dengar kata 'FREE WILL' jadi inget 'priwil' aja kok...
Perumpaan yang lain...belum mudeng...:-)
 
Pemahaman yang lain...
Sesama pengendara sepeda kalo kecapean ya bantuin dong... he he he
 
Salam,
 
Nana
 

-----Original Message-----
From: [hidden email] [mailto:[hidden email]] On Behalf Of Jesse Jopie Rotinsulu Jr
Sent: Monday, January 12, 2009 9:57 AM
To: [hidden email]
Cc: [hidden email]
Subject: Re: {Disarmed} RE: [Spiritual-Indonesia] Hukum Karma



Mas Nana,
kalau gear yang itu aku pernah mengendarainya- susah juga ya :)
Kalu dihubungkan dengan karma yang mendorong manusia terus menjauhi watak asalnya- mas Nana gunakan seperti menggunakan perumpamaan bersepeda di jalan turunan dan menggunakan gear apa istilahnya"priwil" - bisa saja begitu.Tapi jangan gunakan perumpamaan itu untuk mengunci pemahaman kita yang berikutnya berdasarkan itu.
salam,
       



"nanasurjatna" <[hidden email]>
Sent by: [hidden email]


09/01/2009 20:47


Please respond to
[hidden email]



To
<[hidden email]>

cc

Subject
{Disarmed} RE: [Spiritual-Indonesia] Hukum Karma

       








Mas Jesse… aku juga ga mudeng tapi itulah yang terlintas….


 


Saya coba uraikan untuk berbagi…


 


Barangnya ada di sekitar  taon 80an… lupa pastinya…


Pada sepeda sekarang ….tenaga ditransmisi dari gear depan yang dikayuh pedal ke gear belakang untuk memutar roda belakang..


 


Gear belakang polos bekerja dua arah..seperti yang terpasang di sepeda anak-anak…


Pedal ditekan maju, sepeda maju, pedal ditekan mundur sepeda mundur..


 


Gear belakang normal bekerja satu arah… gear umum yang sekarang terpasang di semua sepeda…


Pedal ditekan maju, sepeda maju, pedal ditekan mundur tidak ada effek..


 


Gear belakang ‘priwil’ bentuknya sama dengan gear belakang normal..


Pedal ditekan maju, sepeda maju, pedal ditekan mundur, ngunci ban belakang atau ngerem..


 


Mas Jesse pilih sepeda dengan gear jenis yang mana untuk tempuh turunan tak berujung…


Navigator bisa disediakan yang kasih tahu nanti ketemu ini ketemu itu… masuk alam ini alam itu… jadi ini dan itu…


 


 


Salam


 


Nana yang lagi ngerasa bosan dan letih turun terus karena lupa pasang rem….


 


 


 




  _____  

From: [hidden email] [mailto:[hidden email]] On Behalf Of Jesse Jopie Rotinsulu Jr
Sent: Friday, January 09, 2009 6:02 PM
To: [hidden email]
Cc: [hidden email]
Subject: RE: [Spiritual-Indonesia] Hukum Karma


 



Mas Nana aku nggak mudeng :)







"nanasurjatna" <[hidden email]>
Sent by: [hidden email]


09/01/2009 16:57






Please respond to
[hidden email]





To
<[hidden email]>

cc
 

Subject
RE: [Spiritual-Indonesia] Hukum Karma

 





 







 


Mas Dipo.. Mas Jesse


 
Dulu saya pernah punya 'priwil' itu yg saya denger tapi tak penah tulis...
Dipasang sebagai gear belakang sepeda .. berfungsi jadi rem kalo kita putar pedal ke belakang..
 
Salam,
 
Nana
 
 
 
 
-----Original Message-----
From: [hidden email] [mailto:[hidden email]] On Behalf Of Mas Dipo
Sent: Friday, January 09, 2009 4:44 PM
To: [hidden email]
Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Hukum Karma

Mas Jesee,
Iya sebenarnya saya sendiri mengetahui bahwa didalam ajaran yang percaya dengan adanya karma itu manusia sudah tidak mempunyai ree-will lagi, namun saya takut salah klo mengucap...Hehehe..
Nah klo mas Jesee sendiri yang menulis khan lebih afdol geetoo, loh;)
 
Matur nuwun atas sharingnya..., dipo



  _____  

From: Jesse Jopie Rotinsulu Jr <[hidden email]>



Mas Dipo,
Boleh nimbrung ya...
Dalam agama Buddha ada karma baik dan karma buruk- di DaFa bedanya Karma buruk disebut karma (substansi hitam)- sedang karma baik disebut De (substansi putih, kebajikan, berkah) keduanya adalah HUKUM TIMBAL BALIK KARMA- lalu dalam Karma ada YinYuan Guanxi ( hubungan sebab pokok dan sampingan) yang membuat kita lahir dimana, oleh siapa, dimana, berteman dengan siapa, memusuhi siapa, menikah sama siapa, sakit karena apa, kehilangan apa, meninggal seperti apa dsb - jadi tak ada tepatnya bagi kebetulan.Masih bagi manusia memiliki Freewill - segalanya manusia lain hanya boleh memberi nasehat baik. PADAHAL segala pilihan dia tak pernah keluar dari karmanya sendiri- karena apapun pilihan dia terhubung dengan segala kemelekatan (qing /perasaan dan nafsu)- termasuk jodoh. Memang tak ada yang kebetulan terjadi BALIK lagi masih manusia memiliki Freewill - maka dimana letaknya Frewill... wakakakakak (ikutan ketawanya mbah Darmo)
Salam,
jesseprakasa/







Mas Dipo <dipo1601@yahoo. com>
Sent by: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com


09/01/2009 15:01






Please respond to
Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com


 





To
spiritual-indonesia @yahoogroups. com

cc
 

Subject
[Spiritual-Indonesi a] Hukum Karma

 





 










Apa beda dan persamaan 'Karma' dengan hukum 'Sebab-Akibat' atow 'barang siapa menanam akan memetik buahnya?'

 




 

Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Re: Hukum Karma==Masne Danar

the_most_braveheart
In reply to this post by Sony H. Waluyo
hehe, emang si..tp ada suatu bentuk kesadaran tanpa wujud fisik, atau
wujud2 lain yg lebih renik?

--- In [hidden email], "Sony H Waluyo"
<asonyhw@...> wrote:

>
> Roh gentanyangan
>
>  
>
> Tapi……
>
>  
>
> "Kau harus dilahirkan kembali supaya bisa masuk ke kerajaan surga"
>
>  
>
> Sony H Waluyo
>
>  
>
> * You are what you think about. Beware of your mind.
>
>   _____  
>
> From: [hidden email]
> [mailto:[hidden email]] On Behalf Of
> the_most_braveheart
> Sent: Monday, January 12, 2009 11:32 AM
> To: [hidden email]
> Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: Hukum Karma==Masne Danar
>
>  
>
> PErtanyaannya:
>
> Apakah roh harus berwujud fisik di dunia fisik? APAkah tidak ada
ruh
> yg tidak memiliki tubuh fisik selama di dimensi fisik?
>
> Nuwun
>
> --- In Spiritual-Indonesia <mailto:Spiritual-Indonesia%
40yahoogroups.com>

> @yahoogroups.com, "Sony H Waluyo"
> <asonyhw@> wrote:
> >
> > Hukum kekekalan energi
> >
> > Roh adalah energi….terlihat sebagai cahaya…
> >
> > Dalam eksistensinya di ranah fisik nampak dalam ujud jasad fisik
> >
> > Dalam dimensi non fisik tdk mengenal ruang (tempat) dan waktu
> >
> > Dalam kesadarannya sbg suatu unit kesadaran yg merupakan bagian
> dari
> > kesadaran Agung
> >
> > Benih yang tumbuh yang dibatasi oleh tingkat kesadarannya
> >
> > Seperti ikan dalam aquarium (Mas Dipo)
> >
> > Yang tumbuh dalam free willnya dalam selaput jasad fisiknya
> >
> > Yang buta ketika melihat dengan mata fisiknya
> >
> > Yang berwawasan jauh melewati batas kaca aquarium dalam kesadaran
> rohnya
> >
> > Energi yang terlibat dalam hukum aksi reaksi
> >
> > Kekal sebagai getaran yang terus bergetar yang tumbuh dari
getaran

> yg
> > pertama-tama ada
> >
> > Getaran halus yang menguat semakin dan semakin memadat
> >
> > Energi roh yg makin halus kembali ketika jiwanya hancur berkeping-
> keping
> > terbentur2 kejaduk2 dalam pengalaman fisiknya.
> >
> > Yang akan kembali halus dalam perjalannya pulang kembali dalam
> kesatuan
> > getaran halus dari yg pertama-tama ada
> >
> >
> >
> > Salam damai selaras,
> >
> >
> >
> > Sony H Waluyo
> >
> >
> >
> > * You are what you think about. Beware of your mind.
> >
> > _____
> >
> > From: Spiritual-Indonesia <mailto:Spiritual-Indonesia%
40yahoogroups.com>
> @yahoogroups.com
> > [mailto:Spiritual-Indonesia <mailto:Spiritual-Indonesia%
40yahoogroups.com>
> @yahoogroups.com] On Behalf Of Empe
> Lojot
> > Sent: Monday, January 12, 2009 10:01 AM
> > To: Spiritual-Indonesia <mailto:Spiritual-Indonesia%
40yahoogroups.com>

> @yahoogroups.com
> > Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Re: Hukum Karma==Masne Danar
> >
> >
> >
> >
> > Xie xie masne Danar,
> >
> > Lengkap sudah yang dijabarkan oleh Masne Danar, semoga saudara-
> saudara
> > yang lain dapat mengerti azas dan tujuan hidup sekarang ini yang
> sedang
> > dilakoni sesuai Free will.
> >
> > );empe
> >
> >
> >
> > --- On Sat, 10/1/09, danarhadi2000 <danarhadi2000@> wrote:
> >
> > From: danarhadi2000 <danarhadi2000@>
> > Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: Hukum Karma
> > To: Spiritual-Indonesia <mailto:Spiritual-Indonesia%
40yahoogroups.com>

> @yahoogroups.com
> > Date: Saturday, 10 January, 2009, 11:36 AM
> >
> > --- In Spiritual-Indonesia <mailto:Spiritual-Indonesia%
> 40yahoogroups.com>
> > @yahoogroups. com, Empe Lojot
> > <empelojot@ ..> wrote:
> > >
> > > Masne Dipo,
> > > Â
> > > Itu juga tergantung tingkat kesadaran ROH itu sendiri
> dikehidupan
> > yang lalu.
> > > Misalnya; Tingkat Kesadaran spiritual si- B hanya pada tingkat
> > syareat, setelah
> > > mati si-B akan lahir kembali sesuai dengan tingkat kesadaran
> > tersebut , dan
> > > si-B mengunakan FREEWILL nya, bisa juga meningkat kesadaran
> > spiritualnya,
> > > bisa juga tidak. dan proses reinkarnasi berulang kembali sampai
> > kepada FITRAHNYA.
> > > Â
> > > Kira-kira seperti pengertian Oeh, oleh karena itu gunakanlah
> sebaik-
> > baiknya
> > > FREEWILL itu sendiri supaya karma seimbang.
> > > Â
> > > );empe
> >
> > ***** Masne Lojot,
> >
> > Uraian masne sangat sesuai dengan pustaka pustaka parapsykologi
> yang
> > saya dalami mengenai perjalanan roh (al Prof Newton).
> >
> > Mungkin, kalau digambarkan dengan sebuah perumpamaan, adalah
> sebagai
> > berikut: si Mamat duduk dikelas 5 SD, lalu pindah sekolah. Dia
> pada
> > dasarnya akan meneruskan dikelas yang sama di "dunia" alias
> > lingkungan yang baru.
> >
> > Dikabarkan pula, manusia yang misalnya genius dibidang tertentu,
> > mathematika atau musik, dsb, kira kira mirip Bethoven, adalah
jiwa

> > yang telah berhasil mengumpulkan ilmu, pengalaman dan kematangan
> > bathin dalam kelahirannya.
> >
> > Mengenai free will ini, juga dikabarkan dalam survey itu hal yang
> > serupa yang masne katakan. Ada model model Mamat yang lemah will-
> nya,
> > hingga terus terusan tinggal kelas. Namun ada yang kuat sekali,
> > hingga mampu menerobos tataran masyarakat.
> >
> > Juga dikabarkan, mengenai jiwa jiwa yang telah mencapai
> kesempurnaan,
> > namun sengaja memilih (free will) untuk kembali kedunia guna
> menuntun
> > dan mengajar manusia. Dalam konsep Mahayana ini disebut
> Boddhisatwa,
> > dalam Hindu Avatara. Atau mungkin dalam pemahaman Falun Dafa,
> disebut
> > guru.
> >
> > Seorang Bikkhu yang ditanya mengenai apa yang terjadi, dengan
> > seseorang yang bunuh diri, dijawab, bahwa jiwa itu akan terlahir
> > lagi, dalam kondisi seperti yang dihadapinya saat memutuskan
untuk

> > bunuh diri. Ini sesuai dengan dengan yang masne Lojot katakan,
> > berulang hingga tercapai fitrahnya.
> >
> > Salam
> >
> > Danardono
> >
> >
> >
> > _____
> >
> > Get
> >
> <http://sg.rd.
>
<http://sg.rd.yahoo.com/sg/mail/domainchoice/mail/signature/*http:/ma>
> yahoo.com/sg/mail/domainchoice/mail/signature/*http:/ma
> il.prom
> > otions.yahoo.com/newdomains/sg/> your preferred Email name!
> > Now you can @ymail.com and @rocketmail.com.
> >
>


Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Re: Re: Hukum Karma==Masne Danar

Mas Dipo
Jawabannya sudah ada didalam dirimu sendiri. Karena belum percaya kepada diri sendiri, maka selalu bertanya-tanya..
Padalah jawabannya sudah ada didalam dirimu sendiri.....




________________________________
From: the_most_braveheart <[hidden email]>
To: [hidden email]
Sent: Monday, January 12, 2009 5:11:26 PM
Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: Hukum Karma==Masne Danar


hehe, emang si..tp ada suatu bentuk kesadaran tanpa wujud fisik, atau
wujud2 lain yg lebih renik?

--- In Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com, "Sony H Waluyo"
<asonyhw@... > wrote:

>
> Roh gentanyangan
>
>
>
> Tapi……
>
>
>
> "Kau harus dilahirkan kembali supaya bisa masuk ke kerajaan surga"
>
>
>
> Sony H Waluyo
>
>
>
> * You are what you think about. Beware of your mind.
>
> _____
>
> From: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
> [mailto:Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com] On Behalf Of
> the_most_braveheart
> Sent: Monday, January 12, 2009 11:32 AM
> To: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
> Subject: [Spiritual-Indonesi a] Re: Hukum Karma==Masne Danar
>
>
>
> PErtanyaannya:
>
> Apakah roh harus berwujud fisik di dunia fisik? APAkah tidak ada
ruh
> yg tidak memiliki tubuh fisik selama di dimensi fisik?
>
> Nuwun
>
> --- In Spiritual-Indonesia <mailto:Spiritual- Indonesia%
40yahoogroups. com>

> @yahoogroups. com, "Sony H Waluyo"
> <asonyhw@> wrote:
> >
> > Hukum kekekalan energi
> >
> > Roh adalah energi….terlihat sebagai cahaya…
> >
> > Dalam eksistensinya di ranah fisik nampak dalam ujud jasad fisik
> >
> > Dalam dimensi non fisik tdk mengenal ruang (tempat) dan waktu
> >
> > Dalam kesadarannya sbg suatu unit kesadaran yg merupakan bagian
> dari
> > kesadaran Agung
> >
> > Benih yang tumbuh yang dibatasi oleh tingkat kesadarannya
> >
> > Seperti ikan dalam aquarium (Mas Dipo)
> >
> > Yang tumbuh dalam free willnya dalam selaput jasad fisiknya
> >
> > Yang buta ketika melihat dengan mata fisiknya
> >
> > Yang berwawasan jauh melewati batas kaca aquarium dalam kesadaran
> rohnya
> >
> > Energi yang terlibat dalam hukum aksi reaksi
> >
> > Kekal sebagai getaran yang terus bergetar yang tumbuh dari
getaran

> yg
> > pertama-tama ada
> >
> > Getaran halus yang menguat semakin dan semakin memadat
> >
> > Energi roh yg makin halus kembali ketika jiwanya hancur berkeping-
> keping
> > terbentur2 kejaduk2 dalam pengalaman fisiknya.
> >
> > Yang akan kembali halus dalam perjalannya pulang kembali dalam
> kesatuan
> > getaran halus dari yg pertama-tama ada
> >
> >
> >
> > Salam damai selaras,
> >
> >
> >
> > Sony H Waluyo
> >
> >
> >
> > * You are what you think about. Beware of your mind.
> >
> > _____
> >
> > From: Spiritual-Indonesia <mailto:Spiritual- Indonesia%
40yahoogroups. com>
> @yahoogroups. com
> > [mailto:Spiritual- Indonesia <mailto:Spiritual- Indonesia%
40yahoogroups. com>
> @yahoogroups. com] On Behalf Of Empe
> Lojot
> > Sent: Monday, January 12, 2009 10:01 AM
> > To: Spiritual-Indonesia <mailto:Spiritual- Indonesia%
40yahoogroups. com>

> @yahoogroups. com
> > Subject: Re: [Spiritual-Indonesi a] Re: Hukum Karma==Masne Danar
> >
> >
> >
> >
> > Xie xie masne Danar,
> >
> > Lengkap sudah yang dijabarkan oleh Masne Danar, semoga saudara-
> saudara
> > yang lain dapat mengerti azas dan tujuan hidup sekarang ini yang
> sedang
> > dilakoni sesuai Free will.
> >
> > );empe
> >
> >
> >
> > --- On Sat, 10/1/09, danarhadi2000 <danarhadi2000@ > wrote:
> >
> > From: danarhadi2000 <danarhadi2000@ >
> > Subject: [Spiritual-Indonesi a] Re: Hukum Karma
> > To: Spiritual-Indonesia <mailto:Spiritual- Indonesia%
40yahoogroups. com>

> @yahoogroups. com
> > Date: Saturday, 10 January, 2009, 11:36 AM
> >
> > --- In Spiritual-Indonesia <mailto:Spiritual- Indonesia%
> 40yahoogroups. com>
> > @yahoogroups. com, Empe Lojot
> > <empelojot@ ..> wrote:
> > >
> > > Masne Dipo,
> > > Â
> > > Itu juga tergantung tingkat kesadaran ROH itu sendiri
> dikehidupan
> > yang lalu.
> > > Misalnya; Tingkat Kesadaran spiritual si- B hanya pada tingkat
> > syareat, setelah
> > > mati si-B akan lahir kembali sesuai dengan tingkat kesadaran
> > tersebut , dan
> > > si-B mengunakan FREEWILL nya, bisa juga meningkat kesadaran
> > spiritualnya,
> > > bisa juga tidak. dan proses reinkarnasi berulang kembali sampai
> > kepada FITRAHNYA.
> > > Â
> > > Kira-kira seperti pengertian Oeh, oleh karena itu gunakanlah
> sebaik-
> > baiknya
> > > FREEWILL itu sendiri supaya karma seimbang.
> > > Â
> > > );empe
> >
> > ***** Masne Lojot,
> >
> > Uraian masne sangat sesuai dengan pustaka pustaka parapsykologi
> yang
> > saya dalami mengenai perjalanan roh (al Prof Newton).
> >
> > Mungkin, kalau digambarkan dengan sebuah perumpamaan, adalah
> sebagai
> > berikut: si Mamat duduk dikelas 5 SD, lalu pindah sekolah. Dia
> pada
> > dasarnya akan meneruskan dikelas yang sama di "dunia" alias
> > lingkungan yang baru.
> >
> > Dikabarkan pula, manusia yang misalnya genius dibidang tertentu,
> > mathematika atau musik, dsb, kira kira mirip Bethoven, adalah
jiwa

> > yang telah berhasil mengumpulkan ilmu, pengalaman dan kematangan
> > bathin dalam kelahirannya.
> >
> > Mengenai free will ini, juga dikabarkan dalam survey itu hal yang
> > serupa yang masne katakan. Ada model model Mamat yang lemah will-
> nya,
> > hingga terus terusan tinggal kelas. Namun ada yang kuat sekali,
> > hingga mampu menerobos tataran masyarakat.
> >
> > Juga dikabarkan, mengenai jiwa jiwa yang telah mencapai
> kesempurnaan,
> > namun sengaja memilih (free will) untuk kembali kedunia guna
> menuntun
> > dan mengajar manusia. Dalam konsep Mahayana ini disebut
> Boddhisatwa,
> > dalam Hindu Avatara. Atau mungkin dalam pemahaman Falun Dafa,
> disebut
> > guru.
> >
> > Seorang Bikkhu yang ditanya mengenai apa yang terjadi, dengan
> > seseorang yang bunuh diri, dijawab, bahwa jiwa itu akan terlahir
> > lagi, dalam kondisi seperti yang dihadapinya saat memutuskan
untuk

> > bunuh diri. Ini sesuai dengan dengan yang masne Lojot katakan,
> > berulang hingga tercapai fitrahnya.
> >
> > Salam
> >
> > Danardono
> >
> >
> >
> > _____
> >
> > Get
> >
> <http://sg.rd.
>
<http://sg.rd. yahoo.com/ sg/mail/domainch oice/mail/ signature/ *http:/ma>
> yahoo.com/sg/ mail/domainchoic e/mail/signature /*http:/ma
> il.prom
> > otions.yahoo. com/newdomains/ sg/> your preferred Email name!
> > Now you can @ymail.com and @rocketmail. com.
> >
>

 


     
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Re: Hukum Karma

kanthi_asih
In reply to this post by Wal Suparmo
salam,
sepeda yang pengeremnannya dengan cara menginjak ban depan, namanya
sepeda blong.
banyak sepeda kayak gitu, buatan mana ajah, asal udah blong semua rem
depan-belakangnya.
wal salam, eh, wassalam,
kanthi


--- In [hidden email], Wal Suparmo
<wal.suparmo@...> wrote:
>
> Salam,
> Speda yang pengeremmannya dengan cara mengijak pedal kebelakang
namanya DOORTRAP.
> Hanya ada pada speda buatan Belanda saja.Inggris, Jepang dsb tidak
membuat sistim itu karena yang ada REM TANGAN entah rem karet atau
trommel.

> Wasalam,
> Wal Suparmo
>
> --- Pada Jum, 9/1/09, nanasurjatna <nanasurjatna@...> menulis:
>
> Dari: nanasurjatna <nanasurjatna@...>
> Topik: RE: [Spiritual-Indonesia] Hukum Karma
> Kepada: [hidden email]
> Tanggal: Jumat, 9 Januari, 2009, 4:57 PM
>
>
>
>
>
>
>
> Mas Dipo.. Mas Jesse
>  
> Dulu saya pernah punya 'priwil' itu yg saya denger tapi tak penah
tulis...
> Dipasang sebagai gear belakang sepeda .. berfungsi jadi rem kalo
kita putar pedal ke belakang..

>  
> Salam,
>  
> Nana
>  
>  
>  
>  
>
>
> -----Original Message-----
> From: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com [mailto:Spiritual-
Indonesia@ yahoogroups. com] On Behalf Of Mas Dipo
> Sent: Friday, January 09, 2009 4:44 PM
> To: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
> Subject: Re: [Spiritual-Indonesi a] Hukum Karma
>
>
>
> Mas Jesee,
> Iya sebenarnya saya sendiri mengetahui bahwa didalam ajaran yang
percaya dengan adanya karma itu manusia sudah tidak mempunyai ree-
will lagi, namun saya takut salah klo mengucap...Hehehe. .
> Nah klo mas Jesee sendiri yang menulis khan lebih afdol geetoo,
loh;)
>  
> Matur nuwun atas sharingnya.. ., dipo
>
>
>
>
>
> From: Jesse Jopie Rotinsulu Jr <jesse.rotinsulu@ bp.pratamagroup.
com>
>
>
>
>
> Mas Dipo,
> Boleh nimbrung ya...
> Dalam agama Buddha ada karma baik dan karma buruk- di DaFa bedanya
Karma buruk disebut karma (substansi hitam)- sedang karma baik
disebut De (substansi putih, kebajikan, berkah) keduanya adalah HUKUM
TIMBAL BALIK KARMA- lalu dalam Karma ada YinYuan Guanxi ( hubungan
sebab pokok dan sampingan) yang membuat kita lahir dimana, oleh
siapa, dimana, berteman dengan siapa, memusuhi siapa, menikah sama
siapa, sakit karena apa, kehilangan apa, meninggal seperti apa dsb -
jadi tak ada tepatnya bagi kebetulan.Masih bagi manusia memiliki
Freewill - segalanya manusia lain hanya boleh memberi nasehat baik.
PADAHAL segala pilihan dia tak pernah keluar dari karmanya sendiri-
karena apapun pilihan dia terhubung dengan segala kemelekatan
(qing /perasaan dan nafsu)- termasuk jodoh. Memang tak ada yang
kebetulan terjadi BALIK lagi masih manusia memiliki Freewill - maka
dimana letaknya Frewill... wakakakakak (ikutan ketawanya mbah Darmo)

> Salam,
> jesseprakasa/
>
>
>
>
>
>
>
> Mas Dipo <dipo1601@yahoo. com>
> Sent by: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
> 09/01/2009 15:01
>
>
>
>
> Please respond to
> Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
>
>
>
>
>
>
> To
> spiritual-indonesia @yahoogroups. com
>
>
> cc
>
>
>
> Subject
> [Spiritual-Indonesi a] Hukum Karma
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Apa beda dan persamaan 'Karma' dengan hukum 'Sebab-Akibat'
atow 'barang siapa menanam akan memetik buahnya?'

>
>
>
>  
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>       Bersenang-senang di Yahoo! Messenger dengan semua teman.
Tambahkan mereka dari email atau jaringan sosial Anda sekarang!
http://id.messenger.yahoo.com/invite/
>


1234
Loading...