Quantcast

Kelenteng Sam Po Kong, Semarang

classic Classic list List threaded Threaded
1 message Options
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Kelenteng Sam Po Kong, Semarang

Leonardo Rimba
Administrator
Mas Leo, ikutan ngomong soal Sam Po Kong.... saya, sejak pertama kali menginjakkan kaki di Sam Po Kong itu - usia SMP - (waktu itu Sam Po Kong belum seperti sekarang bentuknya, masih banyak pohon termasuk pohon yang ada akar gantung berbentuk jangkarnya.)

Entah kenapa saya sudah seperti menaruh jangkar disana, saya selalu ingin kesana, dan setiap kali ada kesempatan ke Semarang, saya selalu menyempatkan diri - lebih tepat sih memaksa diri - untuk ke Sam Po Kong.

Saya sempat berpikir, apakah saya "pernah" hidup di lingkungan klenteng... Saya juga merasa "dekat" dengan Kwan Im - jg sejak SMP

Terakhir saya ke SPK bersama RG th '07 dan saya ikut bersama dia meditasi dalam ruangan utama yang besar itu.... Mau komen Mas Leo dong.... TQ

+

KOMENTAR SAYA:

Saya sendiri baru pernah sekali kesana bersama teman-teman dari Semarang yg TERKENAL di seantoro Nusantara sebagai beraliran gimana gituh, yaitu Mas S dan Mas M.

Waktu itu kami baru pulang dari copy darat di Padepokan Brahmana di Temanggung. Pulang dari Temanggung kami mampir ke Candi Gedong Songo.

Setelah itu Mas S dengan setengah memaksa mengajak kami melihat ROH-ROH bergelantungan yg menurutnya ada di Kelenteng Sam Po Kong.

Saya TAKUT SEKALI karena saya ini biasanya lari kalo melihat setan. Tapi karena kami datang bertiga maka saya memberanikan diri saja.

Ketika ternyata setan-nya tidak ada yg nongol akhirnya kami MASUK ke dalam salah satu tempat persembahyangan yg sifatnya FUTURISTIK gituh, arca dewa yg ditaruh di altar itu dilengkapi dengan lampu elektronik.

Mas S dan Mas M meditasi dengan khusyuk sementara saya ngeliatin aja itu arca dewa yg menurut saya looked very funny, tangannya BISA gerak-gerak sendiri.

Tetapi, terus terang saja saya sendiri tidak merasakan "pernah" hidup di masa lalu di lingkungan kelenteng, walaupun mungkin saja saya pernah menjadi seorang rahib dari aliran Tao seperti di Kelenteng Sam Po Kong itu, who knows, ya gak? ya gak?

Namanya PAST LIVES dan memang bisa muncul berupa impressi DEJA VU, seperti pernah gimana gituh walopun tentu saja tidak bisa dibuktikan. So, if you enjoy berada di lingkungan kelenteng, ya datang saja, enjoy saja, emangnya kenapa?

Saya sendiri agak gimana gituh ketika melihat Sam Po Kong sudah direnovasi habis-habisan sehingga nuansa Jawa-nya sudah hampir hilang. Sekarang kalau kita ke Sam Po Kong suasananya seperti di Hongkong atau Taiwan, very modern. Bahkan ada arca dewa yg diberikan lampu elektronik sehingga BISA terlihat tangannya bergerak sendiri dan kita bisa berpikir bahwa si dewa itu hidup, pedahal bergeraknya itu dari perangkat elektronik dan BUKAN karena Mata Ketiga kita bisa melihat yg gimana gituh...

Yg unik di Sam Po Kong adalah Kyai Jangkar yg berbentuk jangkar kapal dan dipercaya sebagai berasal dari kapal Laksamana Cheng Ho yg mendarat di Semarang sekitar 500 tahun lalu (?)

Di sebelah altar untuk Kyak Jangkar terletak altar untuk Kong Hu Cu.

Ada banyak sekali altar untuk dewa dewi di Kelenteng Sam Po Kong. Tiap altar ada namanya, dan karena namanya susah dibaca dan tidak mungkin saya ingat dan hapal, akhirnya kami duduk-duduk saja di bawah BEDUG RAKSASA yg diberi nama sebagai Kyai Bedug.

Kyai Bedug itu BUKTI bahwa Sam Po Kong merupakan tempat akulturasi dari budaya Cina dan Jawa tradisional. Segalanya diterima apa adanya dan masuk tanpa membedakan asalnya yg, menurut saya, memang seharusnya seperti itu juga. Itulah Bhinneka Tunggal Ika, ya gak? ya gak?

Kalau Dewi Kwan Im tentu saja berasal dari Aliran Buddha Mahayana, namanya Bodhisatva Avalokitesvara, dan memang sering muncul di banyak KESADARAN manusia.

Saya sendiri pernah tiba-tiba melihat Dewi Kwan Im muncul di atas kepala saya ketika saya sedang meditasi. Jubah dan kerudungnya serba putih, dan duduk di atas lotus yg berwarna putih juga.

Of course saya kaget setengah mati, kok itu ada Kwan Im muncul di atas kepala saya walaupun akhirnya saya sadar juga bahwa penglihatan seperti itu artinya always SIMBOLIK.

Kwan Im adalah seorang Buddha yg penuh welas asih, dan di dalam kesadaran kita manusia tempatnya memang yg paling tinggi, di atas kepala...

Di bagian lain BISA muncul simbol berupa figur lain lagi.

Ganesha pernah muncul juga ketika saya meditasi, dan munculnya itu di hadapan saya agak ke sebelah kiri. Syech Abdul Qadir Jaelani pernah muncul juga, munculnya di hadapan saya agak ke sebelah kanan. Yg paling cute itu adalah sesuatu yg menamakan dirinya sebagai "Darmo Gandhul" dan munculnya dengan cara pegangin kaki saya ketika saya sedang tidur.

Saya menendang-nendang supaya dilepasin, tapi the Darmo Gandhul pegangin kaki saya terus dengan keras sampe akhirnya saya bangon aja dan bilang cappe dehh!!

Leo
Milis Spiritual-Indonesia <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.


Image dari salah satu sudut di Kelenteng Sam Po Kong, Semarang. Ini mungkin bangunan terkecil di kompleks Sam Po Kong yg besar sekali dan terdiri dari bangunan-bangunan baru yg sangat besar dan, regretfully, akhirnya bernuansa mirip seperti di Hongkong atau Taiwan.


      Get your preferred Email name!
Now you can @ymail.com and @rocketmail.com.
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
Loading...