Quantcast

Kesaksian ttg Neraka oleh Elizabeth

classic Classic list List threaded Threaded
41 messages Options
123
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Kesaksian ttg Neraka oleh Elizabeth

Henry-75

Ini kesaksian dari sdri. Elizabeth yg dibawa oleh Tuhan ke Neraka.



Kesaksian Neraka oleh Elizabeth




Kejadiannya pada bulan September 2001, ketika itu saya dan team sedang
berdoa syafaat di gereja. Saat itu saya sadar masih ada di dalam gereja,
tapi saya juga merasakan bahwa roh saya dibawa oleh Tuhan Yesus ke suatu
tempat lain.

Saya tiba disana dan tempat itu sangat mengerikan. Berbau busuk, amis,
bau darah, bau benda2 terbakar, bahkan lebih busuk dari bau pasar ikan.
Saya lihat disana ada banyak hal-hal yang mengerikan. Dan yang paling
membuat saya tidak tahan adalah begitu banyaknya orang-orang yang
menjerit ketakutan, minta tolong, minta ampun kepada Tuhan. Mereka
berkata "Lepaskan saya Tuhan, tolong saya Tuhan, ampuni saya Tuhan,
saya sudah tidak kuat lagi berada disini" tetapi Tuhan Yesus hanya
berkata "Pengampunan itu sudah terlambat, karena waktu di dunia
kesempatan itu masih ada tapi kamu sia-siakan dan tidak kamu ambil,
sekarang semua sudah terlambat, tidak ada lagi pengampunan di
neraka"
Disana saya juga melihat berbagai macam hal sangat mengerikan, jutaan
orang disisi kanan saya dibakar api hingga tubuh mereka meleleh. Anehnya
tubuh yang meleleh tadi kemudian kembali tumbuh normal dan utuh, tapi
kemudian dibakar lagi sampai habis, dan hal ini terjadi berulang kali,
sehingga sakitnya itu tidak terkira dan tidak pernah berhenti.

Disisi kanan itu juga saya melihat ada orang yang digerogoti ulat-ulat
kecil, seperti yang sudah disampaikan dalam Firman Tuhan bahwa di neraka
terdapat api yg kekal dan juga jutaan ulat yang menggerogoti tubuh
manusia dengan kekal.


sampaikan kesaksian ini, apabila mereka percaya Puji Tuhan, tetapi
apabila mereka tidak percaya ya sudah, biarkan saja, tidak usah bingung,
yang penting kamu sudah menyampaikan dan mereka sudah mendengar,
keputusan ada ditangan mereka masing-masing".

Saya dan Tuhan Yesus terus berjalan hingga tiba di sebuah persimpangan,
ada jalan yang ke kiri dan ada jalan yang ke kanan. Saya melihat ada
banyak sel-sel yang diisi dengan orang yang jumlahnya banyak sekali. 1
sel diisi 1 orang, kemudian juga ada iblis yang sedang tertawa
kesenangan diantara banyak orang yang menangis menjerit karena tidak
tahan oleh siksaasn. Ada yang matanya dicungkil sampai darahnya mengalir
deras sekali, ada yang tangannya dikuliti, ada yang lidahnya
dipotong-potong, tetapi sama seperti diawal kesaksian saya, mata,
tangan, lidah, dll itu bisa kembali normal utuh kembali, namun setelah
itu kembali disiksa. Tiada henti-hentinya, siksaan di neraka itu
sifatnya kekal. Saya dengar lagi semua orang menangis, minta tolong dan
minta ampun, tapi Tuhan tetap tidak bisa menolong, karena semua memang
sudah terlambat.

Saya kemudian bertanya pada Tuhan, "Tuhan, orang-orang yang ada
disini pasti orang-orang yang tidak percaya Tuhan Yesus kan?",
tetapi Tuhan menjawab "Oh tidak,. Justru yang ada disini adalah
orang-orang kristen yang sudah percaya Tuhan Yesus". Saya kaget
sekali, lalu saya bertanya kenapa justru orang-orang kristen juga ada
yang di neraka, bukankah mereka sudah percaya dan menerima Yesus. Tuhan
pun menjawab, "Mereka memang orang kristen yang percaya dan menerima
Yesus, tetapi kehidupan yang mereka jalani bukanlah kehidupan kudus yang
diinginkan Tuhan. Mereka diberi anggota tubuh yang lengkap seperti
tangan yang seharusnya untuk menyembah Tuhan, tetapi digunakan untuk
memukul. Diberi mulut untuk memuji Tuhan tetapi digunakan untuk
menggerutu, mengomel dan mencaci maki orang".

Jadi hal-hal itu tidak berkenan bagi Tuhan. Kita harus dapat
mempergunakan tubuh yang diberikan Tuhan dengan benar dan selalu menjaga
kekudusannya, karena apapun yang kita lakukan di dunia ini akan kita
pertanggungjawabkan kepada Tuhan setelah kita dipanggil kembali. Kita
tidak dapat menyembunyikan apapun dari Tuhan karena Tuhan mengetahui
segala apa yang kita lakukan, walaupun ditempat yang tersembunyi
sekalipun.
Saya pun diajak jalan semakin ke dalam ke pusat neraka. Dipusat neraka
ada ada sebuah sumur yang menyerupai kawah belerang. Didalam sumur itu
saya melihat ada orang-orang yang diikat berdua-duaan, jadi perempuan
dengan perempuan dan laki-laki dengan laki-laki. Tuhan pun menjelaskan
kepada saya bahwa mereka yang diikat berduaan itu adalah para lesbian,
waria dan homo. Yang walaupun mereka mengaku bahwa mereka menerima dan
percaya Yesus, tetapi kehidupan mereka tetap seperti itu , maka mereka
akan ditempatkan Tuhan disana.

Tidak jauh dari sana, di pusat neraka juga ada juga orang-orang yang
dihukum di kawah belerang ini, yaitu orang-orang yang suka dengan
perdukunan, suka cari penglarisan, cari suhu atau paranormal, kemudian
ada juga sel-sel, dimana 1 sel diisi 1 org, yang didalamnya terdapat
orang-orang yang alat kelaminnya digerogoti ulat-ulat sampai darahnya
mengalir deras kemudian bentuknya kembali normal dan utuh lagi, kemudian
digerogoti lagi dan hal itu terjadi berulang-ulang, tidak pernah
berhenti. Tuhan bilang kepada saya bahwa itu adalah tempat untuk
orang-orang yang mengaku sudah Kristen tetapi masih tetap bermain-main
dengan kekudusan, masih ke tempat-tempat yang tidak benar, masih punya
simpanan, itu akan masuk kesana, karena menganggap masih ada waktu buat
bertobat, padahal kita tidak tahu kapan kita akan menghadap Tuhan.

Semakin kedalam lorong neraka, keadaan semakin gelap dan pengap, trus
saya melihat ada iblis yang berkata "Ayo pak pendeta, khotbah lagi
pak pendeta, kamu kan didunia khotbah, kenapa disini tidak mau
khotbah". Saya jadi bingung kok ada pendeta yang masuk neraka?
Pendeta kan hidupnya suci dan percaya Yesus. Tapi Tuhan berkata, pendeta
itu memang rajin berkhotbah, mengabarkan Firman Tuhan, tetapi dia
sendiri tidak bisa menjalankan firman itu dalam kehidupannya, dia
menggelapkan dan menggunakan uang jemaat, hidup tidak kudus, punya istri
simpanan, dll. Merekalah yang ditempatkan disana oleh Tuhan. Saya
melihat pendeta itu berusaha keluar, tetapi tidak bisa, kemudian
mulutnya dirobek dan dicakar oleh iblis sampai tidak berbentuk, darah
mengalir, tetapi mulut dan wajahnya kembali normal lagi, trus dicakar
disobek lagi, dst, dst. Disana juga para pendeta itu berteriak kepada
Tuhan, minta ampun, tapi Tuhan tetap berkata, bahwa semua itu sudah
terlambat, ketika orang-orang tiba di neraka kesempatan bertobat itu
sudah tidak ada.

Setelah melihat semua ini, saya bilang ke Tuhan, Tuhan saya tidak mau
tinggal disini, saya tidak mau masuk kesini lagi, bahkan sampai saya
sadar dan roh saya telah kembali ke tubuh saya pun, bau busuk neraka itu
masih tercium, padahal didekat saya tidak ada sampah atau kotoran berbau
busuk (saking bau busuknya, setelah sadar, elizabeth sampai 40 hari
tidak makan, hanya minum saja. Puji Tuhan dia tetap kuat, tidak lemas,
menurutnya mungkin karena dia makan buah yang diberikan Tuhan pada saat
mereka berada di taman dalam surga).

Saya bilang ke Tuhan, kok begini ya? Kok orang kristen banyak yang masuk
ke neraka bahkan para pendeta, saya bilang ke Tuhan kalo saya sudah
tidak kuat lagi, kemudian Tuhan memeluk saya dengan hangat, menghibur
saya dan akhirnya membawa saya ke suatu tempat lain yang sangat jauh
berbeda dengan neraka. Tempat yang sangat indah, teramat sangat indah
sekali.
Disana saya melihat ada banyak sekali rumah, ada yang kecil dan ada yang
besar, ada yang sudah jadi dan ada yang belum jadi. Lalu saya bertanya
kepada Tuhan, rumah-rumah siapakah itu. Tuhan menjawab kalo itu adalah
rumah untuk anak-anak-Ku. Nanti apabila pulang sudah disediakan rumah
tinggal. Saudara, apa yang dikatakan Firman Tuhan itu benar bahwa Tuhan
Yesus pergi kepada Bapa untuk menyediakan tempat tinggal bagi kita
semua.
Yang disediakan untuk kita yang percaya kepada Tuhan Yesus, yang percaya
dan mau melayani Tuhan dengan kudus, tulus dan murni hatinya.
Saya juga bertanya kok rumahnya ada yang kecil dan ada yang besar, Tuhan
menjawab bahwa itu semua tergantung dari ketulusan pelayanan
kita...bukan dari banyaknya pelayanan yang dilakukan, tapi dari
ketulusan dalam melayani Tuhan, motivasi dalam melayani. Semakin kita
tulus dan dekat maka semakin Tuhan memberikan tempat yang terbaik. Trus
diantara rumah-rumah itu ada yang separoh jadi dan ada yang sudah jadi,
Tuhan bilang bahwa yang sudah jadi artinya orangnya sudah meninggal dan
sudah bersama dengan Tuhan, sedangkan yang baru separuh jadi artinya
orangnya masih belum meninggal.
Surga itu sangat terang sekali, tidak menyilaukan tidak panas di kulit
walalupun terang sekali, tapi sejuk di kulit.

Di ujungnya surga saya melihat ada barak, ada suatu tempat besar tapi
untuk rombongan banyak orang, yang ternyata itu adalah tempat untuk
orang-orang yang tidak percaya Tuhan Yesus tetapi waktu mau meninggal,
misalnya dalam keadaan sakit atau koma, terus didoakan dan mau bertobat,
menerima Yesus Kristus trus langsung meninggal, maka mereka akan
ditempatkan disana.
Jalan yang ada disurga, di rumah-rumah itu indah sekali, seperti butiran
kaca. Ada banyak pohon buah-buahan. Saya juga sempat diberi buah oleh
Tuhan dan ajaib, begitu buahnya dipetik, langsung numbuh lagi. Jadi
kehidupan baik disurga maupun dineraka itu semua adalah kekal.
Tidak jauh dari situ saya melihat ada istana yang indah sekali, Tuhan
katakan itu adalah Istana-Nya dan akhirnya mengajak saya kesana.
Disana saya melihat banyak orang memuji dan menyembah Tuhan setiap saat
tanpa ada rasa capek, ngantuk dan lelah. Mereka memuji Tuhan setiap
saat, setiap waktu. Sesuai dengan Firman Tuhan, saya lihat istana itu
benar terdiri dari emas permata. Lantainya terbuat dari emas, dindingnya
dari batu permata yang indah sekali. Tuhan itu adalah Raja diatas segala
raja, Dia adalah Raja yang sangat kaya sekali.
Saya lihat juga ada malaikat. Malaikat itu ada 2 macam, ada yang
bersayap dan ada yang tidak bersayap.
Malaikat yang bersayap itu adalah untuk peperangan rohani dan yang tidak
bersayap untuk puji-pujian.
Kemudian karena kasih dan kemuarahan hati Bapa, saya juga dipertemukan
dengan Yohanes, murid yang paling dikasihi Tuhan. Yohanes berkata pada
saya, "kamu ingini hati-Nya aja, ingini dekat ama Tuhan aja, jangan
ingini yang lain".

Setelah itu saya diajak ke pekarangan dan disana saya bertemu dengan
Raja Daud yang masih berpakaian seorang raja lengkap, kemudian dia
berkata pada saya kalo dia ada disana hanya karena kasih dan kemurahan
hati Tuhan. Saya takjub sekali karena setau saya Raja daud itu kan intim
sekali dengan Tuhan, tetapi kok dia sendiri bisa berkata bahwa dia ada
disana hanya karena kasih kemurahan hati Tuhan. Kemudian bagaimana
dengan kita yang hidup di dunia ini dan tidak intim dengan Tuhan? Raja
daud juga berpesan pada saya untuk menyampaikan kepada anak-anak Tuhan
untuk selalu menjaga kekudusan apalagi anak-anak muda jaman sekarang
yang gampang jatuh dalam ketidakkudusan seperti melakukan perzinahan dan
kenajisan.
Saya juga bertemu dgn Musa yang hanya berkata "Aku menyesal karena
tidak dapat masuk ke tanah perjanjian".
Saya juga ketemu Paulus yang bilang bahwa kalo kamu menghadapi pencobaan
yakinlah bahwa itu tidak akan melebihi kekuatannmu. Jadi sodara-sodara,
yakinlah kalo kita menghadapi kesulitan yang luar biasa yakinlah bahwa
Tuhan pasti akan menolong dan pencobaan itu tidak akan melebihi kekuatan
kita.

Kemudian saya bertanya pada Tuhan, apa kunci untuk bisa masuk istana
Tuhan, Tuhan pun menjawab "hal itu gampang sekali, kamu cuma harus
intim aja sama Aku, deket dengan Aku, melekat pada Aku, tidak ada yg
lain".


Saya bersyukur sekali bisa ketemu Tuhan Yesus yang memulihkan kehidupan
saya, karena hanya pertemuan pribadi ini yang memulihkan saya.
Tuhan Yesus wajahnya lembut dan penuh kasih, jauh berbeda denga
gambar-gambar yang ada. Wajahnya mulia dan bisa membuat kita terkesima
melihat-Nya.
Tokoh-tokoh Alkitab yang kita baca umurnya ratusan tahun juga waktu saya
temui di surga, mereka umurnya masih muda, sedang gagah-gagah nya,
sekitar umur 30 – 40 tahun. Sayapun waktu dibawa Tuhan, di alam roh,
saya seperti anak kecil berumur 10 tahun, padahal dalam kehidupan nyata,
umur saya sudah 21 tahun.

Jadi sodara-sodara, bersiap-siaplah, supaya kita selalu layak dihadapan
Tuhan, hidup kudus dan dekat melekat denga Tuhan. Kita tidak tahu kapan
kita dipanggil, jadi harus cepat bertobat dan hidup kudus.
Buat sodara-sodara yang belum percaya, cepat-cepatlah percaya karena
hanya Tuhan Yesus Kristus lah yang punya kerajaan surga, hanya Tuhan
Yesus lah satu-satunya jalan menuju keselamatan dan surga.
Praise The Lord....


http://www.youtube.com/watch?v=oZTfuOnwK70
<http://www.youtube.com/watch?v=oZTfuOnwK70>

Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

RE: Kesaksian ttg Neraka oleh Elizabeth

Sony H. Waluyo
Uraian bagian atas bolehlah intinya bisa diterima, tapi kok ujung2nya jualan
kecap juga..

 

Bukan "percaya" yg menyelamatkan, tapi "perbuatan" yg menyelamatkan..

 

SONY H WALUYO

 

* You are what you think about. Beware of your mind.

  _____  

From: [hidden email]
[mailto:[hidden email]] On Behalf Of Henry
Sent: Wednesday, June 18, 2008 9:58 AM
To: [hidden email]
Subject: [Spiritual-Indonesia] Kesaksian ttg Neraka oleh Elizabeth

 

Ini kesaksian dari sdri. Elizabeth yg dibawa oleh Tuhan ke Neraka.

 

Kesaksian Neraka oleh Elizabeth




Kejadiannya pada bulan September 2001, ketika itu saya dan team sedang
berdoa syafaat di gereja. Saat itu saya sadar masih ada di dalam gereja,
tapi saya juga merasakan bahwa roh saya dibawa oleh Tuhan Yesus ke suatu
tempat lain.

Saya tiba disana dan tempat itu sangat mengerikan. Berbau busuk, amis, bau
darah, bau benda2 terbakar, bahkan lebih busuk dari bau pasar ikan.
Saya lihat disana ada banyak hal-hal yang mengerikan. Dan yang paling
membuat saya tidak tahan adalah begitu banyaknya orang-orang yang menjerit
ketakutan, minta tolong, minta ampun kepada Tuhan. Mereka berkata "Lepaskan
saya Tuhan, tolong saya Tuhan, ampuni saya Tuhan, saya sudah tidak kuat lagi
berada disini" tetapi Tuhan Yesus hanya berkata "Pengampunan itu sudah
terlambat, karena waktu di dunia kesempatan itu masih ada tapi kamu
sia-siakan dan tidak kamu ambil, sekarang semua sudah terlambat, tidak ada
lagi pengampunan di neraka"
Disana saya juga melihat berbagai macam hal sangat mengerikan, jutaan orang
disisi kanan saya dibakar api hingga tubuh mereka meleleh. Anehnya tubuh
yang meleleh tadi kemudian kembali tumbuh normal dan utuh, tapi kemudian
dibakar lagi sampai habis, dan hal ini terjadi berulang kali, sehingga
sakitnya itu tidak terkira dan tidak pernah berhenti.

Disisi kanan itu juga saya melihat ada orang yang digerogoti ulat-ulat
kecil, seperti yang sudah disampaikan dalam Firman Tuhan bahwa di neraka
terdapat api yg kekal dan juga jutaan ulat yang menggerogoti tubuh manusia
dengan kekal.


sampaikan kesaksian ini, apabila mereka percaya Puji Tuhan, tetapi apabila
mereka tidak percaya ya sudah, biarkan saja, tidak usah bingung, yang
penting kamu sudah menyampaikan dan mereka sudah mendengar, keputusan ada
ditangan mereka masing-masing".

Saya dan Tuhan Yesus terus berjalan hingga tiba di sebuah persimpangan, ada
jalan yang ke kiri dan ada jalan yang ke kanan. Saya melihat ada banyak
sel-sel yang diisi dengan orang yang jumlahnya banyak sekali. 1 sel diisi 1
orang, kemudian juga ada iblis yang sedang tertawa kesenangan diantara
banyak orang yang menangis menjerit karena tidak tahan oleh siksaasn. Ada
yang matanya dicungkil sampai darahnya mengalir deras sekali, ada yang
tangannya dikuliti, ada yang lidahnya dipotong-potong, tetapi sama seperti
diawal kesaksian saya, mata, tangan, lidah, dll itu bisa kembali normal utuh
kembali, namun setelah itu kembali disiksa. Tiada henti-hentinya, siksaan di
neraka itu sifatnya kekal. Saya dengar lagi semua orang menangis, minta
tolong dan minta ampun, tapi Tuhan tetap tidak bisa menolong, karena semua
memang sudah terlambat.

Saya kemudian bertanya pada Tuhan, "Tuhan, orang-orang yang ada disini pasti
orang-orang yang tidak percaya Tuhan Yesus kan?", tetapi Tuhan menjawab "Oh
tidak,. Justru yang ada disini adalah orang-orang kristen yang sudah percaya
Tuhan Yesus". Saya kaget sekali, lalu saya bertanya kenapa justru
orang-orang kristen juga ada yang di neraka, bukankah mereka sudah percaya
dan menerima Yesus. Tuhan pun menjawab, "Mereka memang orang kristen yang
percaya dan menerima Yesus, tetapi kehidupan yang mereka jalani bukanlah
kehidupan kudus yang diinginkan Tuhan. Mereka diberi anggota tubuh yang
lengkap seperti tangan yang seharusnya untuk menyembah Tuhan, tetapi
digunakan untuk memukul. Diberi mulut untuk memuji Tuhan tetapi digunakan
untuk menggerutu, mengomel dan mencaci maki orang".

Jadi hal-hal itu tidak berkenan bagi Tuhan. Kita harus dapat mempergunakan
tubuh yang diberikan Tuhan dengan benar dan selalu menjaga kekudusannya,
karena apapun yang kita lakukan di dunia ini akan kita pertanggungjawabkan
kepada Tuhan setelah kita dipanggil kembali. Kita tidak dapat menyembunyikan
apapun dari Tuhan karena Tuhan mengetahui segala apa yang kita lakukan,
walaupun ditempat yang tersembunyi sekalipun.
Saya pun diajak jalan semakin ke dalam ke pusat neraka. Dipusat neraka ada
ada sebuah sumur yang menyerupai kawah belerang. Didalam sumur itu saya
melihat ada orang-orang yang diikat berdua-duaan, jadi perempuan dengan
perempuan dan laki-laki dengan laki-laki. Tuhan pun menjelaskan kepada saya
bahwa mereka yang diikat berduaan itu adalah para lesbian, waria dan homo.
Yang walaupun mereka mengaku bahwa mereka menerima dan percaya Yesus, tetapi
kehidupan mereka tetap seperti itu , maka mereka akan ditempatkan Tuhan
disana.

Tidak jauh dari sana, di pusat neraka juga ada juga orang-orang yang dihukum
di kawah belerang ini, yaitu orang-orang yang suka dengan perdukunan, suka
cari penglarisan, cari suhu atau paranormal, kemudian ada juga sel-sel,
dimana 1 sel diisi 1 org, yang didalamnya terdapat orang-orang yang alat
kelaminnya digerogoti ulat-ulat sampai darahnya mengalir deras kemudian
bentuknya kembali normal dan utuh lagi, kemudian digerogoti lagi dan hal itu
terjadi berulang-ulang, tidak pernah berhenti. Tuhan bilang kepada saya
bahwa itu adalah tempat untuk orang-orang yang mengaku sudah Kristen tetapi
masih tetap bermain-main dengan kekudusan, masih ke tempat-tempat yang tidak
benar, masih punya simpanan, itu akan masuk kesana, karena menganggap masih
ada waktu buat bertobat, padahal kita tidak tahu kapan kita akan menghadap
Tuhan.

Semakin kedalam lorong neraka, keadaan semakin gelap dan pengap, trus saya
melihat ada iblis yang berkata "Ayo pak pendeta, khotbah lagi pak pendeta,
kamu kan didunia khotbah, kenapa disini tidak mau khotbah". Saya jadi
bingung kok ada pendeta yang masuk neraka? Pendeta kan hidupnya suci dan
percaya Yesus. Tapi Tuhan berkata, pendeta itu memang rajin berkhotbah,
mengabarkan Firman Tuhan, tetapi dia sendiri tidak bisa menjalankan firman
itu dalam kehidupannya, dia menggelapkan dan menggunakan uang jemaat, hidup
tidak kudus, punya istri simpanan, dll. Merekalah yang ditempatkan disana
oleh Tuhan. Saya melihat pendeta itu berusaha keluar, tetapi tidak bisa,
kemudian mulutnya dirobek dan dicakar oleh iblis sampai tidak berbentuk,
darah mengalir, tetapi mulut dan wajahnya kembali normal lagi, trus dicakar
disobek lagi, dst, dst. Disana juga para pendeta itu berteriak kepada Tuhan,
minta ampun, tapi Tuhan tetap berkata, bahwa semua itu sudah terlambat,
ketika orang-orang tiba di neraka kesempatan bertobat itu sudah tidak ada.

Setelah melihat semua ini, saya bilang ke Tuhan, Tuhan saya tidak mau
tinggal disini, saya tidak mau masuk kesini lagi, bahkan sampai saya sadar
dan roh saya telah kembali ke tubuh saya pun, bau busuk neraka itu masih
tercium, padahal didekat saya tidak ada sampah atau kotoran berbau busuk
(saking bau busuknya, setelah sadar, elizabeth sampai 40 hari tidak makan,
hanya minum saja. Puji Tuhan dia tetap kuat, tidak lemas, menurutnya mungkin
karena dia makan buah yang diberikan Tuhan pada saat mereka berada di taman
dalam surga).

Saya bilang ke Tuhan, kok begini ya? Kok orang kristen banyak yang masuk ke
neraka bahkan para pendeta, saya bilang ke Tuhan kalo saya sudah tidak kuat
lagi, kemudian Tuhan memeluk saya dengan hangat, menghibur saya dan akhirnya
membawa saya ke suatu tempat lain yang sangat jauh berbeda dengan neraka.
Tempat yang sangat indah, teramat sangat indah sekali.
Disana saya melihat ada banyak sekali rumah, ada yang kecil dan ada yang
besar, ada yang sudah jadi dan ada yang belum jadi. Lalu saya bertanya
kepada Tuhan, rumah-rumah siapakah itu. Tuhan menjawab kalo itu adalah rumah
untuk anak-anak-Ku. Nanti apabila pulang sudah disediakan rumah tinggal.
Saudara, apa yang dikatakan Firman Tuhan itu benar bahwa Tuhan Yesus pergi
kepada Bapa untuk menyediakan tempat tinggal bagi kita semua.
Yang disediakan untuk kita yang percaya kepada Tuhan Yesus, yang percaya dan
mau melayani Tuhan dengan kudus, tulus dan murni hatinya.
Saya juga bertanya kok rumahnya ada yang kecil dan ada yang besar, Tuhan
menjawab bahwa itu semua tergantung dari ketulusan pelayanan kita...bukan
dari banyaknya pelayanan yang dilakukan, tapi dari ketulusan dalam melayani
Tuhan, motivasi dalam melayani. Semakin kita tulus dan dekat maka semakin
Tuhan memberikan tempat yang terbaik. Trus diantara rumah-rumah itu ada yang
separoh jadi dan ada yang sudah jadi, Tuhan bilang bahwa yang sudah jadi
artinya orangnya sudah meninggal dan sudah bersama dengan Tuhan, sedangkan
yang baru separuh jadi artinya orangnya masih belum meninggal.
Surga itu sangat terang sekali, tidak menyilaukan tidak panas di kulit
walalupun terang sekali, tapi sejuk di kulit.

Di ujungnya surga saya melihat ada barak, ada suatu tempat besar tapi untuk
rombongan banyak orang, yang ternyata itu adalah tempat untuk orang-orang
yang tidak percaya Tuhan Yesus tetapi waktu mau meninggal, misalnya dalam
keadaan sakit atau koma, terus didoakan dan mau bertobat, menerima Yesus
Kristus trus langsung meninggal, maka mereka akan ditempatkan disana.
Jalan yang ada disurga, di rumah-rumah itu indah sekali, seperti butiran
kaca. Ada banyak pohon buah-buahan. Saya juga sempat diberi buah oleh Tuhan
dan ajaib, begitu buahnya dipetik, langsung numbuh lagi. Jadi kehidupan baik
disurga maupun dineraka itu semua adalah kekal.
Tidak jauh dari situ saya melihat ada istana yang indah sekali, Tuhan
katakan itu adalah Istana-Nya dan akhirnya mengajak saya kesana.
Disana saya melihat banyak orang memuji dan menyembah Tuhan setiap saat
tanpa ada rasa capek, ngantuk dan lelah. Mereka memuji Tuhan setiap saat,
setiap waktu. Sesuai dengan Firman Tuhan, saya lihat istana itu benar
terdiri dari emas permata. Lantainya terbuat dari emas, dindingnya dari batu
permata yang indah sekali. Tuhan itu adalah Raja diatas segala raja, Dia
adalah Raja yang sangat kaya sekali.
Saya lihat juga ada malaikat. Malaikat itu ada 2 macam, ada yang bersayap
dan ada yang tidak bersayap.
Malaikat yang bersayap itu adalah untuk peperangan rohani dan yang tidak
bersayap untuk puji-pujian.
Kemudian karena kasih dan kemuarahan hati Bapa, saya juga dipertemukan
dengan Yohanes, murid yang paling dikasihi Tuhan. Yohanes berkata pada saya,
"kamu ingini hati-Nya aja, ingini dekat ama Tuhan aja, jangan ingini yang
lain".

Setelah itu saya diajak ke pekarangan dan disana saya bertemu dengan Raja
Daud yang masih berpakaian seorang raja lengkap, kemudian dia berkata pada
saya kalo dia ada disana hanya karena kasih dan kemurahan hati Tuhan. Saya
takjub sekali karena setau saya Raja daud itu kan intim sekali dengan Tuhan,
tetapi kok dia sendiri bisa berkata bahwa dia ada disana hanya karena kasih
kemurahan hati Tuhan. Kemudian bagaimana dengan kita yang hidup di dunia ini
dan tidak intim dengan Tuhan? Raja daud juga berpesan pada saya untuk
menyampaikan kepada anak-anak Tuhan untuk selalu menjaga kekudusan apalagi
anak-anak muda jaman sekarang yang gampang jatuh dalam ketidakkudusan
seperti melakukan perzinahan dan kenajisan.
Saya juga bertemu dgn Musa yang hanya berkata "Aku menyesal karena tidak
dapat masuk ke tanah perjanjian".
Saya juga ketemu Paulus yang bilang bahwa kalo kamu menghadapi pencobaan
yakinlah bahwa itu tidak akan melebihi kekuatannmu. Jadi sodara-sodara,
yakinlah kalo kita menghadapi kesulitan yang luar biasa yakinlah bahwa Tuhan
pasti akan menolong dan pencobaan itu tidak akan melebihi kekuatan kita.

Kemudian saya bertanya pada Tuhan, apa kunci untuk bisa masuk istana Tuhan,
Tuhan pun menjawab "hal itu gampang sekali, kamu cuma harus intim aja sama
Aku, deket dengan Aku, melekat pada Aku, tidak ada yg lain".

Saya bersyukur sekali bisa ketemu Tuhan Yesus yang memulihkan kehidupan
saya, karena hanya pertemuan pribadi ini yang memulihkan saya.
Tuhan Yesus wajahnya lembut dan penuh kasih, jauh berbeda denga
gambar-gambar yang ada. Wajahnya mulia dan bisa membuat kita terkesima
melihat-Nya.
Tokoh-tokoh Alkitab yang kita baca umurnya ratusan tahun juga waktu saya
temui di surga, mereka umurnya masih muda, sedang gagah-gagah nya, sekitar
umur 30 - 40 tahun. Sayapun waktu dibawa Tuhan, di alam roh, saya seperti
anak kecil berumur 10 tahun, padahal dalam kehidupan nyata, umur saya sudah
21 tahun.

Jadi sodara-sodara, bersiap-siaplah, supaya kita selalu layak dihadapan
Tuhan, hidup kudus dan dekat melekat denga Tuhan. Kita tidak tahu kapan kita
dipanggil, jadi harus cepat bertobat dan hidup kudus.
Buat sodara-sodara yang belum percaya, cepat-cepatlah percaya karena hanya
Tuhan Yesus Kristus lah yang punya kerajaan surga, hanya Tuhan Yesus lah
satu-satunya jalan menuju keselamatan dan surga.
Praise The Lord....

http://www.youtube. <http://www.youtube.com/watch?v=oZTfuOnwK70>
com/watch?v=oZTfuOnwK70

 

No virus found in this incoming message.
Checked by AVG.
Version: 8.0.100 / Virus Database: 270.4.0/1506 - Release Date: 6/17/2008
4:30 PM


Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

RE: Kesaksian ttg Neraka oleh Elizabeth+ Tathagata sekilas

Jesse Jopie Rotinsulu Jr
Mas Sony,

Pemahamanku dalam DaFa,
Itu sangat mungkin terjadi karena Yesus adalah seorang Tathagata...

Secara Umum,
DaFa hanya membagi alam semesta ini adalam 2 ajaran-Tao dan Buddha.

Aliran Tao ( pada tingkat tinggi aliran konfusius juga termasuk aliran
Tao), berkultivasi pada karaktyer alam semesta Zhen-Shan- Ren/ Sejati -
Baik -Sabar lebih mengutamakan karakter ZHEN ( Sejati, lurus,
jujur).Aliran Tao tak melakukan penyelamatan segala mahluk/ segala
mentalitas manusia- tetapi sejak awal Guru MEMILIH muridnya dengan
kemampuanNya - melihat yang banyak memiliki De (Substansi putih) sehingga
jaminan tidak akan membahayakan/ menyalahgunakan ajaranNya.Karena aliran
Tao banyak mengajarkan kemampuan supernormal butuh Xinxing (kualitas
moral) murid yang tinggi.Berkultivasi rahasia paling dengan 3 murid dan
satu yang mendapatkan ajaran sejati. Tujuannya menjadi ZHEN REN/Manusia
sejati.

"Aliran Dao berkultivasi Zhen - Shan - Ren dengan titik berat pada
kultivasi Zhen. Oleh karena itu aliran Dao mengajarkan berkultivasi pada
Zhen guna memelihara watak, mengucapkan perkataan yang benar, melakukan
pekerjaan yang jujur, menjadi seorang yang sejati, balik ke asal kembali
ke jati diri yang asli, akhirnya berhasil kultivasi menjadi Zhenren.

Inti ajaran Buddha ( juga agama2 di Barat) berkultivasi karakter alam
semesta Zhen- Shan- Ren/ Sejati - Baik -Sabar lebih mengutamakan karakter
SHAN ( baik, belas kasih), Menyelamatkan seluruh mahluk- Aliran Buddha
berhasil kultivasi menjadi Shan Ren: Manusia yang Maha Belas Kasih.
"Aliran Buddha menitikberatkan kultivasi pada Shan dari Zhen – Shan – Ren.
Karena berkultivasi Shan akan dapat menimbulkan hati yang maha belas
kasih, dan sekali timbul rasa belas kasih, orang akan mampu melihat segala
makhluk hidup adalah menderita, oleh karena itu timbul suatu keinginan,
yakni keinginan menyelamatkan segala makhluk hidup secara universal." (
Zhuan Falun)

ALIRAN BUDDHA-BUAH STATUS dan BUAH SEJATI

DaFa menjelaskan hal yang penting dalam kultivasi, "Berkutivasi tergantung
murid evolusi Gong tergantung oleh Guru"- seseorang tak akan mampu
menaikkan tingkat dirinya- prinsipnya adalah tingkatan dalam kultivasi
tergantung SEBERAPA TINGGI GONG yang dimilikinya- segitulah tingkatnya.Ini
lebih berbicara pada "bentuk kultivasi" sebab hanya dengan berkultivasi
baru dapat meningkatkan Gong.

Orang naik ke langit sebarapa tinggi dia mampu sebenarnya dia duduk diatas
pilar Gongnya sendiri- ini langsung menunjukkan tingkat seseorang. Tingkat
ini adalah yang mampu dia hasilkan dalam kultivasi - biasanya disuruh naik
lebih tinggi lagi sudah tidak berani juga tidak bisa.Tingkat ini dalam
agama juga biasa disebut BUAH STATUS ( dalam DaFa menunjukkan tingkat
diatas Triloka).
Bila sampai kesempurnaan dalam diriNya sendiri biasanya manusia ini sudah
memperoleh tubuh Buddha dan BUAH SEJATI.

TATHAGATA secara singkat

Terutama aliran Buddha- Seorang Buddha membangun duniaNya sendiri sesuai
dengan karakter yang dimilikiNya.Benar2 membangun alam semestaNya sendiri
(surga dan nerakaNya sendiri)- Dunia Tathagata adalah dibangun dengan
ribuan penderitaan dan dibentuk sesuai dengan karakter masing2
Tathagata.Bila telah mampu menyelesaikan ini maka banyak sekali mahluk
hidup yang tercipta disini. Dia adalah seorang Raja Fa/ hukum atau disebut
TATHAGATA.

Tathagata di alam semesta ini sangat banyak alam semesta ini sangatlah
luas bahkan oleh pandangan seorang Dewapun tak habis di pahami.Tingkat
DIATAS Tahtagata juga sangat banyak. Tathagata yang terdekat dengan
Triloka yang mudah terpengaruh oleh kondisi dalam triloka dan melakukan
penyelamatan sehingga ajarannya dikenal oleh manusia.

Dunia seorang Tathagata dalam aliran Buddha dibangun setelah mencapai
kesempurnaan dalam kultivasi.
Setiap Fa/ Hukum yang dipakai untuk menyelamatkan manusia adalah Fa yang
dapat disadariNya sendiri-
MENGEVOLUSIKAN SETIAP TUBUH pengikutNya (dalam kultivasi) mendapatkan
sebuah tubuh langit ( ini khas aliran Buddha)
sesuai dengan kemampuan pengikutnya memahami Fa yang diajarkan setelah
meninggal- mendapatkan balasan disurga sesuai dengan tingkat tubuh yang
diberikan padanya.

Tathagata adalah Raja Fa/ hukum Penjaga nilai2 positif di dalam
duniaNya.BELAS KASIHNYA tak bisa/sulit dipahami dengan Xinxing/ hati
manusia biasa.Berada dalam tingkatNya baru dapat memahami Xinxing Buddha.

Salam,

jesseprakasa/falundafahao!!







"Sony" <[hidden email]>
Sent by: [hidden email]
18/06/2008 10:14
Please respond to
[hidden email]


To
<[hidden email]>
cc

Subject
RE: [Spiritual-Indonesia] Kesaksian ttg Neraka oleh Elizabeth









Uraian bagian atas bolehlah intinya bisa diterima, tapi kok ujung2nya
jualan kecap juga……
 
Bukan “percaya” yg menyelamatkan, tapi “perbuatan” yg menyelamatkan….
 

SONY H WALUYO
 
* You are what you think about. Beware of your mind.


From: [hidden email]
[mailto:[hidden email]] On Behalf Of Henry
Sent: Wednesday, June 18, 2008 9:58 AM
To: [hidden email]
Subject: [Spiritual-Indonesia] Kesaksian ttg Neraka oleh Elizabeth
 

Ini kesaksian dari sdri. Elizabeth yg dibawa oleh Tuhan ke Neraka.
 
Kesaksian Neraka oleh Elizabeth



Kejadiannya pada bulan September 2001, ketika itu saya dan team sedang
berdoa syafaat di gereja. Saat itu saya sadar masih ada di dalam gereja,
tapi saya juga merasakan bahwa roh saya dibawa oleh Tuhan Yesus ke suatu
tempat lain.

Saya tiba disana dan tempat itu sangat mengerikan. Berbau busuk, amis, bau
darah, bau benda2 terbakar, bahkan lebih busuk dari bau pasar ikan.
Saya lihat disana ada banyak hal-hal yang mengerikan. Dan yang paling
membuat saya tidak tahan adalah begitu banyaknya orang-orang yang menjerit
ketakutan, minta tolong, minta ampun kepada Tuhan. Mereka berkata
"Lepaskan saya Tuhan, tolong saya Tuhan, ampuni saya Tuhan, saya sudah
tidak kuat lagi berada disini" tetapi Tuhan Yesus hanya berkata
"Pengampunan itu sudah terlambat, karena waktu di dunia kesempatan itu
masih ada tapi kamu sia-siakan dan tidak kamu ambil, sekarang semua sudah
terlambat, tidak ada lagi pengampunan di neraka"
Disana saya juga melihat berbagai macam hal sangat mengerikan, jutaan
orang disisi kanan saya dibakar api hingga tubuh mereka meleleh. Anehnya
tubuh yang meleleh tadi kemudian kembali tumbuh normal dan utuh, tapi
kemudian dibakar lagi sampai habis, dan hal ini terjadi berulang kali,
sehingga sakitnya itu tidak terkira dan tidak pernah berhenti.

Disisi kanan itu juga saya melihat ada orang yang digerogoti ulat-ulat
kecil, seperti yang sudah disampaikan dalam Firman Tuhan bahwa di neraka
terdapat api yg kekal dan juga jutaan ulat yang menggerogoti tubuh manusia
dengan kekal.


sampaikan kesaksian ini, apabila mereka percaya Puji Tuhan, tetapi apabila
mereka tidak percaya ya sudah, biarkan saja, tidak usah bingung, yang
penting kamu sudah menyampaikan dan mereka sudah mendengar, keputusan ada
ditangan mereka masing-masing".

Saya dan Tuhan Yesus terus berjalan hingga tiba di sebuah persimpangan,
ada jalan yang ke kiri dan ada jalan yang ke kanan. Saya melihat ada
banyak sel-sel yang diisi dengan orang yang jumlahnya banyak sekali. 1 sel
diisi 1 orang, kemudian juga ada iblis yang sedang tertawa kesenangan
diantara banyak orang yang menangis menjerit karena tidak tahan oleh
siksaasn. Ada yang matanya dicungkil sampai darahnya mengalir deras
sekali, ada yang tangannya dikuliti, ada yang lidahnya dipotong-potong,
tetapi sama seperti diawal kesaksian saya, mata, tangan, lidah, dll itu
bisa kembali normal utuh kembali, namun setelah itu kembali disiksa. Tiada
henti-hentinya, siksaan di neraka itu sifatnya kekal. Saya dengar lagi
semua orang menangis, minta tolong dan minta ampun, tapi Tuhan tetap tidak
bisa menolong, karena semua memang sudah terlambat.

Saya kemudian bertanya pada Tuhan, "Tuhan, orang-orang yang ada disini
pasti orang-orang yang tidak percaya Tuhan Yesus kan?", tetapi Tuhan
menjawab "Oh tidak,. Justru yang ada disini adalah orang-orang kristen
yang sudah percaya Tuhan Yesus". Saya kaget sekali, lalu saya bertanya
kenapa justru orang-orang kristen juga ada yang di neraka, bukankah mereka
sudah percaya dan menerima Yesus. Tuhan pun menjawab, "Mereka memang orang
kristen yang percaya dan menerima Yesus, tetapi kehidupan yang mereka
jalani bukanlah kehidupan kudus yang diinginkan Tuhan. Mereka diberi
anggota tubuh yang lengkap seperti tangan yang seharusnya untuk menyembah
Tuhan, tetapi digunakan untuk memukul. Diberi mulut untuk memuji Tuhan
tetapi digunakan untuk menggerutu, mengomel dan mencaci maki orang".

Jadi hal-hal itu tidak berkenan bagi Tuhan. Kita harus dapat mempergunakan
tubuh yang diberikan Tuhan dengan benar dan selalu menjaga kekudusannya,
karena apapun yang kita lakukan di dunia ini akan kita pertanggungjawabkan
kepada Tuhan setelah kita dipanggil kembali. Kita tidak dapat
menyembunyikan apapun dari Tuhan karena Tuhan mengetahui segala apa yang
kita lakukan, walaupun ditempat yang tersembunyi sekalipun.
Saya pun diajak jalan semakin ke dalam ke pusat neraka. Dipusat neraka ada
ada sebuah sumur yang menyerupai kawah belerang. Didalam sumur itu saya
melihat ada orang-orang yang diikat berdua-duaan, jadi perempuan dengan
perempuan dan laki-laki dengan laki-laki. Tuhan pun menjelaskan kepada
saya bahwa mereka yang diikat berduaan itu adalah para lesbian, waria dan
homo. Yang walaupun mereka mengaku bahwa mereka menerima dan percaya
Yesus, tetapi kehidupan mereka tetap seperti itu , maka mereka akan
ditempatkan Tuhan disana.

Tidak jauh dari sana, di pusat neraka juga ada juga orang-orang yang
dihukum di kawah belerang ini, yaitu orang-orang yang suka dengan
perdukunan, suka cari penglarisan, cari suhu atau paranormal, kemudian ada
juga sel-sel, dimana 1 sel diisi 1 org, yang didalamnya terdapat
orang-orang yang alat kelaminnya digerogoti ulat-ulat sampai darahnya
mengalir deras kemudian bentuknya kembali normal dan utuh lagi, kemudian
digerogoti lagi dan hal itu terjadi berulang-ulang, tidak pernah berhenti.
Tuhan bilang kepada saya bahwa itu adalah tempat untuk orang-orang yang
mengaku sudah Kristen tetapi masih tetap bermain-main dengan kekudusan,
masih ke tempat-tempat yang tidak benar, masih punya simpanan, itu akan
masuk kesana, karena menganggap masih ada waktu buat bertobat, padahal
kita tidak tahu kapan kita akan menghadap Tuhan.

Semakin kedalam lorong neraka, keadaan semakin gelap dan pengap, trus saya
melihat ada iblis yang berkata "Ayo pak pendeta, khotbah lagi pak pendeta,
kamu kan didunia khotbah, kenapa disini tidak mau khotbah". Saya jadi
bingung kok ada pendeta yang masuk neraka? Pendeta kan hidupnya suci dan
percaya Yesus. Tapi Tuhan berkata, pendeta itu memang rajin berkhotbah,
mengabarkan Firman Tuhan, tetapi dia sendiri tidak bisa menjalankan firman
itu dalam kehidupannya, dia menggelapkan dan menggunakan uang jemaat,
hidup tidak kudus, punya istri simpanan, dll. Merekalah yang ditempatkan
disana oleh Tuhan. Saya melihat pendeta itu berusaha keluar, tetapi tidak
bisa, kemudian mulutnya dirobek dan dicakar oleh iblis sampai tidak
berbentuk, darah mengalir, tetapi mulut dan wajahnya kembali normal lagi,
trus dicakar disobek lagi, dst, dst. Disana juga para pendeta itu
berteriak kepada Tuhan, minta ampun, tapi Tuhan tetap berkata, bahwa semua
itu sudah terlambat, ketika orang-orang tiba di neraka kesempatan bertobat
itu sudah tidak ada.

Setelah melihat semua ini, saya bilang ke Tuhan, Tuhan saya tidak mau
tinggal disini, saya tidak mau masuk kesini lagi, bahkan sampai saya sadar
dan roh saya telah kembali ke tubuh saya pun, bau busuk neraka itu masih
tercium, padahal didekat saya tidak ada sampah atau kotoran berbau busuk
(saking bau busuknya, setelah sadar, elizabeth sampai 40 hari tidak makan,
hanya minum saja. Puji Tuhan dia tetap kuat, tidak lemas, menurutnya
mungkin karena dia makan buah yang diberikan Tuhan pada saat mereka berada
di taman dalam surga).

Saya bilang ke Tuhan, kok begini ya? Kok orang kristen banyak yang masuk
ke neraka bahkan para pendeta, saya bilang ke Tuhan kalo saya sudah tidak
kuat lagi, kemudian Tuhan memeluk saya dengan hangat, menghibur saya dan
akhirnya membawa saya ke suatu tempat lain yang sangat jauh berbeda dengan
neraka. Tempat yang sangat indah, teramat sangat indah sekali.
Disana saya melihat ada banyak sekali rumah, ada yang kecil dan ada yang
besar, ada yang sudah jadi dan ada yang belum jadi. Lalu saya bertanya
kepada Tuhan, rumah-rumah siapakah itu. Tuhan menjawab kalo itu adalah
rumah untuk anak-anak-Ku. Nanti apabila pulang sudah disediakan rumah
tinggal. Saudara, apa yang dikatakan Firman Tuhan itu benar bahwa Tuhan
Yesus pergi kepada Bapa untuk menyediakan tempat tinggal bagi kita semua.
Yang disediakan untuk kita yang percaya kepada Tuhan Yesus, yang percaya
dan mau melayani Tuhan dengan kudus, tulus dan murni hatinya.
Saya juga bertanya kok rumahnya ada yang kecil dan ada yang besar, Tuhan
menjawab bahwa itu semua tergantung dari ketulusan pelayanan kita...bukan
dari banyaknya pelayanan yang dilakukan, tapi dari ketulusan dalam
melayani Tuhan, motivasi dalam melayani. Semakin kita tulus dan dekat maka
semakin Tuhan memberikan tempat yang terbaik. Trus diantara rumah-rumah
itu ada yang separoh jadi dan ada yang sudah jadi, Tuhan bilang bahwa yang
sudah jadi artinya orangnya sudah meninggal dan sudah bersama dengan
Tuhan, sedangkan yang baru separuh jadi artinya orangnya masih belum
meninggal.
Surga itu sangat terang sekali, tidak menyilaukan tidak panas di kulit
walalupun terang sekali, tapi sejuk di kulit.

Di ujungnya surga saya melihat ada barak, ada suatu tempat besar tapi
untuk rombongan banyak orang, yang ternyata itu adalah tempat untuk
orang-orang yang tidak percaya Tuhan Yesus tetapi waktu mau meninggal,
misalnya dalam keadaan sakit atau koma, terus didoakan dan mau bertobat,
menerima Yesus Kristus trus langsung meninggal, maka mereka akan
ditempatkan disana.
Jalan yang ada disurga, di rumah-rumah itu indah sekali, seperti butiran
kaca. Ada banyak pohon buah-buahan. Saya juga sempat diberi buah oleh
Tuhan dan ajaib, begitu buahnya dipetik, langsung numbuh lagi. Jadi
kehidupan baik disurga maupun dineraka itu semua adalah kekal.
Tidak jauh dari situ saya melihat ada istana yang indah sekali, Tuhan
katakan itu adalah Istana-Nya dan akhirnya mengajak saya kesana.
Disana saya melihat banyak orang memuji dan menyembah Tuhan setiap saat
tanpa ada rasa capek, ngantuk dan lelah. Mereka memuji Tuhan setiap saat,
setiap waktu. Sesuai dengan Firman Tuhan, saya lihat istana itu benar
terdiri dari emas permata. Lantainya terbuat dari emas, dindingnya dari
batu permata yang indah sekali. Tuhan itu adalah Raja diatas segala raja,
Dia adalah Raja yang sangat kaya sekali.
Saya lihat juga ada malaikat. Malaikat itu ada 2 macam, ada yang bersayap
dan ada yang tidak bersayap.
Malaikat yang bersayap itu adalah untuk peperangan rohani dan yang tidak
bersayap untuk puji-pujian.
Kemudian karena kasih dan kemuarahan hati Bapa, saya juga dipertemukan
dengan Yohanes, murid yang paling dikasihi Tuhan. Yohanes berkata pada
saya, "kamu ingini hati-Nya aja, ingini dekat ama Tuhan aja, jangan ingini
yang lain".

Setelah itu saya diajak ke pekarangan dan disana saya bertemu dengan Raja
Daud yang masih berpakaian seorang raja lengkap, kemudian dia berkata pada
saya kalo dia ada disana hanya karena kasih dan kemurahan hati Tuhan. Saya
takjub sekali karena setau saya Raja daud itu kan intim sekali dengan
Tuhan, tetapi kok dia sendiri bisa berkata bahwa dia ada disana hanya
karena kasih kemurahan hati Tuhan. Kemudian bagaimana dengan kita yang
hidup di dunia ini dan tidak intim dengan Tuhan? Raja daud juga berpesan
pada saya untuk menyampaikan kepada anak-anak Tuhan untuk selalu menjaga
kekudusan apalagi anak-anak muda jaman sekarang yang gampang jatuh dalam
ketidakkudusan seperti melakukan perzinahan dan kenajisan.
Saya juga bertemu dgn Musa yang hanya berkata "Aku menyesal karena tidak
dapat masuk ke tanah perjanjian".
Saya juga ketemu Paulus yang bilang bahwa kalo kamu menghadapi pencobaan
yakinlah bahwa itu tidak akan melebihi kekuatannmu. Jadi sodara-sodara,
yakinlah kalo kita menghadapi kesulitan yang luar biasa yakinlah bahwa
Tuhan pasti akan menolong dan pencobaan itu tidak akan melebihi kekuatan
kita.

Kemudian saya bertanya pada Tuhan, apa kunci untuk bisa masuk istana
Tuhan, Tuhan pun menjawab "hal itu gampang sekali, kamu cuma harus intim
aja sama Aku, deket dengan Aku, melekat pada Aku, tidak ada yg lain".
Saya bersyukur sekali bisa ketemu Tuhan Yesus yang memulihkan kehidupan
saya, karena hanya pertemuan pribadi ini yang memulihkan saya.
Tuhan Yesus wajahnya lembut dan penuh kasih, jauh berbeda denga
gambar-gambar yang ada. Wajahnya mulia dan bisa membuat kita terkesima
melihat-Nya.
Tokoh-tokoh Alkitab yang kita baca umurnya ratusan tahun juga waktu saya
temui di surga, mereka umurnya masih muda, sedang gagah-gagah nya, sekitar
umur 30 – 40 tahun. Sayapun waktu dibawa Tuhan, di alam roh, saya seperti
anak kecil berumur 10 tahun, padahal dalam kehidupan nyata, umur saya
sudah 21 tahun.

Jadi sodara-sodara, bersiap-siaplah, supaya kita selalu layak dihadapan
Tuhan, hidup kudus dan dekat melekat denga Tuhan. Kita tidak tahu kapan
kita dipanggil, jadi harus cepat bertobat dan hidup kudus.
Buat sodara-sodara yang belum percaya, cepat-cepatlah percaya karena hanya
Tuhan Yesus Kristus lah yang punya kerajaan surga, hanya Tuhan Yesus lah
satu-satunya jalan menuju keselamatan dan surga.
Praise The Lord....
http://www.youtube.com/watch?v=oZTfuOnwK70
No virus found in this incoming message.
Checked by AVG.
Version: 8.0.100 / Virus Database: 270.4.0/1506 - Release Date: 6/17/2008
4:30 PM
 

Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Re: Kesaksian ttg Neraka oleh Elizabeth

Wal Suparmo
In reply to this post by Henry-75

Salam,
  Si  Elizabeth ini tentu minimal membawa HP jika tidak ,mungkin malah membawa kamera video.Saya ingin melihat liputannya yang didapat dari pandangan dalam neraka sedangkan kalau yang mengenai bau amis dsb, mungkin karena dia sudah 3 hari tidak mandi dan tidak mengganti perban kotexnya.
  Menunggu dengan hormat perunjukkannya yang dapat ditayangkan melalui internet seperti film FITNA..
  Wasalam,
  Wal suparmo
Henry <[hidden email]> wrote:
            Ini kesaksian dari sdri. Elizabeth yg dibawa oleh Tuhan ke Neraka.
   
  Kesaksian Neraka oleh Elizabeth
 


Kejadiannya pada bulan September 2001, ketika itu saya dan team sedang berdoa syafaat di gereja. Saat itu saya sadar masih ada di dalam gereja, tapi saya juga merasakan bahwa roh saya dibawa oleh Tuhan Yesus ke suatu tempat lain.

Saya tiba disana dan tempat itu sangat mengerikan. Berbau busuk, amis, bau darah, bau benda2 terbakar, bahkan lebih busuk dari bau pasar ikan.
Saya lihat disana ada banyak hal-hal yang mengerikan. Dan yang paling membuat saya tidak tahan adalah begitu banyaknya orang-orang yang menjerit ketakutan, minta tolong, minta ampun kepada Tuhan. Mereka berkata "Lepaskan saya Tuhan, tolong saya Tuhan, ampuni saya Tuhan, saya sudah tidak kuat lagi berada disini" tetapi Tuhan Yesus hanya berkata "Pengampunan itu sudah terlambat, karena waktu di dunia kesempatan itu masih ada tapi kamu sia-siakan dan tidak kamu ambil, sekarang semua sudah terlambat, tidak ada lagi pengampunan di neraka"
Disana saya juga melihat berbagai macam hal sangat mengerikan, jutaan orang disisi kanan saya dibakar api hingga tubuh mereka meleleh. Anehnya tubuh yang meleleh tadi kemudian kembali tumbuh normal dan utuh, tapi kemudian dibakar lagi sampai habis, dan hal ini terjadi berulang kali, sehingga sakitnya itu tidak terkira dan tidak pernah berhenti.

Disisi kanan itu juga saya melihat ada orang yang digerogoti ulat-ulat kecil, seperti yang sudah disampaikan dalam Firman Tuhan bahwa di neraka terdapat api yg kekal dan juga jutaan ulat yang menggerogoti tubuh manusia dengan kekal.


sampaikan kesaksian ini, apabila mereka percaya Puji Tuhan, tetapi apabila mereka tidak percaya ya sudah, biarkan saja, tidak usah bingung, yang penting kamu sudah menyampaikan dan mereka sudah mendengar, keputusan ada ditangan mereka masing-masing".

Saya dan Tuhan Yesus terus berjalan hingga tiba di sebuah persimpangan, ada jalan yang ke kiri dan ada jalan yang ke kanan. Saya melihat ada banyak sel-sel yang diisi dengan orang yang jumlahnya banyak sekali. 1 sel diisi 1 orang, kemudian juga ada iblis yang sedang tertawa kesenangan diantara banyak orang yang menangis menjerit karena tidak tahan oleh siksaasn. Ada yang matanya dicungkil sampai darahnya mengalir deras sekali, ada yang tangannya dikuliti, ada yang lidahnya dipotong-potong, tetapi sama seperti diawal kesaksian saya, mata, tangan, lidah, dll itu bisa kembali normal utuh kembali, namun setelah itu kembali disiksa. Tiada henti-hentinya, siksaan di neraka itu sifatnya kekal. Saya dengar lagi semua orang menangis, minta tolong dan minta ampun, tapi Tuhan tetap tidak bisa menolong, karena semua memang sudah terlambat.

Saya kemudian bertanya pada Tuhan, "Tuhan, orang-orang yang ada disini pasti orang-orang yang tidak percaya Tuhan Yesus kan?", tetapi Tuhan menjawab "Oh tidak,. Justru yang ada disini adalah orang-orang kristen yang sudah percaya Tuhan Yesus". Saya kaget sekali, lalu saya bertanya kenapa justru orang-orang kristen juga ada yang di neraka, bukankah mereka sudah percaya dan menerima Yesus. Tuhan pun menjawab, "Mereka memang orang kristen yang percaya dan menerima Yesus, tetapi kehidupan yang mereka jalani bukanlah kehidupan kudus yang diinginkan Tuhan. Mereka diberi anggota tubuh yang lengkap seperti tangan yang seharusnya untuk menyembah Tuhan, tetapi digunakan untuk memukul. Diberi mulut untuk memuji Tuhan tetapi digunakan untuk menggerutu, mengomel dan mencaci maki orang".

Jadi hal-hal itu tidak berkenan bagi Tuhan. Kita harus dapat mempergunakan tubuh yang diberikan Tuhan dengan benar dan selalu menjaga kekudusannya, karena apapun yang kita lakukan di dunia ini akan kita pertanggungjawabkan kepada Tuhan setelah kita dipanggil kembali. Kita tidak dapat menyembunyikan apapun dari Tuhan karena Tuhan mengetahui segala apa yang kita lakukan, walaupun ditempat yang tersembunyi sekalipun.
Saya pun diajak jalan semakin ke dalam ke pusat neraka. Dipusat neraka ada ada sebuah sumur yang menyerupai kawah belerang. Didalam sumur itu saya melihat ada orang-orang yang diikat berdua-duaan, jadi perempuan dengan perempuan dan laki-laki dengan laki-laki. Tuhan pun menjelaskan kepada saya bahwa mereka yang diikat berduaan itu adalah para lesbian, waria dan homo. Yang walaupun mereka mengaku bahwa mereka menerima dan percaya Yesus, tetapi kehidupan mereka tetap seperti itu , maka mereka akan ditempatkan Tuhan disana.

Tidak jauh dari sana, di pusat neraka juga ada juga orang-orang yang dihukum di kawah belerang ini, yaitu orang-orang yang suka dengan perdukunan, suka cari penglarisan, cari suhu atau paranormal, kemudian ada juga sel-sel, dimana 1 sel diisi 1 org, yang didalamnya terdapat orang-orang yang alat kelaminnya digerogoti ulat-ulat sampai darahnya mengalir deras kemudian bentuknya kembali normal dan utuh lagi, kemudian digerogoti lagi dan hal itu terjadi berulang-ulang, tidak pernah berhenti. Tuhan bilang kepada saya bahwa itu adalah tempat untuk orang-orang yang mengaku sudah Kristen tetapi masih tetap bermain-main dengan kekudusan, masih ke tempat-tempat yang tidak benar, masih punya simpanan, itu akan masuk kesana, karena menganggap masih ada waktu buat bertobat, padahal kita tidak tahu kapan kita akan menghadap Tuhan.

Semakin kedalam lorong neraka, keadaan semakin gelap dan pengap, trus saya melihat ada iblis yang berkata "Ayo pak pendeta, khotbah lagi pak pendeta, kamu kan didunia khotbah, kenapa disini tidak mau khotbah". Saya jadi bingung kok ada pendeta yang masuk neraka? Pendeta kan hidupnya suci dan percaya Yesus. Tapi Tuhan berkata, pendeta itu memang rajin berkhotbah, mengabarkan Firman Tuhan, tetapi dia sendiri tidak bisa menjalankan firman itu dalam kehidupannya, dia menggelapkan dan menggunakan uang jemaat, hidup tidak kudus, punya istri simpanan, dll. Merekalah yang ditempatkan disana oleh Tuhan. Saya melihat pendeta itu berusaha keluar, tetapi tidak bisa, kemudian mulutnya dirobek dan dicakar oleh iblis sampai tidak berbentuk, darah mengalir, tetapi mulut dan wajahnya kembali normal lagi, trus dicakar disobek lagi, dst, dst. Disana juga para pendeta itu berteriak kepada Tuhan, minta ampun, tapi Tuhan tetap berkata, bahwa semua itu sudah terlambat, ketika orang-orang tiba di
 neraka kesempatan bertobat itu sudah tidak ada.

Setelah melihat semua ini, saya bilang ke Tuhan, Tuhan saya tidak mau tinggal disini, saya tidak mau masuk kesini lagi, bahkan sampai saya sadar dan roh saya telah kembali ke tubuh saya pun, bau busuk neraka itu masih tercium, padahal didekat saya tidak ada sampah atau kotoran berbau busuk (saking bau busuknya, setelah sadar, elizabeth sampai 40 hari tidak makan, hanya minum saja. Puji Tuhan dia tetap kuat, tidak lemas, menurutnya mungkin karena dia makan buah yang diberikan Tuhan pada saat mereka berada di taman dalam surga).

Saya bilang ke Tuhan, kok begini ya? Kok orang kristen banyak yang masuk ke neraka bahkan para pendeta, saya bilang ke Tuhan kalo saya sudah tidak kuat lagi, kemudian Tuhan memeluk saya dengan hangat, menghibur saya dan akhirnya membawa saya ke suatu tempat lain yang sangat jauh berbeda dengan neraka. Tempat yang sangat indah, teramat sangat indah sekali.
Disana saya melihat ada banyak sekali rumah, ada yang kecil dan ada yang besar, ada yang sudah jadi dan ada yang belum jadi. Lalu saya bertanya kepada Tuhan, rumah-rumah siapakah itu. Tuhan menjawab kalo itu adalah rumah untuk anak-anak-Ku. Nanti apabila pulang sudah disediakan rumah tinggal. Saudara, apa yang dikatakan Firman Tuhan itu benar bahwa Tuhan Yesus pergi kepada Bapa untuk menyediakan tempat tinggal bagi kita semua.
Yang disediakan untuk kita yang percaya kepada Tuhan Yesus, yang percaya dan mau melayani Tuhan dengan kudus, tulus dan murni hatinya.
Saya juga bertanya kok rumahnya ada yang kecil dan ada yang besar, Tuhan menjawab bahwa itu semua tergantung dari ketulusan pelayanan kita...bukan dari banyaknya pelayanan yang dilakukan, tapi dari ketulusan dalam melayani Tuhan, motivasi dalam melayani. Semakin kita tulus dan dekat maka semakin Tuhan memberikan tempat yang terbaik. Trus diantara rumah-rumah itu ada yang separoh jadi dan ada yang sudah jadi, Tuhan bilang bahwa yang sudah jadi artinya orangnya sudah meninggal dan sudah bersama dengan Tuhan, sedangkan yang baru separuh jadi artinya orangnya masih belum meninggal.
Surga itu sangat terang sekali, tidak menyilaukan tidak panas di kulit walalupun terang sekali, tapi sejuk di kulit.

Di ujungnya surga saya melihat ada barak, ada suatu tempat besar tapi untuk rombongan banyak orang, yang ternyata itu adalah tempat untuk orang-orang yang tidak percaya Tuhan Yesus tetapi waktu mau meninggal, misalnya dalam keadaan sakit atau koma, terus didoakan dan mau bertobat, menerima Yesus Kristus trus langsung meninggal, maka mereka akan ditempatkan disana.
Jalan yang ada disurga, di rumah-rumah itu indah sekali, seperti butiran kaca. Ada banyak pohon buah-buahan. Saya juga sempat diberi buah oleh Tuhan dan ajaib, begitu buahnya dipetik, langsung numbuh lagi. Jadi kehidupan baik disurga maupun dineraka itu semua adalah kekal.
Tidak jauh dari situ saya melihat ada istana yang indah sekali, Tuhan katakan itu adalah Istana-Nya dan akhirnya mengajak saya kesana.
Disana saya melihat banyak orang memuji dan menyembah Tuhan setiap saat tanpa ada rasa capek, ngantuk dan lelah. Mereka memuji Tuhan setiap saat, setiap waktu. Sesuai dengan Firman Tuhan, saya lihat istana itu benar terdiri dari emas permata. Lantainya terbuat dari emas, dindingnya dari batu permata yang indah sekali. Tuhan itu adalah Raja diatas segala raja, Dia adalah Raja yang sangat kaya sekali.
Saya lihat juga ada malaikat. Malaikat itu ada 2 macam, ada yang bersayap dan ada yang tidak bersayap.
Malaikat yang bersayap itu adalah untuk peperangan rohani dan yang tidak bersayap untuk puji-pujian.
Kemudian karena kasih dan kemuarahan hati Bapa, saya juga dipertemukan dengan Yohanes, murid yang paling dikasihi Tuhan. Yohanes berkata pada saya, "kamu ingini hati-Nya aja, ingini dekat ama Tuhan aja, jangan ingini yang lain".

Setelah itu saya diajak ke pekarangan dan disana saya bertemu dengan Raja Daud yang masih berpakaian seorang raja lengkap, kemudian dia berkata pada saya kalo dia ada disana hanya karena kasih dan kemurahan hati Tuhan. Saya takjub sekali karena setau saya Raja daud itu kan intim sekali dengan Tuhan, tetapi kok dia sendiri bisa berkata bahwa dia ada disana hanya karena kasih kemurahan hati Tuhan. Kemudian bagaimana dengan kita yang hidup di dunia ini dan tidak intim dengan Tuhan? Raja daud juga berpesan pada saya untuk menyampaikan kepada anak-anak Tuhan untuk selalu menjaga kekudusan apalagi anak-anak muda jaman sekarang yang gampang jatuh dalam ketidakkudusan seperti melakukan perzinahan dan kenajisan.
Saya juga bertemu dgn Musa yang hanya berkata "Aku menyesal karena tidak dapat masuk ke tanah perjanjian".
Saya juga ketemu Paulus yang bilang bahwa kalo kamu menghadapi pencobaan yakinlah bahwa itu tidak akan melebihi kekuatannmu. Jadi sodara-sodara, yakinlah kalo kita menghadapi kesulitan yang luar biasa yakinlah bahwa Tuhan pasti akan menolong dan pencobaan itu tidak akan melebihi kekuatan kita.

Kemudian saya bertanya pada Tuhan, apa kunci untuk bisa masuk istana Tuhan, Tuhan pun menjawab "hal itu gampang sekali, kamu cuma harus intim aja sama Aku, deket dengan Aku, melekat pada Aku, tidak ada yg lain".

  Saya bersyukur sekali bisa ketemu Tuhan Yesus yang memulihkan kehidupan saya, karena hanya pertemuan pribadi ini yang memulihkan saya.
Tuhan Yesus wajahnya lembut dan penuh kasih, jauh berbeda denga gambar-gambar yang ada. Wajahnya mulia dan bisa membuat kita terkesima melihat-Nya.
Tokoh-tokoh Alkitab yang kita baca umurnya ratusan tahun juga waktu saya temui di surga, mereka umurnya masih muda, sedang gagah-gagah nya, sekitar umur 30 – 40 tahun. Sayapun waktu dibawa Tuhan, di alam roh, saya seperti anak kecil berumur 10 tahun, padahal dalam kehidupan nyata, umur saya sudah 21 tahun.

Jadi sodara-sodara, bersiap-siaplah, supaya kita selalu layak dihadapan Tuhan, hidup kudus dan dekat melekat denga Tuhan. Kita tidak tahu kapan kita dipanggil, jadi harus cepat bertobat dan hidup kudus.
Buat sodara-sodara yang belum percaya, cepat-cepatlah percaya karena hanya Tuhan Yesus Kristus lah yang punya kerajaan surga, hanya Tuhan Yesus lah satu-satunya jalan menuju keselamatan dan surga.
Praise The Lord....

  http://www.youtube.com/watch?v=oZTfuOnwK70
 

                           

 Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Re: Kesaksian ttg Neraka oleh Elizabeth

Wal Suparmo
In reply to this post by Henry-75

Salam,
  Si  Elizabeth ini tentu minimal membawa HP jika tidak ,mungkin malah membawa kamera video.Saya ingin melihat liputannya yang didapat dari pandangan dalam neraka sedangkan kalau yang mengenai bau amis dsb, mungkin karena dia sudah 3 hari tidak mandi dan tidak mengganti perban kotexnya.
  Menunggu dengan hormat perunjukkannya yang dapat ditayangkan melalui internet seperti film FITNA..
  Wasalam,
  Wal suparmo
Henry <[hidden email]> wrote:
            Ini kesaksian dari sdri. Elizabeth yg dibawa oleh Tuhan ke Neraka.
   
  Kesaksian Neraka oleh Elizabeth
 


Kejadiannya pada bulan September 2001, ketika itu saya dan team sedang berdoa syafaat di gereja. Saat itu saya sadar masih ada di dalam gereja, tapi saya juga merasakan bahwa roh saya dibawa oleh Tuhan Yesus ke suatu tempat lain.

Saya tiba disana dan tempat itu sangat mengerikan. Berbau busuk, amis, bau darah, bau benda2 terbakar, bahkan lebih busuk dari bau pasar ikan.
Saya lihat disana ada banyak hal-hal yang mengerikan. Dan yang paling membuat saya tidak tahan adalah begitu banyaknya orang-orang yang menjerit ketakutan, minta tolong, minta ampun kepada Tuhan. Mereka berkata "Lepaskan saya Tuhan, tolong saya Tuhan, ampuni saya Tuhan, saya sudah tidak kuat lagi berada disini" tetapi Tuhan Yesus hanya berkata "Pengampunan itu sudah terlambat, karena waktu di dunia kesempatan itu masih ada tapi kamu sia-siakan dan tidak kamu ambil, sekarang semua sudah terlambat, tidak ada lagi pengampunan di neraka"
Disana saya juga melihat berbagai macam hal sangat mengerikan, jutaan orang disisi kanan saya dibakar api hingga tubuh mereka meleleh. Anehnya tubuh yang meleleh tadi kemudian kembali tumbuh normal dan utuh, tapi kemudian dibakar lagi sampai habis, dan hal ini terjadi berulang kali, sehingga sakitnya itu tidak terkira dan tidak pernah berhenti.

Disisi kanan itu juga saya melihat ada orang yang digerogoti ulat-ulat kecil, seperti yang sudah disampaikan dalam Firman Tuhan bahwa di neraka terdapat api yg kekal dan juga jutaan ulat yang menggerogoti tubuh manusia dengan kekal.


sampaikan kesaksian ini, apabila mereka percaya Puji Tuhan, tetapi apabila mereka tidak percaya ya sudah, biarkan saja, tidak usah bingung, yang penting kamu sudah menyampaikan dan mereka sudah mendengar, keputusan ada ditangan mereka masing-masing".

Saya dan Tuhan Yesus terus berjalan hingga tiba di sebuah persimpangan, ada jalan yang ke kiri dan ada jalan yang ke kanan. Saya melihat ada banyak sel-sel yang diisi dengan orang yang jumlahnya banyak sekali. 1 sel diisi 1 orang, kemudian juga ada iblis yang sedang tertawa kesenangan diantara banyak orang yang menangis menjerit karena tidak tahan oleh siksaasn. Ada yang matanya dicungkil sampai darahnya mengalir deras sekali, ada yang tangannya dikuliti, ada yang lidahnya dipotong-potong, tetapi sama seperti diawal kesaksian saya, mata, tangan, lidah, dll itu bisa kembali normal utuh kembali, namun setelah itu kembali disiksa. Tiada henti-hentinya, siksaan di neraka itu sifatnya kekal. Saya dengar lagi semua orang menangis, minta tolong dan minta ampun, tapi Tuhan tetap tidak bisa menolong, karena semua memang sudah terlambat.

Saya kemudian bertanya pada Tuhan, "Tuhan, orang-orang yang ada disini pasti orang-orang yang tidak percaya Tuhan Yesus kan?", tetapi Tuhan menjawab "Oh tidak,. Justru yang ada disini adalah orang-orang kristen yang sudah percaya Tuhan Yesus". Saya kaget sekali, lalu saya bertanya kenapa justru orang-orang kristen juga ada yang di neraka, bukankah mereka sudah percaya dan menerima Yesus. Tuhan pun menjawab, "Mereka memang orang kristen yang percaya dan menerima Yesus, tetapi kehidupan yang mereka jalani bukanlah kehidupan kudus yang diinginkan Tuhan. Mereka diberi anggota tubuh yang lengkap seperti tangan yang seharusnya untuk menyembah Tuhan, tetapi digunakan untuk memukul. Diberi mulut untuk memuji Tuhan tetapi digunakan untuk menggerutu, mengomel dan mencaci maki orang".

Jadi hal-hal itu tidak berkenan bagi Tuhan. Kita harus dapat mempergunakan tubuh yang diberikan Tuhan dengan benar dan selalu menjaga kekudusannya, karena apapun yang kita lakukan di dunia ini akan kita pertanggungjawabkan kepada Tuhan setelah kita dipanggil kembali. Kita tidak dapat menyembunyikan apapun dari Tuhan karena Tuhan mengetahui segala apa yang kita lakukan, walaupun ditempat yang tersembunyi sekalipun.
Saya pun diajak jalan semakin ke dalam ke pusat neraka. Dipusat neraka ada ada sebuah sumur yang menyerupai kawah belerang. Didalam sumur itu saya melihat ada orang-orang yang diikat berdua-duaan, jadi perempuan dengan perempuan dan laki-laki dengan laki-laki. Tuhan pun menjelaskan kepada saya bahwa mereka yang diikat berduaan itu adalah para lesbian, waria dan homo. Yang walaupun mereka mengaku bahwa mereka menerima dan percaya Yesus, tetapi kehidupan mereka tetap seperti itu , maka mereka akan ditempatkan Tuhan disana.

Tidak jauh dari sana, di pusat neraka juga ada juga orang-orang yang dihukum di kawah belerang ini, yaitu orang-orang yang suka dengan perdukunan, suka cari penglarisan, cari suhu atau paranormal, kemudian ada juga sel-sel, dimana 1 sel diisi 1 org, yang didalamnya terdapat orang-orang yang alat kelaminnya digerogoti ulat-ulat sampai darahnya mengalir deras kemudian bentuknya kembali normal dan utuh lagi, kemudian digerogoti lagi dan hal itu terjadi berulang-ulang, tidak pernah berhenti. Tuhan bilang kepada saya bahwa itu adalah tempat untuk orang-orang yang mengaku sudah Kristen tetapi masih tetap bermain-main dengan kekudusan, masih ke tempat-tempat yang tidak benar, masih punya simpanan, itu akan masuk kesana, karena menganggap masih ada waktu buat bertobat, padahal kita tidak tahu kapan kita akan menghadap Tuhan.

Semakin kedalam lorong neraka, keadaan semakin gelap dan pengap, trus saya melihat ada iblis yang berkata "Ayo pak pendeta, khotbah lagi pak pendeta, kamu kan didunia khotbah, kenapa disini tidak mau khotbah". Saya jadi bingung kok ada pendeta yang masuk neraka? Pendeta kan hidupnya suci dan percaya Yesus. Tapi Tuhan berkata, pendeta itu memang rajin berkhotbah, mengabarkan Firman Tuhan, tetapi dia sendiri tidak bisa menjalankan firman itu dalam kehidupannya, dia menggelapkan dan menggunakan uang jemaat, hidup tidak kudus, punya istri simpanan, dll. Merekalah yang ditempatkan disana oleh Tuhan. Saya melihat pendeta itu berusaha keluar, tetapi tidak bisa, kemudian mulutnya dirobek dan dicakar oleh iblis sampai tidak berbentuk, darah mengalir, tetapi mulut dan wajahnya kembali normal lagi, trus dicakar disobek lagi, dst, dst. Disana juga para pendeta itu berteriak kepada Tuhan, minta ampun, tapi Tuhan tetap berkata, bahwa semua itu sudah terlambat, ketika orang-orang tiba di
 neraka kesempatan bertobat itu sudah tidak ada.

Setelah melihat semua ini, saya bilang ke Tuhan, Tuhan saya tidak mau tinggal disini, saya tidak mau masuk kesini lagi, bahkan sampai saya sadar dan roh saya telah kembali ke tubuh saya pun, bau busuk neraka itu masih tercium, padahal didekat saya tidak ada sampah atau kotoran berbau busuk (saking bau busuknya, setelah sadar, elizabeth sampai 40 hari tidak makan, hanya minum saja. Puji Tuhan dia tetap kuat, tidak lemas, menurutnya mungkin karena dia makan buah yang diberikan Tuhan pada saat mereka berada di taman dalam surga).

Saya bilang ke Tuhan, kok begini ya? Kok orang kristen banyak yang masuk ke neraka bahkan para pendeta, saya bilang ke Tuhan kalo saya sudah tidak kuat lagi, kemudian Tuhan memeluk saya dengan hangat, menghibur saya dan akhirnya membawa saya ke suatu tempat lain yang sangat jauh berbeda dengan neraka. Tempat yang sangat indah, teramat sangat indah sekali.
Disana saya melihat ada banyak sekali rumah, ada yang kecil dan ada yang besar, ada yang sudah jadi dan ada yang belum jadi. Lalu saya bertanya kepada Tuhan, rumah-rumah siapakah itu. Tuhan menjawab kalo itu adalah rumah untuk anak-anak-Ku. Nanti apabila pulang sudah disediakan rumah tinggal. Saudara, apa yang dikatakan Firman Tuhan itu benar bahwa Tuhan Yesus pergi kepada Bapa untuk menyediakan tempat tinggal bagi kita semua.
Yang disediakan untuk kita yang percaya kepada Tuhan Yesus, yang percaya dan mau melayani Tuhan dengan kudus, tulus dan murni hatinya.
Saya juga bertanya kok rumahnya ada yang kecil dan ada yang besar, Tuhan menjawab bahwa itu semua tergantung dari ketulusan pelayanan kita...bukan dari banyaknya pelayanan yang dilakukan, tapi dari ketulusan dalam melayani Tuhan, motivasi dalam melayani. Semakin kita tulus dan dekat maka semakin Tuhan memberikan tempat yang terbaik. Trus diantara rumah-rumah itu ada yang separoh jadi dan ada yang sudah jadi, Tuhan bilang bahwa yang sudah jadi artinya orangnya sudah meninggal dan sudah bersama dengan Tuhan, sedangkan yang baru separuh jadi artinya orangnya masih belum meninggal.
Surga itu sangat terang sekali, tidak menyilaukan tidak panas di kulit walalupun terang sekali, tapi sejuk di kulit.

Di ujungnya surga saya melihat ada barak, ada suatu tempat besar tapi untuk rombongan banyak orang, yang ternyata itu adalah tempat untuk orang-orang yang tidak percaya Tuhan Yesus tetapi waktu mau meninggal, misalnya dalam keadaan sakit atau koma, terus didoakan dan mau bertobat, menerima Yesus Kristus trus langsung meninggal, maka mereka akan ditempatkan disana.
Jalan yang ada disurga, di rumah-rumah itu indah sekali, seperti butiran kaca. Ada banyak pohon buah-buahan. Saya juga sempat diberi buah oleh Tuhan dan ajaib, begitu buahnya dipetik, langsung numbuh lagi. Jadi kehidupan baik disurga maupun dineraka itu semua adalah kekal.
Tidak jauh dari situ saya melihat ada istana yang indah sekali, Tuhan katakan itu adalah Istana-Nya dan akhirnya mengajak saya kesana.
Disana saya melihat banyak orang memuji dan menyembah Tuhan setiap saat tanpa ada rasa capek, ngantuk dan lelah. Mereka memuji Tuhan setiap saat, setiap waktu. Sesuai dengan Firman Tuhan, saya lihat istana itu benar terdiri dari emas permata. Lantainya terbuat dari emas, dindingnya dari batu permata yang indah sekali. Tuhan itu adalah Raja diatas segala raja, Dia adalah Raja yang sangat kaya sekali.
Saya lihat juga ada malaikat. Malaikat itu ada 2 macam, ada yang bersayap dan ada yang tidak bersayap.
Malaikat yang bersayap itu adalah untuk peperangan rohani dan yang tidak bersayap untuk puji-pujian.
Kemudian karena kasih dan kemuarahan hati Bapa, saya juga dipertemukan dengan Yohanes, murid yang paling dikasihi Tuhan. Yohanes berkata pada saya, "kamu ingini hati-Nya aja, ingini dekat ama Tuhan aja, jangan ingini yang lain".

Setelah itu saya diajak ke pekarangan dan disana saya bertemu dengan Raja Daud yang masih berpakaian seorang raja lengkap, kemudian dia berkata pada saya kalo dia ada disana hanya karena kasih dan kemurahan hati Tuhan. Saya takjub sekali karena setau saya Raja daud itu kan intim sekali dengan Tuhan, tetapi kok dia sendiri bisa berkata bahwa dia ada disana hanya karena kasih kemurahan hati Tuhan. Kemudian bagaimana dengan kita yang hidup di dunia ini dan tidak intim dengan Tuhan? Raja daud juga berpesan pada saya untuk menyampaikan kepada anak-anak Tuhan untuk selalu menjaga kekudusan apalagi anak-anak muda jaman sekarang yang gampang jatuh dalam ketidakkudusan seperti melakukan perzinahan dan kenajisan.
Saya juga bertemu dgn Musa yang hanya berkata "Aku menyesal karena tidak dapat masuk ke tanah perjanjian".
Saya juga ketemu Paulus yang bilang bahwa kalo kamu menghadapi pencobaan yakinlah bahwa itu tidak akan melebihi kekuatannmu. Jadi sodara-sodara, yakinlah kalo kita menghadapi kesulitan yang luar biasa yakinlah bahwa Tuhan pasti akan menolong dan pencobaan itu tidak akan melebihi kekuatan kita.

Kemudian saya bertanya pada Tuhan, apa kunci untuk bisa masuk istana Tuhan, Tuhan pun menjawab "hal itu gampang sekali, kamu cuma harus intim aja sama Aku, deket dengan Aku, melekat pada Aku, tidak ada yg lain".

  Saya bersyukur sekali bisa ketemu Tuhan Yesus yang memulihkan kehidupan saya, karena hanya pertemuan pribadi ini yang memulihkan saya.
Tuhan Yesus wajahnya lembut dan penuh kasih, jauh berbeda denga gambar-gambar yang ada. Wajahnya mulia dan bisa membuat kita terkesima melihat-Nya.
Tokoh-tokoh Alkitab yang kita baca umurnya ratusan tahun juga waktu saya temui di surga, mereka umurnya masih muda, sedang gagah-gagah nya, sekitar umur 30 – 40 tahun. Sayapun waktu dibawa Tuhan, di alam roh, saya seperti anak kecil berumur 10 tahun, padahal dalam kehidupan nyata, umur saya sudah 21 tahun.

Jadi sodara-sodara, bersiap-siaplah, supaya kita selalu layak dihadapan Tuhan, hidup kudus dan dekat melekat denga Tuhan. Kita tidak tahu kapan kita dipanggil, jadi harus cepat bertobat dan hidup kudus.
Buat sodara-sodara yang belum percaya, cepat-cepatlah percaya karena hanya Tuhan Yesus Kristus lah yang punya kerajaan surga, hanya Tuhan Yesus lah satu-satunya jalan menuju keselamatan dan surga.
Praise The Lord....

  http://www.youtube.com/watch?v=oZTfuOnwK70
 

                           

 Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Re: Kesaksian ttg Neraka oleh Elizabeth

Angga Wijaya
In reply to this post by Wal Suparmo
hehhehe................

teror.....

--- On Wed, 6/18/08, Wal Suparmo <[hidden email]> wrote:
From: Wal Suparmo <[hidden email]>
Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Kesaksian ttg Neraka oleh Elizabeth
To: [hidden email]
Date: Wednesday, June 18, 2008, 5:22 AM










   
           
Salam,  Si  Elizabeth ini tentu minimal membawa HP jika tidak ,mungkin malah membawa kamera video.Saya ingin melihat liputannya yang didapat dari pandangan dalam neraka sedangkan kalau yang mengenai bau amis dsb, mungkin karena dia sudah 3 hari tidak mandi dan tidak mengganti perban kotexnya.  Menunggu dengan hormat perunjukkannya yang dapat ditayangkan melalui internet seperti film FITNA..  Wasalam,  Wal suparmo
Henry <sijkt@centrin. net.id> wrote:        Ini kesaksian dari sdri.
 Elizabeth yg dibawa oleh Tuhan ke Neraka.      Kesaksian Neraka oleh Elizabeth  


Kejadiannya pada bulan September 2001, ketika itu saya dan team sedang berdoa syafaat di gereja. Saat itu saya sadar masih ada di dalam gereja, tapi saya juga merasakan bahwa roh saya dibawa oleh Tuhan Yesus ke suatu tempat lain.

Saya tiba disana dan tempat itu sangat mengerikan. Berbau busuk, amis, bau darah, bau benda2 terbakar, bahkan lebih busuk dari bau pasar ikan.
Saya lihat disana ada banyak hal-hal yang mengerikan. Dan yang paling membuat saya tidak tahan adalah begitu banyaknya orang-orang yang menjerit ketakutan, minta tolong, minta ampun kepada Tuhan. Mereka berkata "Lepaskan saya Tuhan, tolong saya Tuhan, ampuni saya Tuhan, saya sudah tidak kuat lagi berada disini" tetapi Tuhan Yesus hanya berkata "Pengampunan itu sudah terlambat,
 karena waktu di dunia kesempatan itu masih ada tapi kamu sia-siakan dan tidak kamu ambil, sekarang semua sudah terlambat, tidak ada lagi pengampunan di neraka"
Disana saya juga melihat berbagai macam hal sangat mengerikan, jutaan orang disisi kanan saya dibakar api hingga tubuh mereka meleleh. Anehnya tubuh yang meleleh tadi kemudian kembali tumbuh normal dan utuh, tapi kemudian dibakar lagi sampai habis, dan hal ini terjadi berulang kali, sehingga sakitnya itu tidak terkira dan tidak pernah berhenti.

Disisi kanan itu juga saya melihat ada orang yang digerogoti ulat-ulat kecil, seperti yang sudah disampaikan dalam Firman Tuhan bahwa di neraka terdapat api yg kekal dan juga jutaan ulat yang menggerogoti tubuh manusia dengan kekal.


sampaikan kesaksian ini, apabila mereka percaya Puji Tuhan, tetapi apabila mereka tidak percaya ya sudah, biarkan saja, tidak usah bingung, yang penting kamu sudah menyampaikan dan mereka sudah mendengar, keputusan ada
 ditangan mereka masing-masing" .

Saya dan Tuhan Yesus terus berjalan hingga tiba di sebuah persimpangan, ada jalan yang ke kiri dan ada jalan yang ke kanan. Saya melihat ada banyak sel-sel yang diisi dengan orang yang jumlahnya banyak sekali. 1 sel diisi 1 orang, kemudian juga ada iblis yang sedang tertawa kesenangan diantara banyak orang yang menangis menjerit karena tidak tahan oleh siksaasn. Ada yang matanya dicungkil sampai darahnya mengalir deras sekali, ada yang tangannya dikuliti, ada yang lidahnya dipotong-potong, tetapi sama seperti diawal kesaksian saya, mata, tangan, lidah, dll itu bisa kembali normal utuh kembali, namun setelah itu kembali disiksa. Tiada henti-hentinya, siksaan di neraka itu sifatnya kekal. Saya dengar lagi semua orang menangis, minta tolong dan minta ampun, tapi Tuhan tetap tidak bisa menolong, karena semua memang sudah terlambat.

Saya kemudian bertanya pada Tuhan, "Tuhan, orang-orang yang ada disini pasti orang-orang yang
 tidak percaya Tuhan Yesus kan?", tetapi Tuhan menjawab "Oh tidak,. Justru yang ada disini adalah orang-orang kristen yang sudah percaya Tuhan Yesus". Saya kaget sekali, lalu saya bertanya kenapa justru orang-orang kristen juga ada yang di neraka, bukankah mereka sudah percaya dan menerima Yesus. Tuhan pun menjawab, "Mereka memang orang kristen yang percaya dan menerima Yesus, tetapi kehidupan yang mereka jalani bukanlah kehidupan kudus yang diinginkan Tuhan. Mereka diberi anggota tubuh yang lengkap seperti tangan yang seharusnya untuk menyembah Tuhan, tetapi digunakan untuk memukul. Diberi mulut untuk memuji Tuhan tetapi digunakan untuk menggerutu, mengomel dan mencaci maki orang".

Jadi hal-hal itu tidak berkenan bagi Tuhan. Kita harus dapat mempergunakan tubuh yang diberikan Tuhan dengan benar dan selalu menjaga kekudusannya, karena apapun yang kita lakukan di dunia ini akan kita pertanggungjawabkan kepada Tuhan setelah kita dipanggil kembali. Kita tidak dapat
 menyembunyikan apapun dari Tuhan karena Tuhan mengetahui segala apa yang kita lakukan, walaupun ditempat yang tersembunyi sekalipun.
Saya pun diajak jalan semakin ke dalam ke pusat neraka. Dipusat neraka ada ada sebuah sumur yang menyerupai kawah belerang. Didalam sumur itu saya melihat ada orang-orang yang diikat berdua-duaan, jadi perempuan dengan perempuan dan laki-laki dengan laki-laki. Tuhan pun menjelaskan kepada saya bahwa mereka yang diikat berduaan itu adalah para lesbian, waria dan homo. Yang walaupun mereka mengaku bahwa mereka menerima dan percaya Yesus, tetapi kehidupan mereka tetap seperti itu , maka mereka akan ditempatkan Tuhan disana.

Tidak jauh dari sana, di pusat neraka juga ada juga orang-orang yang dihukum di kawah belerang ini, yaitu orang-orang yang suka dengan perdukunan, suka cari penglarisan, cari suhu atau paranormal, kemudian ada juga sel-sel, dimana 1 sel diisi 1 org, yang didalamnya terdapat orang-orang yang alat kelaminnya
 digerogoti ulat-ulat sampai darahnya mengalir deras kemudian bentuknya kembali normal dan utuh lagi, kemudian digerogoti lagi dan hal itu terjadi berulang-ulang, tidak pernah berhenti. Tuhan bilang kepada saya bahwa itu adalah tempat untuk orang-orang yang mengaku sudah Kristen tetapi masih tetap bermain-main dengan kekudusan, masih ke tempat-tempat yang tidak benar, masih punya simpanan, itu akan masuk kesana, karena menganggap masih ada waktu buat bertobat, padahal kita tidak tahu kapan kita akan menghadap Tuhan.

Semakin kedalam lorong neraka, keadaan semakin gelap dan pengap, trus saya melihat ada iblis yang berkata "Ayo pak pendeta, khotbah lagi pak pendeta, kamu kan didunia khotbah, kenapa disini tidak mau khotbah". Saya jadi bingung kok ada pendeta yang masuk neraka? Pendeta kan hidupnya suci dan percaya Yesus. Tapi Tuhan berkata, pendeta itu memang rajin berkhotbah, mengabarkan Firman Tuhan, tetapi dia sendiri tidak bisa menjalankan firman itu dalam
 kehidupannya, dia menggelapkan dan menggunakan uang jemaat, hidup tidak kudus, punya istri simpanan, dll. Merekalah yang ditempatkan disana oleh Tuhan. Saya melihat pendeta itu berusaha keluar, tetapi tidak bisa, kemudian mulutnya dirobek dan dicakar oleh iblis sampai tidak berbentuk, darah mengalir, tetapi mulut dan wajahnya kembali normal lagi, trus dicakar disobek lagi, dst, dst. Disana juga para pendeta itu berteriak kepada Tuhan, minta ampun, tapi Tuhan tetap berkata, bahwa semua itu sudah terlambat, ketika orang-orang tiba di neraka kesempatan bertobat itu sudah tidak ada.

Setelah melihat semua ini, saya bilang ke Tuhan, Tuhan saya tidak mau tinggal disini, saya tidak mau masuk kesini lagi, bahkan sampai saya sadar dan roh saya telah kembali ke tubuh saya pun, bau busuk neraka itu masih tercium, padahal didekat saya tidak ada sampah atau kotoran berbau busuk (saking bau busuknya, setelah sadar, elizabeth sampai 40 hari tidak makan, hanya minum saja. Puji Tuhan
 dia tetap kuat, tidak lemas, menurutnya mungkin karena dia makan buah yang diberikan Tuhan pada saat mereka berada di taman dalam surga).

Saya bilang ke Tuhan, kok begini ya? Kok orang kristen banyak yang masuk ke neraka bahkan para pendeta, saya bilang ke Tuhan kalo saya sudah tidak kuat lagi, kemudian Tuhan memeluk saya dengan hangat, menghibur saya dan akhirnya membawa saya ke suatu tempat lain yang sangat jauh berbeda dengan neraka. Tempat yang sangat indah, teramat sangat indah sekali.
Disana saya melihat ada banyak sekali rumah, ada yang kecil dan ada yang besar, ada yang sudah jadi dan ada yang belum jadi. Lalu saya bertanya kepada Tuhan, rumah-rumah siapakah itu. Tuhan menjawab kalo itu adalah rumah untuk anak-anak-Ku. Nanti apabila pulang sudah disediakan rumah tinggal. Saudara, apa yang dikatakan Firman Tuhan itu benar bahwa Tuhan Yesus pergi kepada Bapa untuk menyediakan tempat tinggal bagi kita semua.
Yang disediakan untuk kita yang percaya kepada
 Tuhan Yesus, yang percaya dan mau melayani Tuhan dengan kudus, tulus dan murni hatinya.
Saya juga bertanya kok rumahnya ada yang kecil dan ada yang besar, Tuhan menjawab bahwa itu semua tergantung dari ketulusan pelayanan kita...bukan dari banyaknya pelayanan yang dilakukan, tapi dari ketulusan dalam melayani Tuhan, motivasi dalam melayani. Semakin kita tulus dan dekat maka semakin Tuhan memberikan tempat yang terbaik. Trus diantara rumah-rumah itu ada yang separoh jadi dan ada yang sudah jadi, Tuhan bilang bahwa yang sudah jadi artinya orangnya sudah meninggal dan sudah bersama dengan Tuhan, sedangkan yang baru separuh jadi artinya orangnya masih belum meninggal.
Surga itu sangat terang sekali, tidak menyilaukan tidak panas di kulit walalupun terang sekali, tapi sejuk di kulit.

Di ujungnya surga saya melihat ada barak, ada suatu tempat besar tapi untuk rombongan banyak orang, yang ternyata itu adalah tempat untuk orang-orang yang tidak percaya Tuhan Yesus
 tetapi waktu mau meninggal, misalnya dalam keadaan sakit atau koma, terus didoakan dan mau bertobat, menerima Yesus Kristus trus langsung meninggal, maka mereka akan ditempatkan disana.
Jalan yang ada disurga, di rumah-rumah itu indah sekali, seperti butiran kaca. Ada banyak pohon buah-buahan. Saya juga sempat diberi buah oleh Tuhan dan ajaib, begitu buahnya dipetik, langsung numbuh lagi. Jadi kehidupan baik disurga maupun dineraka itu semua adalah kekal.
Tidak jauh dari situ saya melihat ada istana yang indah sekali, Tuhan katakan itu adalah Istana-Nya dan akhirnya mengajak saya kesana.
Disana saya melihat banyak orang memuji dan menyembah Tuhan setiap saat tanpa ada rasa capek, ngantuk dan lelah. Mereka memuji Tuhan setiap saat, setiap waktu. Sesuai dengan Firman Tuhan, saya lihat istana itu benar terdiri dari emas permata. Lantainya terbuat dari emas, dindingnya dari batu permata yang indah sekali. Tuhan itu adalah Raja diatas segala raja, Dia adalah Raja yang
 sangat kaya sekali.
Saya lihat juga ada malaikat. Malaikat itu ada 2 macam, ada yang bersayap dan ada yang tidak bersayap.
Malaikat yang bersayap itu adalah untuk peperangan rohani dan yang tidak bersayap untuk puji-pujian.
Kemudian karena kasih dan kemuarahan hati Bapa, saya juga dipertemukan dengan Yohanes, murid yang paling dikasihi Tuhan. Yohanes berkata pada saya, "kamu ingini hati-Nya aja, ingini dekat ama Tuhan aja, jangan ingini yang lain".

Setelah itu saya diajak ke pekarangan dan disana saya bertemu dengan Raja Daud yang masih berpakaian seorang raja lengkap, kemudian dia berkata pada saya kalo dia ada disana hanya karena kasih dan kemurahan hati Tuhan. Saya takjub sekali karena setau saya Raja daud itu kan intim sekali dengan Tuhan, tetapi kok dia sendiri bisa berkata bahwa dia ada disana hanya karena kasih kemurahan hati Tuhan. Kemudian bagaimana dengan kita yang hidup di dunia ini dan tidak intim dengan Tuhan? Raja daud juga berpesan pada
 saya untuk menyampaikan kepada anak-anak Tuhan untuk selalu menjaga kekudusan apalagi anak-anak muda jaman sekarang yang gampang jatuh dalam ketidakkudusan seperti melakukan perzinahan dan kenajisan.
Saya juga bertemu dgn Musa yang hanya berkata "Aku menyesal karena tidak dapat masuk ke tanah perjanjian".
Saya juga ketemu Paulus yang bilang bahwa kalo kamu menghadapi pencobaan yakinlah bahwa itu tidak akan melebihi kekuatannmu. Jadi sodara-sodara, yakinlah kalo kita menghadapi kesulitan yang luar biasa yakinlah bahwa Tuhan pasti akan menolong dan pencobaan itu tidak akan melebihi kekuatan kita.

Kemudian saya bertanya pada Tuhan, apa kunci untuk bisa masuk istana Tuhan, Tuhan pun menjawab "hal itu gampang sekali, kamu cuma harus intim aja sama Aku, deket dengan Aku, melekat pada Aku, tidak ada yg lain".
  Saya bersyukur sekali bisa ketemu Tuhan Yesus yang memulihkan kehidupan saya, karena hanya pertemuan pribadi ini yang memulihkan saya.
Tuhan
 Yesus wajahnya lembut dan penuh kasih, jauh berbeda denga gambar-gambar yang ada. Wajahnya mulia dan bisa membuat kita terkesima melihat-Nya.
Tokoh-tokoh Alkitab yang kita baca umurnya ratusan tahun juga waktu saya temui di surga, mereka umurnya masih muda, sedang gagah-gagah nya, sekitar umur 30 – 40 tahun. Sayapun waktu dibawa Tuhan, di alam roh, saya seperti anak kecil berumur 10 tahun, padahal dalam kehidupan nyata, umur saya sudah 21 tahun.

Jadi sodara-sodara, bersiap-siaplah, supaya kita selalu layak dihadapan Tuhan, hidup kudus dan dekat melekat denga Tuhan. Kita tidak tahu kapan kita dipanggil, jadi harus cepat bertobat dan hidup kudus.
Buat sodara-sodara yang belum percaya, cepat-cepatlah percaya karena hanya Tuhan Yesus Kristus lah yang punya kerajaan surga, hanya Tuhan Yesus lah satu-satunya jalan menuju keselamatan dan surga.
Praise The Lord....
  http://www.youtube. com/watch? v=oZTfuOnwK70  
 Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .yahoo.com
     

   
   
       
         
       
       








       


       
       


     
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Re: Kesaksian ttg Neraka oleh Elizabeth

Sjahrazad Alamsjah
In reply to this post by Henry-75
--- In [hidden email], "Henry" <sijkt@...> wrote:
> Tokoh-tokoh Alkitab yang kita baca umurnya ratusan tahun juga waktu saya
> temui di surga, mereka umurnya masih muda, sedang gagah-gagah nya,
> sekitar umur 30 – 40 tahun. Sayapun waktu dibawa Tuhan, di alam roh,
> saya seperti anak kecil berumur 10 tahun, padahal dalam kehidupan nyata,
> umur saya sudah 21 tahun.
>

nah kalo ini si Doel mau :) sekarang 53 jadi kalo disana bisa mudaan
dikit jadi 42 tahun. Terus kalo lebih muda jadi lebih gagah tapi terus
ngapain?

mang Dipo ikutan ndak, biar jadi lebih muda he.. he..

mohon pencerahan,
nuwun,
si Doel

bercita cita masuk sorga biar jadi mudaan..

Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Re: Re: Kesaksian ttg Neraka oleh Elizabeth

Mas Dipo
In reply to this post by Henry-75
Iya...ya... trus klo muda mo ngapain lagi?
Loh kok tanya lageee...
eMang waktu muda yang dulu ngapain aza, yah?
Atow waktu muda kurang bahagia dan saat di'muda'kan lagi cari yang dulu belum terlaksana?
Mas Doel, dipo gak ikutan muda lageee... habis dulu waktu sejak kecil, dewasa dan tua dan bisa ngerasaain pada massanya dengan suka ria, biarpun dalam waktu dan suasana yang ter'batas' tetep aza bisa menikmatinya
Di sorga/neraka ada matahari/bulan atow siang/malam gak, yah?
Dulu waktu saya berkunjung di sorga dan nereka koq tidak ada siang dan malam, adanya seperti suasana pagi atow sore, diantara siang dan malam atow diantara malam dan siang, tuh..
Nuwun, dipo


----- Original Message ----
From: Sjahrazad Alamsjah <[hidden email]>


nah kalo ini si Doel mau :) sekarang 53 jadi kalo disana bisa mudaan
dikit jadi 42 tahun. Terus kalo lebih muda jadi lebih gagah tapi terus
ngapain?

mang Dipo ikutan ndak, biar jadi lebih muda he.. he..

mohon pencerahan,
nuwun,
si Doel

bercita cita masuk sorga biar jadi mudaan..


Recent Activity
        *  48
New Members
        *  2
New Photos
        *  1
New LinksVisit Your Group
Search Ads
Get new customers.
List your web site
in Yahoo! Search.
Health Groups
for people over 40
Join people who are
staying in shape.
Yahoo! Groups
Discover healthy
living groups and
live a full life.
.
 


     
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Re: Kesaksian ttg Neraka oleh Elizabeth

Henky kuntarto
In reply to this post by Henry-75
Inilah hasilnya kalo kita membayangkan neraka memakai pikiran kita,
sehingga semua hal-hal yang tertulis di alkitab menjadi bagian dari
pikiran kita dan akhirnya kita anggap menjadi suatu kebenaran mutlak,
kita selalu membayangkan dalam pikiran sehingga muncul gambaran2 tersebut.

Mungkin Elizabeth ini perlu melakukan past live regression atau
hypnoterapi untuk menguji apakah yang dibicarakan ini adalah suatu
pengalaman atau suatu bentuk khayalan yang sangat kuat terhadap apa
yang diajarkan oleh alkitab atau para tutor duniawinya. Karena pikiran
itu mencipta. Karena saya lihat apa yang dibayangkan oleh dia adalah
sama  seperti yang biasanya tertulis dalam buku2 rohani.

Pemahaman saya mengenai neraka adalah pengalaman dari hasil yang
terburuk yang mungkin dari satu pilihan, keputusan dan ciptaan kita.
Itu adalah konsekuensi ilmiah dari pikiran apapun yang menyangkal
Tuhan, atau mengatakan tidak kepada siapa diri kita sesungguhnya dalam
hubungan dengan Tuhan.

Neraka adalah rasa sakit yang kita derita melaui pikiran yang keliru.
Merupakan kebalikan dari kegembiraan. Atau suatu keadaan yang tak
terpenuhi. Neraka adalah mengetahui Siapa dan Apa diri kita, tetapi
gagal mengalaminya. Neraka bukanlah suatu tempat yang kita khayalkan
seperti terbakar dalam api abadi atau suatu keadaan penyiksaan kekal.
Karena sesungguhnya semuanya adalah satu, kita adalah spirit/energi
Ilahi yang sedang mengalami pengalaman manusia. Kita diciptakan
menurut gambar dan rupa Tuhan, essensi kita  sama. Jadi mustahil Tuhan
menghukum diriNya sendiri.


--- In [hidden email], "Henry" <sijkt@...> wrote:

>
>
> Ini kesaksian dari sdri. Elizabeth yg dibawa oleh Tuhan ke Neraka.
>
>
>
> Kesaksian Neraka oleh Elizabeth
>
>
>
>
> Kejadiannya pada bulan September 2001, ketika itu saya dan team sedang
> berdoa syafaat di gereja. Saat itu saya sadar masih ada di dalam gereja,
> tapi saya juga merasakan bahwa roh saya dibawa oleh Tuhan Yesus ke suatu
> tempat lain.
>
> Saya tiba disana dan tempat itu sangat mengerikan. Berbau busuk, amis,
> bau darah, bau benda2 terbakar, bahkan lebih busuk dari bau pasar ikan.
> Saya lihat disana ada banyak hal-hal yang mengerikan. Dan yang paling
> membuat saya tidak tahan adalah begitu banyaknya orang-orang yang
> menjerit ketakutan, minta tolong, minta ampun kepada Tuhan. Mereka
> berkata "Lepaskan saya Tuhan, tolong saya Tuhan, ampuni saya Tuhan,
> saya sudah tidak kuat lagi berada disini" tetapi Tuhan Yesus hanya
> berkata "Pengampunan itu sudah terlambat, karena waktu di dunia
> kesempatan itu masih ada tapi kamu sia-siakan dan tidak kamu ambil,
> sekarang semua sudah terlambat, tidak ada lagi pengampunan di
> neraka"
> Disana saya juga melihat berbagai macam hal sangat mengerikan, jutaan
> orang disisi kanan saya dibakar api hingga tubuh mereka meleleh. Anehnya
> tubuh yang meleleh tadi kemudian kembali tumbuh normal dan utuh, tapi
> kemudian dibakar lagi sampai habis, dan hal ini terjadi berulang kali,
> sehingga sakitnya itu tidak terkira dan tidak pernah berhenti.
>
> Disisi kanan itu juga saya melihat ada orang yang digerogoti ulat-ulat
> kecil, seperti yang sudah disampaikan dalam Firman Tuhan bahwa di neraka
> terdapat api yg kekal dan juga jutaan ulat yang menggerogoti tubuh
> manusia dengan kekal.
>
>
> sampaikan kesaksian ini, apabila mereka percaya Puji Tuhan, tetapi
> apabila mereka tidak percaya ya sudah, biarkan saja, tidak usah bingung,
> yang penting kamu sudah menyampaikan dan mereka sudah mendengar,
> keputusan ada ditangan mereka masing-masing".
>
> Saya dan Tuhan Yesus terus berjalan hingga tiba di sebuah persimpangan,
> ada jalan yang ke kiri dan ada jalan yang ke kanan. Saya melihat ada
> banyak sel-sel yang diisi dengan orang yang jumlahnya banyak sekali. 1
> sel diisi 1 orang, kemudian juga ada iblis yang sedang tertawa
> kesenangan diantara banyak orang yang menangis menjerit karena tidak
> tahan oleh siksaasn. Ada yang matanya dicungkil sampai darahnya mengalir
> deras sekali, ada yang tangannya dikuliti, ada yang lidahnya
> dipotong-potong, tetapi sama seperti diawal kesaksian saya, mata,
> tangan, lidah, dll itu bisa kembali normal utuh kembali, namun setelah
> itu kembali disiksa. Tiada henti-hentinya, siksaan di neraka itu
> sifatnya kekal. Saya dengar lagi semua orang menangis, minta tolong dan
> minta ampun, tapi Tuhan tetap tidak bisa menolong, karena semua memang
> sudah terlambat.
>
> Saya kemudian bertanya pada Tuhan, "Tuhan, orang-orang yang ada
> disini pasti orang-orang yang tidak percaya Tuhan Yesus kan?",
> tetapi Tuhan menjawab "Oh tidak,. Justru yang ada disini adalah
> orang-orang kristen yang sudah percaya Tuhan Yesus". Saya kaget
> sekali, lalu saya bertanya kenapa justru orang-orang kristen juga ada
> yang di neraka, bukankah mereka sudah percaya dan menerima Yesus. Tuhan
> pun menjawab, "Mereka memang orang kristen yang percaya dan menerima
> Yesus, tetapi kehidupan yang mereka jalani bukanlah kehidupan kudus yang
> diinginkan Tuhan. Mereka diberi anggota tubuh yang lengkap seperti
> tangan yang seharusnya untuk menyembah Tuhan, tetapi digunakan untuk
> memukul. Diberi mulut untuk memuji Tuhan tetapi digunakan untuk
> menggerutu, mengomel dan mencaci maki orang".
>
> Jadi hal-hal itu tidak berkenan bagi Tuhan. Kita harus dapat
> mempergunakan tubuh yang diberikan Tuhan dengan benar dan selalu menjaga
> kekudusannya, karena apapun yang kita lakukan di dunia ini akan kita
> pertanggungjawabkan kepada Tuhan setelah kita dipanggil kembali. Kita
> tidak dapat menyembunyikan apapun dari Tuhan karena Tuhan mengetahui
> segala apa yang kita lakukan, walaupun ditempat yang tersembunyi
> sekalipun.
> Saya pun diajak jalan semakin ke dalam ke pusat neraka. Dipusat neraka
> ada ada sebuah sumur yang menyerupai kawah belerang. Didalam sumur itu
> saya melihat ada orang-orang yang diikat berdua-duaan, jadi perempuan
> dengan perempuan dan laki-laki dengan laki-laki. Tuhan pun menjelaskan
> kepada saya bahwa mereka yang diikat berduaan itu adalah para lesbian,
> waria dan homo. Yang walaupun mereka mengaku bahwa mereka menerima dan
> percaya Yesus, tetapi kehidupan mereka tetap seperti itu , maka mereka
> akan ditempatkan Tuhan disana.
>
> Tidak jauh dari sana, di pusat neraka juga ada juga orang-orang yang
> dihukum di kawah belerang ini, yaitu orang-orang yang suka dengan
> perdukunan, suka cari penglarisan, cari suhu atau paranormal, kemudian
> ada juga sel-sel, dimana 1 sel diisi 1 org, yang didalamnya terdapat
> orang-orang yang alat kelaminnya digerogoti ulat-ulat sampai darahnya
> mengalir deras kemudian bentuknya kembali normal dan utuh lagi, kemudian
> digerogoti lagi dan hal itu terjadi berulang-ulang, tidak pernah
> berhenti. Tuhan bilang kepada saya bahwa itu adalah tempat untuk
> orang-orang yang mengaku sudah Kristen tetapi masih tetap bermain-main
> dengan kekudusan, masih ke tempat-tempat yang tidak benar, masih punya
> simpanan, itu akan masuk kesana, karena menganggap masih ada waktu buat
> bertobat, padahal kita tidak tahu kapan kita akan menghadap Tuhan.
>
> Semakin kedalam lorong neraka, keadaan semakin gelap dan pengap, trus
> saya melihat ada iblis yang berkata "Ayo pak pendeta, khotbah lagi
> pak pendeta, kamu kan didunia khotbah, kenapa disini tidak mau
> khotbah". Saya jadi bingung kok ada pendeta yang masuk neraka?
> Pendeta kan hidupnya suci dan percaya Yesus. Tapi Tuhan berkata, pendeta
> itu memang rajin berkhotbah, mengabarkan Firman Tuhan, tetapi dia
> sendiri tidak bisa menjalankan firman itu dalam kehidupannya, dia
> menggelapkan dan menggunakan uang jemaat, hidup tidak kudus, punya istri
> simpanan, dll. Merekalah yang ditempatkan disana oleh Tuhan. Saya
> melihat pendeta itu berusaha keluar, tetapi tidak bisa, kemudian
> mulutnya dirobek dan dicakar oleh iblis sampai tidak berbentuk, darah
> mengalir, tetapi mulut dan wajahnya kembali normal lagi, trus dicakar
> disobek lagi, dst, dst. Disana juga para pendeta itu berteriak kepada
> Tuhan, minta ampun, tapi Tuhan tetap berkata, bahwa semua itu sudah
> terlambat, ketika orang-orang tiba di neraka kesempatan bertobat itu
> sudah tidak ada.
>
> Setelah melihat semua ini, saya bilang ke Tuhan, Tuhan saya tidak mau
> tinggal disini, saya tidak mau masuk kesini lagi, bahkan sampai saya
> sadar dan roh saya telah kembali ke tubuh saya pun, bau busuk neraka itu
> masih tercium, padahal didekat saya tidak ada sampah atau kotoran berbau
> busuk (saking bau busuknya, setelah sadar, elizabeth sampai 40 hari
> tidak makan, hanya minum saja. Puji Tuhan dia tetap kuat, tidak lemas,
> menurutnya mungkin karena dia makan buah yang diberikan Tuhan pada saat
> mereka berada di taman dalam surga).
>
> Saya bilang ke Tuhan, kok begini ya? Kok orang kristen banyak yang masuk
> ke neraka bahkan para pendeta, saya bilang ke Tuhan kalo saya sudah
> tidak kuat lagi, kemudian Tuhan memeluk saya dengan hangat, menghibur
> saya dan akhirnya membawa saya ke suatu tempat lain yang sangat jauh
> berbeda dengan neraka. Tempat yang sangat indah, teramat sangat indah
> sekali.
> Disana saya melihat ada banyak sekali rumah, ada yang kecil dan ada yang
> besar, ada yang sudah jadi dan ada yang belum jadi. Lalu saya bertanya
> kepada Tuhan, rumah-rumah siapakah itu. Tuhan menjawab kalo itu adalah
> rumah untuk anak-anak-Ku. Nanti apabila pulang sudah disediakan rumah
> tinggal. Saudara, apa yang dikatakan Firman Tuhan itu benar bahwa Tuhan
> Yesus pergi kepada Bapa untuk menyediakan tempat tinggal bagi kita
> semua.
> Yang disediakan untuk kita yang percaya kepada Tuhan Yesus, yang percaya
> dan mau melayani Tuhan dengan kudus, tulus dan murni hatinya.
> Saya juga bertanya kok rumahnya ada yang kecil dan ada yang besar, Tuhan
> menjawab bahwa itu semua tergantung dari ketulusan pelayanan
> kita...bukan dari banyaknya pelayanan yang dilakukan, tapi dari
> ketulusan dalam melayani Tuhan, motivasi dalam melayani. Semakin kita
> tulus dan dekat maka semakin Tuhan memberikan tempat yang terbaik. Trus
> diantara rumah-rumah itu ada yang separoh jadi dan ada yang sudah jadi,
> Tuhan bilang bahwa yang sudah jadi artinya orangnya sudah meninggal dan
> sudah bersama dengan Tuhan, sedangkan yang baru separuh jadi artinya
> orangnya masih belum meninggal.
> Surga itu sangat terang sekali, tidak menyilaukan tidak panas di kulit
> walalupun terang sekali, tapi sejuk di kulit.
>
> Di ujungnya surga saya melihat ada barak, ada suatu tempat besar tapi
> untuk rombongan banyak orang, yang ternyata itu adalah tempat untuk
> orang-orang yang tidak percaya Tuhan Yesus tetapi waktu mau meninggal,
> misalnya dalam keadaan sakit atau koma, terus didoakan dan mau bertobat,
> menerima Yesus Kristus trus langsung meninggal, maka mereka akan
> ditempatkan disana.
> Jalan yang ada disurga, di rumah-rumah itu indah sekali, seperti butiran
> kaca. Ada banyak pohon buah-buahan. Saya juga sempat diberi buah oleh
> Tuhan dan ajaib, begitu buahnya dipetik, langsung numbuh lagi. Jadi
> kehidupan baik disurga maupun dineraka itu semua adalah kekal.
> Tidak jauh dari situ saya melihat ada istana yang indah sekali, Tuhan
> katakan itu adalah Istana-Nya dan akhirnya mengajak saya kesana.
> Disana saya melihat banyak orang memuji dan menyembah Tuhan setiap saat
> tanpa ada rasa capek, ngantuk dan lelah. Mereka memuji Tuhan setiap
> saat, setiap waktu. Sesuai dengan Firman Tuhan, saya lihat istana itu
> benar terdiri dari emas permata. Lantainya terbuat dari emas, dindingnya
> dari batu permata yang indah sekali. Tuhan itu adalah Raja diatas segala
> raja, Dia adalah Raja yang sangat kaya sekali.
> Saya lihat juga ada malaikat. Malaikat itu ada 2 macam, ada yang
> bersayap dan ada yang tidak bersayap.
> Malaikat yang bersayap itu adalah untuk peperangan rohani dan yang tidak
> bersayap untuk puji-pujian.
> Kemudian karena kasih dan kemuarahan hati Bapa, saya juga dipertemukan
> dengan Yohanes, murid yang paling dikasihi Tuhan. Yohanes berkata pada
> saya, "kamu ingini hati-Nya aja, ingini dekat ama Tuhan aja, jangan
> ingini yang lain".
>
> Setelah itu saya diajak ke pekarangan dan disana saya bertemu dengan
> Raja Daud yang masih berpakaian seorang raja lengkap, kemudian dia
> berkata pada saya kalo dia ada disana hanya karena kasih dan kemurahan
> hati Tuhan. Saya takjub sekali karena setau saya Raja daud itu kan intim
> sekali dengan Tuhan, tetapi kok dia sendiri bisa berkata bahwa dia ada
> disana hanya karena kasih kemurahan hati Tuhan. Kemudian bagaimana
> dengan kita yang hidup di dunia ini dan tidak intim dengan Tuhan? Raja
> daud juga berpesan pada saya untuk menyampaikan kepada anak-anak Tuhan
> untuk selalu menjaga kekudusan apalagi anak-anak muda jaman sekarang
> yang gampang jatuh dalam ketidakkudusan seperti melakukan perzinahan dan
> kenajisan.
> Saya juga bertemu dgn Musa yang hanya berkata "Aku menyesal karena
> tidak dapat masuk ke tanah perjanjian".
> Saya juga ketemu Paulus yang bilang bahwa kalo kamu menghadapi pencobaan
> yakinlah bahwa itu tidak akan melebihi kekuatannmu. Jadi sodara-sodara,
> yakinlah kalo kita menghadapi kesulitan yang luar biasa yakinlah bahwa
> Tuhan pasti akan menolong dan pencobaan itu tidak akan melebihi kekuatan
> kita.
>
> Kemudian saya bertanya pada Tuhan, apa kunci untuk bisa masuk istana
> Tuhan, Tuhan pun menjawab "hal itu gampang sekali, kamu cuma harus
> intim aja sama Aku, deket dengan Aku, melekat pada Aku, tidak ada yg
> lain".
>
>
> Saya bersyukur sekali bisa ketemu Tuhan Yesus yang memulihkan kehidupan
> saya, karena hanya pertemuan pribadi ini yang memulihkan saya.
> Tuhan Yesus wajahnya lembut dan penuh kasih, jauh berbeda denga
> gambar-gambar yang ada. Wajahnya mulia dan bisa membuat kita terkesima
> melihat-Nya.
> Tokoh-tokoh Alkitab yang kita baca umurnya ratusan tahun juga waktu saya
> temui di surga, mereka umurnya masih muda, sedang gagah-gagah nya,
> sekitar umur 30 – 40 tahun. Sayapun waktu dibawa Tuhan, di alam roh,
> saya seperti anak kecil berumur 10 tahun, padahal dalam kehidupan nyata,
> umur saya sudah 21 tahun.
>
> Jadi sodara-sodara, bersiap-siaplah, supaya kita selalu layak dihadapan
> Tuhan, hidup kudus dan dekat melekat denga Tuhan. Kita tidak tahu kapan
> kita dipanggil, jadi harus cepat bertobat dan hidup kudus.
> Buat sodara-sodara yang belum percaya, cepat-cepatlah percaya karena
> hanya Tuhan Yesus Kristus lah yang punya kerajaan surga, hanya Tuhan
> Yesus lah satu-satunya jalan menuju keselamatan dan surga.
> Praise The Lord....
>
>
> http://www.youtube.com/watch?v=oZTfuOnwK70
> <http://www.youtube.com/watch?v=oZTfuOnwK70>
>


Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Re: Re: Kesaksian ttg Neraka oleh Elizabeth

Mas Dipo
In reply to this post by Henry-75
Nimbrung dikit aza..
Pertanyaannya: Mustahil gak klo mas Hengky menyiksa dirinya sendiri?
Salam, Dipo


----- Original Message ----
From: Henky kuntarto <[hidden email]>


Inilah hasilnya kalo kita membayangkan neraka memakai pikiran kita,
sehingga semua hal-hal yang tertulis di alkitab menjadi bagian dari
pikiran kita dan akhirnya kita anggap menjadi suatu kebenaran mutlak,
kita selalu membayangkan dalam pikiran sehingga muncul gambaran2 tersebut.

(Delated.)

Neraka adalah rasa sakit yang kita derita melaui pikiran yang keliru.
Merupakan kebalikan dari kegembiraan. Atau suatu keadaan yang tak
terpenuhi. Neraka adalah mengetahui Siapa dan Apa diri kita, tetapi
gagal mengalaminya. Neraka bukanlah suatu tempat yang kita khayalkan seperti terbakar dalam api abadi atau suatu keadaan penyiksaan kekal.
Karena sesungguhnya semuanya adalah satu, kita adalah spirit/energi
Ilahi yang sedang mengalami pengalaman manusia. Kita diciptakan
menurut gambar dan rupa Tuhan, essensi kita sama.  Jadi mustahil Tuhan menghukum diriNya sendiri.

Recent Activity
        *  49
New Members
        *  2
New Photos
        *  1
New LinksVisit Your Group
Ads on Yahoo!
Learn more now.
Reach customers
searching for you.
Get in Shape
on Yahoo! Groups
Find a buddy
and lose weight.
Popular Y! Groups
Is your group one?
Check it out and
see.
.
 


     
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Re: Kesaksian ttg Neraka oleh Elizabeth

Wal Suparmo
In reply to this post by Angga Wijaya
Salam,
  Sama seperti yang membuat film FITNA.
  Wasalam,
  Wal Suparmo

Angga Wijaya <[hidden email]> wrote:
                  hehhehe................

teror.....

--- On Wed, 6/18/08, Wal Suparmo <[hidden email]> wrote:
  From: Wal Suparmo <[hidden email]>
Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Kesaksian ttg Neraka oleh Elizabeth
To: [hidden email]
Date: Wednesday, June 18, 2008, 5:22 AM

     
 
Salam,
  Si  Elizabeth ini tentu minimal membawa HP jika tidak ,mungkin malah membawa kamera video.Saya ingin melihat liputannya yang didapat dari pandangan dalam neraka sedangkan kalau yang mengenai bau amis dsb, mungkin karena dia sudah 3 hari tidak mandi dan tidak mengganti perban kotexnya.
  Menunggu dengan hormat perunjukkannya yang dapat ditayangkan melalui internet seperti film FITNA..
  Wasalam,
  Wal suparmo
Henry <sijkt@centrin. net.id> wrote:
        Ini kesaksian dari sdri. Elizabeth yg dibawa oleh Tuhan ke Neraka.
   
  Kesaksian Neraka oleh Elizabeth
 


Kejadiannya pada bulan September 2001, ketika itu saya dan team sedang berdoa syafaat di gereja. Saat itu saya sadar masih ada di dalam gereja, tapi saya juga merasakan bahwa roh saya dibawa oleh Tuhan Yesus ke suatu tempat lain.

Saya tiba disana dan tempat itu sangat mengerikan. Berbau busuk, amis, bau darah, bau benda2 terbakar, bahkan lebih busuk dari bau pasar ikan.
Saya lihat disana ada banyak hal-hal yang mengerikan. Dan yang paling membuat saya tidak tahan adalah begitu banyaknya orang-orang yang menjerit ketakutan, minta tolong, minta ampun kepada Tuhan. Mereka berkata "Lepaskan saya Tuhan, tolong saya Tuhan, ampuni saya Tuhan, saya sudah tidak kuat lagi berada disini" tetapi Tuhan Yesus hanya berkata "Pengampunan itu sudah terlambat, karena waktu di dunia kesempatan itu masih ada tapi kamu sia-siakan dan tidak kamu ambil, sekarang semua sudah terlambat, tidak ada lagi pengampunan di neraka"
Disana saya juga melihat berbagai macam hal sangat mengerikan, jutaan orang disisi kanan saya dibakar api hingga tubuh mereka meleleh. Anehnya tubuh yang meleleh tadi kemudian kembali tumbuh normal dan utuh, tapi kemudian dibakar lagi sampai habis, dan hal ini terjadi berulang kali, sehingga sakitnya itu tidak terkira dan tidak pernah berhenti.

Disisi kanan itu juga saya melihat ada orang yang digerogoti ulat-ulat kecil, seperti yang sudah disampaikan dalam Firman Tuhan bahwa di neraka terdapat api yg kekal dan juga jutaan ulat yang menggerogoti tubuh manusia dengan kekal.


sampaikan kesaksian ini, apabila mereka percaya Puji Tuhan, tetapi apabila mereka tidak percaya ya sudah, biarkan saja, tidak usah bingung, yang penting kamu sudah menyampaikan dan mereka sudah mendengar, keputusan ada ditangan mereka masing-masing" .

Saya dan Tuhan Yesus terus berjalan hingga tiba di sebuah persimpangan, ada jalan yang ke kiri dan ada jalan yang ke kanan. Saya melihat ada banyak sel-sel yang diisi dengan orang yang jumlahnya banyak sekali. 1 sel diisi 1 orang, kemudian juga ada iblis yang sedang tertawa kesenangan diantara banyak orang yang menangis menjerit karena tidak tahan oleh siksaasn. Ada yang matanya dicungkil sampai darahnya mengalir deras sekali, ada yang tangannya dikuliti, ada yang lidahnya dipotong-potong, tetapi sama seperti diawal kesaksian saya, mata, tangan, lidah, dll itu bisa kembali normal utuh kembali, namun setelah itu kembali disiksa. Tiada henti-hentinya, siksaan di neraka itu sifatnya kekal. Saya dengar lagi semua orang menangis, minta tolong dan minta ampun, tapi Tuhan tetap tidak bisa menolong, karena semua memang sudah terlambat.

Saya kemudian bertanya pada Tuhan, "Tuhan, orang-orang yang ada disini pasti orang-orang yang tidak percaya Tuhan Yesus kan?", tetapi Tuhan menjawab "Oh tidak,. Justru yang ada disini adalah orang-orang kristen yang sudah percaya Tuhan Yesus". Saya kaget sekali, lalu saya bertanya kenapa justru orang-orang kristen juga ada yang di neraka, bukankah mereka sudah percaya dan menerima Yesus. Tuhan pun menjawab, "Mereka memang orang kristen yang percaya dan menerima Yesus, tetapi kehidupan yang mereka jalani bukanlah kehidupan kudus yang diinginkan Tuhan. Mereka diberi anggota tubuh yang lengkap seperti tangan yang seharusnya untuk menyembah Tuhan, tetapi digunakan untuk memukul. Diberi mulut untuk memuji Tuhan tetapi digunakan untuk menggerutu, mengomel dan mencaci maki orang".

Jadi hal-hal itu tidak berkenan bagi Tuhan. Kita harus dapat mempergunakan tubuh yang diberikan Tuhan dengan benar dan selalu menjaga kekudusannya, karena apapun yang kita lakukan di dunia ini akan kita pertanggungjawabkan kepada Tuhan setelah kita dipanggil kembali. Kita tidak dapat menyembunyikan apapun dari Tuhan karena Tuhan mengetahui segala apa yang kita lakukan, walaupun ditempat yang tersembunyi sekalipun.
Saya pun diajak jalan semakin ke dalam ke pusat neraka. Dipusat neraka ada ada sebuah sumur yang menyerupai kawah belerang. Didalam sumur itu saya melihat ada orang-orang yang diikat berdua-duaan, jadi perempuan dengan perempuan dan laki-laki dengan laki-laki. Tuhan pun menjelaskan kepada saya bahwa mereka yang diikat berduaan itu adalah para lesbian, waria dan homo. Yang walaupun mereka mengaku bahwa mereka menerima dan percaya Yesus, tetapi kehidupan mereka tetap seperti itu , maka mereka akan ditempatkan Tuhan disana.

Tidak jauh dari sana, di pusat neraka juga ada juga orang-orang yang dihukum di kawah belerang ini, yaitu orang-orang yang suka dengan perdukunan, suka cari penglarisan, cari suhu atau paranormal, kemudian ada juga sel-sel, dimana 1 sel diisi 1 org, yang didalamnya terdapat orang-orang yang alat kelaminnya digerogoti ulat-ulat sampai darahnya mengalir deras kemudian bentuknya kembali normal dan utuh lagi, kemudian digerogoti lagi dan hal itu terjadi berulang-ulang, tidak pernah berhenti. Tuhan bilang kepada saya bahwa itu adalah tempat untuk orang-orang yang mengaku sudah Kristen tetapi masih tetap bermain-main dengan kekudusan, masih ke tempat-tempat yang tidak benar, masih punya simpanan, itu akan masuk kesana, karena menganggap masih ada waktu buat bertobat, padahal kita tidak tahu kapan kita akan menghadap Tuhan.

Semakin kedalam lorong neraka, keadaan semakin gelap dan pengap, trus saya melihat ada iblis yang berkata "Ayo pak pendeta, khotbah lagi pak pendeta, kamu kan didunia khotbah, kenapa disini tidak mau khotbah". Saya jadi bingung kok ada pendeta yang masuk neraka? Pendeta kan hidupnya suci dan percaya Yesus. Tapi Tuhan berkata, pendeta itu memang rajin berkhotbah, mengabarkan Firman Tuhan, tetapi dia sendiri tidak bisa menjalankan firman itu dalam kehidupannya, dia menggelapkan dan menggunakan uang jemaat, hidup tidak kudus, punya istri simpanan, dll. Merekalah yang ditempatkan disana oleh Tuhan. Saya melihat pendeta itu berusaha keluar, tetapi tidak bisa, kemudian mulutnya dirobek dan dicakar oleh iblis sampai tidak berbentuk, darah mengalir, tetapi mulut dan wajahnya kembali normal lagi, trus dicakar disobek lagi, dst, dst. Disana juga para pendeta itu berteriak kepada Tuhan, minta ampun, tapi Tuhan tetap berkata, bahwa semua itu sudah terlambat, ketika orang-orang tiba di
 neraka kesempatan bertobat itu sudah tidak ada.

Setelah melihat semua ini, saya bilang ke Tuhan, Tuhan saya tidak mau tinggal disini, saya tidak mau masuk kesini lagi, bahkan sampai saya sadar dan roh saya telah kembali ke tubuh saya pun, bau busuk neraka itu masih tercium, padahal didekat saya tidak ada sampah atau kotoran berbau busuk (saking bau busuknya, setelah sadar, elizabeth sampai 40 hari tidak makan, hanya minum saja. Puji Tuhan dia tetap kuat, tidak lemas, menurutnya mungkin karena dia makan buah yang diberikan Tuhan pada saat mereka berada di taman dalam surga).

Saya bilang ke Tuhan, kok begini ya? Kok orang kristen banyak yang masuk ke neraka bahkan para pendeta, saya bilang ke Tuhan kalo saya sudah tidak kuat lagi, kemudian Tuhan memeluk saya dengan hangat, menghibur saya dan akhirnya membawa saya ke suatu tempat lain yang sangat jauh berbeda dengan neraka. Tempat yang sangat indah, teramat sangat indah sekali.
Disana saya melihat ada banyak sekali rumah, ada yang kecil dan ada yang besar, ada yang sudah jadi dan ada yang belum jadi. Lalu saya bertanya kepada Tuhan, rumah-rumah siapakah itu. Tuhan menjawab kalo itu adalah rumah untuk anak-anak-Ku. Nanti apabila pulang sudah disediakan rumah tinggal. Saudara, apa yang dikatakan Firman Tuhan itu benar bahwa Tuhan Yesus pergi kepada Bapa untuk menyediakan tempat tinggal bagi kita semua.
Yang disediakan untuk kita yang percaya kepada Tuhan Yesus, yang percaya dan mau melayani Tuhan dengan kudus, tulus dan murni hatinya.
Saya juga bertanya kok rumahnya ada yang kecil dan ada yang besar, Tuhan menjawab bahwa itu semua tergantung dari ketulusan pelayanan kita...bukan dari banyaknya pelayanan yang dilakukan, tapi dari ketulusan dalam melayani Tuhan, motivasi dalam melayani. Semakin kita tulus dan dekat maka semakin Tuhan memberikan tempat yang terbaik. Trus diantara rumah-rumah itu ada yang separoh jadi dan ada yang sudah jadi, Tuhan bilang bahwa yang sudah jadi artinya orangnya sudah meninggal dan sudah bersama dengan Tuhan, sedangkan yang baru separuh jadi artinya orangnya masih belum meninggal.
Surga itu sangat terang sekali, tidak menyilaukan tidak panas di kulit walalupun terang sekali, tapi sejuk di kulit.

Di ujungnya surga saya melihat ada barak, ada suatu tempat besar tapi untuk rombongan banyak orang, yang ternyata itu adalah tempat untuk orang-orang yang tidak percaya Tuhan Yesus tetapi waktu mau meninggal, misalnya dalam keadaan sakit atau koma, terus didoakan dan mau bertobat, menerima Yesus Kristus trus langsung meninggal, maka mereka akan ditempatkan disana.
Jalan yang ada disurga, di rumah-rumah itu indah sekali, seperti butiran kaca. Ada banyak pohon buah-buahan. Saya juga sempat diberi buah oleh Tuhan dan ajaib, begitu buahnya dipetik, langsung numbuh lagi. Jadi kehidupan baik disurga maupun dineraka itu semua adalah kekal.
Tidak jauh dari situ saya melihat ada istana yang indah sekali, Tuhan katakan itu adalah Istana-Nya dan akhirnya mengajak saya kesana.
Disana saya melihat banyak orang memuji dan menyembah Tuhan setiap saat tanpa ada rasa capek, ngantuk dan lelah. Mereka memuji Tuhan setiap saat, setiap waktu. Sesuai dengan Firman Tuhan, saya lihat istana itu benar terdiri dari emas permata. Lantainya terbuat dari emas, dindingnya dari batu permata yang indah sekali. Tuhan itu adalah Raja diatas segala raja, Dia adalah Raja yang sangat kaya sekali.
Saya lihat juga ada malaikat. Malaikat itu ada 2 macam, ada yang bersayap dan ada yang tidak bersayap.
Malaikat yang bersayap itu adalah untuk peperangan rohani dan yang tidak bersayap untuk puji-pujian.
Kemudian karena kasih dan kemuarahan hati Bapa, saya juga dipertemukan dengan Yohanes, murid yang paling dikasihi Tuhan. Yohanes berkata pada saya, "kamu ingini hati-Nya aja, ingini dekat ama Tuhan aja, jangan ingini yang lain".

Setelah itu saya diajak ke pekarangan dan disana saya bertemu dengan Raja Daud yang masih berpakaian seorang raja lengkap, kemudian dia berkata pada saya kalo dia ada disana hanya karena kasih dan kemurahan hati Tuhan. Saya takjub sekali karena setau saya Raja daud itu kan intim sekali dengan Tuhan, tetapi kok dia sendiri bisa berkata bahwa dia ada disana hanya karena kasih kemurahan hati Tuhan. Kemudian bagaimana dengan kita yang hidup di dunia ini dan tidak intim dengan Tuhan? Raja daud juga berpesan pada saya untuk menyampaikan kepada anak-anak Tuhan untuk selalu menjaga kekudusan apalagi anak-anak muda jaman sekarang yang gampang jatuh dalam ketidakkudusan seperti melakukan perzinahan dan kenajisan.
Saya juga bertemu dgn Musa yang hanya berkata "Aku menyesal karena tidak dapat masuk ke tanah perjanjian".
Saya juga ketemu Paulus yang bilang bahwa kalo kamu menghadapi pencobaan yakinlah bahwa itu tidak akan melebihi kekuatannmu. Jadi sodara-sodara, yakinlah kalo kita menghadapi kesulitan yang luar biasa yakinlah bahwa Tuhan pasti akan menolong dan pencobaan itu tidak akan melebihi kekuatan kita.

Kemudian saya bertanya pada Tuhan, apa kunci untuk bisa masuk istana Tuhan, Tuhan pun menjawab "hal itu gampang sekali, kamu cuma harus intim aja sama Aku, deket dengan Aku, melekat pada Aku, tidak ada yg lain".

  Saya bersyukur sekali bisa ketemu Tuhan Yesus yang memulihkan kehidupan saya, karena hanya pertemuan pribadi ini yang memulihkan saya.
Tuhan Yesus wajahnya lembut dan penuh kasih, jauh berbeda denga gambar-gambar yang ada. Wajahnya mulia dan bisa membuat kita terkesima melihat-Nya.
Tokoh-tokoh Alkitab yang kita baca umurnya ratusan tahun juga waktu saya temui di surga, mereka umurnya masih muda, sedang gagah-gagah nya, sekitar umur 30 – 40 tahun. Sayapun waktu dibawa Tuhan, di alam roh, saya seperti anak kecil berumur 10 tahun, padahal dalam kehidupan nyata, umur saya sudah 21 tahun.

Jadi sodara-sodara, bersiap-siaplah, supaya kita selalu layak dihadapan Tuhan, hidup kudus dan dekat melekat denga Tuhan. Kita tidak tahu kapan kita dipanggil, jadi harus cepat bertobat dan hidup kudus.
Buat sodara-sodara yang belum percaya, cepat-cepatlah percaya karena hanya Tuhan Yesus Kristus lah yang punya kerajaan surga, hanya Tuhan Yesus lah satu-satunya jalan menuju keselamatan dan surga.
Praise The Lord....

  http://www.youtube. com/watch? v=oZTfuOnwK70
 



  Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .yahoo.com





                           

 Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Re: Kesaksian ttg Neraka oleh Elizabeth

tanjung yulhasnir
Elizabeth sedang membohongi orang dan memfitnah Tuhan
Salam,
Yul (tidak mau dibohongi)
 

--- On Wed, 6/18/08, Wal Suparmo <[hidden email]> wrote:

From: Wal Suparmo <[hidden email]>
Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Kesaksian ttg Neraka oleh Elizabeth
To: [hidden email]
Date: Wednesday, June 18, 2008, 11:24 AM







Salam,
Sama seperti yang membuat film FITNA.
Wasalam,
Wal Suparmo

Angga Wijaya <anggaji@yahoo. com> wrote:






hehhehe..... ......... ..

teror.....

--- On Wed, 6/18/08, Wal Suparmo <wal.suparmo@ yahoo.com> wrote:

From: Wal Suparmo <wal.suparmo@ yahoo.com>
Subject: Re: [Spiritual-Indonesi a] Kesaksian ttg Neraka oleh Elizabeth
To: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
Date: Wednesday, June 18, 2008, 5:22 AM






Salam,
Si  Elizabeth ini tentu minimal membawa HP jika tidak ,mungkin malah membawa kamera video.Saya ingin melihat liputannya yang didapat dari pandangan dalam neraka sedangkan kalau yang mengenai bau amis dsb, mungkin karena dia sudah 3 hari tidak mandi dan tidak mengganti perban kotexnya.
Menunggu dengan hormat perunjukkannya yang dapat ditayangkan melalui internet seperti film FITNA..
Wasalam,
Wal suparmo
Henry <sijkt@centrin. net.id> wrote:



Ini kesaksian dari sdri. Elizabeth yg dibawa oleh Tuhan ke Neraka.
 
Kesaksian Neraka oleh Elizabeth



Kejadiannya pada bulan September 2001, ketika itu saya dan team sedang berdoa syafaat di gereja. Saat itu saya sadar masih ada di dalam gereja, tapi saya juga merasakan bahwa roh saya dibawa oleh Tuhan Yesus ke suatu tempat lain.

Saya tiba disana dan tempat itu sangat mengerikan. Berbau busuk, amis, bau darah, bau benda2 terbakar, bahkan lebih busuk dari bau pasar ikan.
Saya lihat disana ada banyak hal-hal yang mengerikan. Dan yang paling membuat saya tidak tahan adalah begitu banyaknya orang-orang yang menjerit ketakutan, minta tolong, minta ampun kepada Tuhan. Mereka berkata "Lepaskan saya Tuhan, tolong saya Tuhan, ampuni saya Tuhan, saya sudah tidak kuat lagi berada disini" tetapi Tuhan Yesus hanya berkata "Pengampunan itu sudah terlambat, karena waktu di dunia kesempatan itu masih ada tapi kamu sia-siakan dan tidak kamu ambil, sekarang semua sudah terlambat, tidak ada lagi pengampunan di neraka"
Disana saya juga melihat berbagai macam hal sangat mengerikan, jutaan orang disisi kanan saya dibakar api hingga tubuh mereka meleleh. Anehnya tubuh yang meleleh tadi kemudian kembali tumbuh normal dan utuh, tapi kemudian dibakar lagi sampai habis, dan hal ini terjadi berulang kali, sehingga sakitnya itu tidak terkira dan tidak pernah berhenti.

Disisi kanan itu juga saya melihat ada orang yang digerogoti ulat-ulat kecil, seperti yang sudah disampaikan dalam Firman Tuhan bahwa di neraka terdapat api yg kekal dan juga jutaan ulat yang menggerogoti tubuh manusia dengan kekal.


sampaikan kesaksian ini, apabila mereka percaya Puji Tuhan, tetapi apabila mereka tidak percaya ya sudah, biarkan saja, tidak usah bingung, yang penting kamu sudah menyampaikan dan mereka sudah mendengar, keputusan ada ditangan mereka masing-masing" .

Saya dan Tuhan Yesus terus berjalan hingga tiba di sebuah persimpangan, ada jalan yang ke kiri dan ada jalan yang ke kanan. Saya melihat ada banyak sel-sel yang diisi dengan orang yang jumlahnya banyak sekali. 1 sel diisi 1 orang, kemudian juga ada iblis yang sedang tertawa kesenangan diantara banyak orang yang menangis menjerit karena tidak tahan oleh siksaasn. Ada yang matanya dicungkil sampai darahnya mengalir deras sekali, ada yang tangannya dikuliti, ada yang lidahnya dipotong-potong, tetapi sama seperti diawal kesaksian saya, mata, tangan, lidah, dll itu bisa kembali normal utuh kembali, namun setelah itu kembali disiksa. Tiada henti-hentinya, siksaan di neraka itu sifatnya kekal. Saya dengar lagi semua orang menangis, minta tolong dan minta ampun, tapi Tuhan tetap tidak bisa menolong, karena semua memang sudah terlambat.

Saya kemudian bertanya pada Tuhan, "Tuhan, orang-orang yang ada disini pasti orang-orang yang tidak percaya Tuhan Yesus kan?", tetapi Tuhan menjawab "Oh tidak,. Justru yang ada disini adalah orang-orang kristen yang sudah percaya Tuhan Yesus". Saya kaget sekali, lalu saya bertanya kenapa justru orang-orang kristen juga ada yang di neraka, bukankah mereka sudah percaya dan menerima Yesus. Tuhan pun menjawab, "Mereka memang orang kristen yang percaya dan menerima Yesus, tetapi kehidupan yang mereka jalani bukanlah kehidupan kudus yang diinginkan Tuhan. Mereka diberi anggota tubuh yang lengkap seperti tangan yang seharusnya untuk menyembah Tuhan, tetapi digunakan untuk memukul. Diberi mulut untuk memuji Tuhan tetapi digunakan untuk menggerutu, mengomel dan mencaci maki orang".

Jadi hal-hal itu tidak berkenan bagi Tuhan. Kita harus dapat mempergunakan tubuh yang diberikan Tuhan dengan benar dan selalu menjaga kekudusannya, karena apapun yang kita lakukan di dunia ini akan kita pertanggungjawabkan kepada Tuhan setelah kita dipanggil kembali. Kita tidak dapat menyembunyikan apapun dari Tuhan karena Tuhan mengetahui segala apa yang kita lakukan, walaupun ditempat yang tersembunyi sekalipun.
Saya pun diajak jalan semakin ke dalam ke pusat neraka. Dipusat neraka ada ada sebuah sumur yang menyerupai kawah belerang. Didalam sumur itu saya melihat ada orang-orang yang diikat berdua-duaan, jadi perempuan dengan perempuan dan laki-laki dengan laki-laki. Tuhan pun menjelaskan kepada saya bahwa mereka yang diikat berduaan itu adalah para lesbian, waria dan homo. Yang walaupun mereka mengaku bahwa mereka menerima dan percaya Yesus, tetapi kehidupan mereka tetap seperti itu , maka mereka akan ditempatkan Tuhan disana.

Tidak jauh dari sana, di pusat neraka juga ada juga orang-orang yang dihukum di kawah belerang ini, yaitu orang-orang yang suka dengan perdukunan, suka cari penglarisan, cari suhu atau paranormal, kemudian ada juga sel-sel, dimana 1 sel diisi 1 org, yang didalamnya terdapat orang-orang yang alat kelaminnya digerogoti ulat-ulat sampai darahnya mengalir deras kemudian bentuknya kembali normal dan utuh lagi, kemudian digerogoti lagi dan hal itu terjadi berulang-ulang, tidak pernah berhenti. Tuhan bilang kepada saya bahwa itu adalah tempat untuk orang-orang yang mengaku sudah Kristen tetapi masih tetap bermain-main dengan kekudusan, masih ke tempat-tempat yang tidak benar, masih punya simpanan, itu akan masuk kesana, karena menganggap masih ada waktu buat bertobat, padahal kita tidak tahu kapan kita akan menghadap Tuhan.

Semakin kedalam lorong neraka, keadaan semakin gelap dan pengap, trus saya melihat ada iblis yang berkata "Ayo pak pendeta, khotbah lagi pak pendeta, kamu kan didunia khotbah, kenapa disini tidak mau khotbah". Saya jadi bingung kok ada pendeta yang masuk neraka? Pendeta kan hidupnya suci dan percaya Yesus. Tapi Tuhan berkata, pendeta itu memang rajin berkhotbah, mengabarkan Firman Tuhan, tetapi dia sendiri tidak bisa menjalankan firman itu dalam kehidupannya, dia menggelapkan dan menggunakan uang jemaat, hidup tidak kudus, punya istri simpanan, dll. Merekalah yang ditempatkan disana oleh Tuhan. Saya melihat pendeta itu berusaha keluar, tetapi tidak bisa, kemudian mulutnya dirobek dan dicakar oleh iblis sampai tidak berbentuk, darah mengalir, tetapi mulut dan wajahnya kembali normal lagi, trus dicakar disobek lagi, dst, dst. Disana juga para pendeta itu berteriak kepada Tuhan, minta ampun, tapi Tuhan tetap berkata, bahwa semua itu sudah terlambat, ketika
 orang-orang tiba di neraka kesempatan bertobat itu sudah tidak ada.

Setelah melihat semua ini, saya bilang ke Tuhan, Tuhan saya tidak mau tinggal disini, saya tidak mau masuk kesini lagi, bahkan sampai saya sadar dan roh saya telah kembali ke tubuh saya pun, bau busuk neraka itu masih tercium, padahal didekat saya tidak ada sampah atau kotoran berbau busuk (saking bau busuknya, setelah sadar, elizabeth sampai 40 hari tidak makan, hanya minum saja. Puji Tuhan dia tetap kuat, tidak lemas, menurutnya mungkin karena dia makan buah yang diberikan Tuhan pada saat mereka berada di taman dalam surga).

Saya bilang ke Tuhan, kok begini ya? Kok orang kristen banyak yang masuk ke neraka bahkan para pendeta, saya bilang ke Tuhan kalo saya sudah tidak kuat lagi, kemudian Tuhan memeluk saya dengan hangat, menghibur saya dan akhirnya membawa saya ke suatu tempat lain yang sangat jauh berbeda dengan neraka. Tempat yang sangat indah, teramat sangat indah sekali.
Disana saya melihat ada banyak sekali rumah, ada yang kecil dan ada yang besar, ada yang sudah jadi dan ada yang belum jadi. Lalu saya bertanya kepada Tuhan, rumah-rumah siapakah itu. Tuhan menjawab kalo itu adalah rumah untuk anak-anak-Ku. Nanti apabila pulang sudah disediakan rumah tinggal. Saudara, apa yang dikatakan Firman Tuhan itu benar bahwa Tuhan Yesus pergi kepada Bapa untuk menyediakan tempat tinggal bagi kita semua.
Yang disediakan untuk kita yang percaya kepada Tuhan Yesus, yang percaya dan mau melayani Tuhan dengan kudus, tulus dan murni hatinya.
Saya juga bertanya kok rumahnya ada yang kecil dan ada yang besar, Tuhan menjawab bahwa itu semua tergantung dari ketulusan pelayanan kita...bukan dari banyaknya pelayanan yang dilakukan, tapi dari ketulusan dalam melayani Tuhan, motivasi dalam melayani. Semakin kita tulus dan dekat maka semakin Tuhan memberikan tempat yang terbaik. Trus diantara rumah-rumah itu ada yang separoh jadi dan ada yang sudah jadi, Tuhan bilang bahwa yang sudah jadi artinya orangnya sudah meninggal dan sudah bersama dengan Tuhan, sedangkan yang baru separuh jadi artinya orangnya masih belum meninggal.
Surga itu sangat terang sekali, tidak menyilaukan tidak panas di kulit walalupun terang sekali, tapi sejuk di kulit.

Di ujungnya surga saya melihat ada barak, ada suatu tempat besar tapi untuk rombongan banyak orang, yang ternyata itu adalah tempat untuk orang-orang yang tidak percaya Tuhan Yesus tetapi waktu mau meninggal, misalnya dalam keadaan sakit atau koma, terus didoakan dan mau bertobat, menerima Yesus Kristus trus langsung meninggal, maka mereka akan ditempatkan disana.
Jalan yang ada disurga, di rumah-rumah itu indah sekali, seperti butiran kaca. Ada banyak pohon buah-buahan. Saya juga sempat diberi buah oleh Tuhan dan ajaib, begitu buahnya dipetik, langsung numbuh lagi. Jadi kehidupan baik disurga maupun dineraka itu semua adalah kekal.
Tidak jauh dari situ saya melihat ada istana yang indah sekali, Tuhan katakan itu adalah Istana-Nya dan akhirnya mengajak saya kesana.
Disana saya melihat banyak orang memuji dan menyembah Tuhan setiap saat tanpa ada rasa capek, ngantuk dan lelah. Mereka memuji Tuhan setiap saat, setiap waktu. Sesuai dengan Firman Tuhan, saya lihat istana itu benar terdiri dari emas permata. Lantainya terbuat dari emas, dindingnya dari batu permata yang indah sekali. Tuhan itu adalah Raja diatas segala raja, Dia adalah Raja yang sangat kaya sekali.
Saya lihat juga ada malaikat. Malaikat itu ada 2 macam, ada yang bersayap dan ada yang tidak bersayap.
Malaikat yang bersayap itu adalah untuk peperangan rohani dan yang tidak bersayap untuk puji-pujian.
Kemudian karena kasih dan kemuarahan hati Bapa, saya juga dipertemukan dengan Yohanes, murid yang paling dikasihi Tuhan. Yohanes berkata pada saya, "kamu ingini hati-Nya aja, ingini dekat ama Tuhan aja, jangan ingini yang lain".

Setelah itu saya diajak ke pekarangan dan disana saya bertemu dengan Raja Daud yang masih berpakaian seorang raja lengkap, kemudian dia berkata pada saya kalo dia ada disana hanya karena kasih dan kemurahan hati Tuhan. Saya takjub sekali karena setau saya Raja daud itu kan intim sekali dengan Tuhan, tetapi kok dia sendiri bisa berkata bahwa dia ada disana hanya karena kasih kemurahan hati Tuhan. Kemudian bagaimana dengan kita yang hidup di dunia ini dan tidak intim dengan Tuhan? Raja daud juga berpesan pada saya untuk menyampaikan kepada anak-anak Tuhan untuk selalu menjaga kekudusan apalagi anak-anak muda jaman sekarang yang gampang jatuh dalam ketidakkudusan seperti melakukan perzinahan dan kenajisan.
Saya juga bertemu dgn Musa yang hanya berkata "Aku menyesal karena tidak dapat masuk ke tanah perjanjian".
Saya juga ketemu Paulus yang bilang bahwa kalo kamu menghadapi pencobaan yakinlah bahwa itu tidak akan melebihi kekuatannmu. Jadi sodara-sodara, yakinlah kalo kita menghadapi kesulitan yang luar biasa yakinlah bahwa Tuhan pasti akan menolong dan pencobaan itu tidak akan melebihi kekuatan kita.

Kemudian saya bertanya pada Tuhan, apa kunci untuk bisa masuk istana Tuhan, Tuhan pun menjawab "hal itu gampang sekali, kamu cuma harus intim aja sama Aku, deket dengan Aku, melekat pada Aku, tidak ada yg lain".

Saya bersyukur sekali bisa ketemu Tuhan Yesus yang memulihkan kehidupan saya, karena hanya pertemuan pribadi ini yang memulihkan saya.
Tuhan Yesus wajahnya lembut dan penuh kasih, jauh berbeda denga gambar-gambar yang ada. Wajahnya mulia dan bisa membuat kita terkesima melihat-Nya.
Tokoh-tokoh Alkitab yang kita baca umurnya ratusan tahun juga waktu saya temui di surga, mereka umurnya masih muda, sedang gagah-gagah nya, sekitar umur 30 – 40 tahun. Sayapun waktu dibawa Tuhan, di alam roh, saya seperti anak kecil berumur 10 tahun, padahal dalam kehidupan nyata, umur saya sudah 21 tahun.

Jadi sodara-sodara, bersiap-siaplah, supaya kita selalu layak dihadapan Tuhan, hidup kudus dan dekat melekat denga Tuhan. Kita tidak tahu kapan kita dipanggil, jadi harus cepat bertobat dan hidup kudus.
Buat sodara-sodara yang belum percaya, cepat-cepatlah percaya karena hanya Tuhan Yesus Kristus lah yang punya kerajaan surga, hanya Tuhan Yesus lah satu-satunya jalan menuju keselamatan dan surga.
Praise The Lord....

http://www.youtube. com/watch? v=oZTfuOnwK70


Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .yahoo.com


Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .yahoo.com  














     
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Kesaksian ttg Neraka oleh Elizabeth

semar samiaji
In reply to this post by Wal Suparmo
ha..ha..ha...Om Wal ini bisa aja....bagi warna atas apa yang tertulis di dalam kesaksian tersebut....
   
  setelah membaca isi kesaksian tersebut yang terasa adalah:
   
  ada hal-hal yang sebenarnya simbol dimaknai sebagai satu hal yang sesungguh ujud nyata....hal ini paling terasa adalah saat penggambaran bentuk "siksa" dan simbol "karakter" yang disebut dengan paranormal, perdukunan, dsb....padahal saya yakin, makna kata-kata tersebut juga belum ada "persepsi" yang jelas...ini semua simbol saja...kecuali, fakta-fakta kehidupan atas pola laku individu, lalu dikelompokkan ke dalam kata2 tersebut....dan tentu saja...."sang jagoan" ndak masuk di dalamnya....he..he..he..he..he.
   
  tentang bau. secara pribadi ini sering saya alami...bisa bermacam-macam ada yang wangi seperti melati dan memang pernah yang anyir (amis darah)....bagi saya ini adalah pengalaman yang pernah teralami secara langsung...sehingga, jika diambil dari kesaksian yang bersangkutan....saya bisa yakin itu...sepanjang, memang itu tidak ada MOTIVASI bahwa sang jagoan nggak akan berbau demikian...he..he..he..he...
   
  dan terakhir...sangat terasa tulisan ini bersifat AJAKAN......untuk ikuti sebagai mana yang tercantum dalam paragraf terakhirnya.....namun, sayang dengan kata SATU-SATUNYA, maka ini SUDAH MENODAI (bahasa lagi trend saat ini) pemeluk keyakinan lainnya yang ada di bumi pertiwi ini...so, SUDAH LAH.....kalau mau ajak2 silahkan, nggak usah pake kata SATU-SATUNYA....caffffeekkkkk...dech.....ntar kalau saya beri tahu kalau saya ketemu YESUS nggak percaya khan? padahal saya nggak punya agama...hanya ada KEYAKINAN aja.....YESUS mau sowan ke tempat saya...dan setiap saya perlu selalu hadir...percaya nggak??...he..he..he..he..he...
   
  peace lah,
  ss
   
 

Wal Suparmo <[hidden email]> wrote:
           
Salam,
  Si  Elizabeth ini tentu minimal membawa HP jika tidak ,mungkin malah membawa kamera video.Saya ingin melihat liputannya yang didapat dari pandangan dalam neraka sedangkan kalau yang mengenai bau amis dsb, mungkin karena dia sudah 3 hari tidak mandi dan tidak mengganti perban kotexnya.
  Menunggu dengan hormat perunjukkannya yang dapat ditayangkan melalui internet seperti film FITNA..
  Wasalam,
  Wal suparmo
Henry <[hidden email]> wrote:
        Ini kesaksian dari sdri. Elizabeth yg dibawa oleh Tuhan ke Neraka.
   
  Kesaksian Neraka oleh Elizabeth
 


Kejadiannya pada bulan September 2001, ketika itu saya dan team sedang berdoa syafaat di gereja. Saat itu saya sadar masih ada di dalam gereja, tapi saya juga merasakan bahwa roh saya dibawa oleh Tuhan Yesus ke suatu tempat lain.

Saya tiba disana dan tempat itu sangat mengerikan. Berbau busuk, amis, bau darah, bau benda2 terbakar, bahkan lebih busuk dari bau pasar ikan.
Saya lihat disana ada banyak hal-hal yang mengerikan. Dan yang paling membuat saya tidak tahan adalah begitu banyaknya orang-orang yang menjerit ketakutan, minta tolong, minta ampun kepada Tuhan. Mereka berkata "Lepaskan saya Tuhan, tolong saya Tuhan, ampuni saya Tuhan, saya sudah tidak kuat lagi berada disini" tetapi Tuhan Yesus hanya berkata "Pengampunan itu sudah terlambat, karena waktu di dunia kesempatan itu masih ada tapi kamu sia-siakan dan tidak kamu ambil, sekarang semua sudah terlambat, tidak ada lagi pengampunan di neraka"
Disana saya juga melihat berbagai macam hal sangat mengerikan, jutaan orang disisi kanan saya dibakar api hingga tubuh mereka meleleh. Anehnya tubuh yang meleleh tadi kemudian kembali tumbuh normal dan utuh, tapi kemudian dibakar lagi sampai habis, dan hal ini terjadi berulang kali, sehingga sakitnya itu tidak terkira dan tidak pernah berhenti.

Disisi kanan itu juga saya melihat ada orang yang digerogoti ulat-ulat kecil, seperti yang sudah disampaikan dalam Firman Tuhan bahwa di neraka terdapat api yg kekal dan juga jutaan ulat yang menggerogoti tubuh manusia dengan kekal.


sampaikan kesaksian ini, apabila mereka percaya Puji Tuhan, tetapi apabila mereka tidak percaya ya sudah, biarkan saja, tidak usah bingung, yang penting kamu sudah menyampaikan dan mereka sudah mendengar, keputusan ada ditangan mereka masing-masing".

Saya dan Tuhan Yesus terus berjalan hingga tiba di sebuah persimpangan, ada jalan yang ke kiri dan ada jalan yang ke kanan. Saya melihat ada banyak sel-sel yang diisi dengan orang yang jumlahnya banyak sekali. 1 sel diisi 1 orang, kemudian juga ada iblis yang sedang tertawa kesenangan diantara banyak orang yang menangis menjerit karena tidak tahan oleh siksaasn. Ada yang matanya dicungkil sampai darahnya mengalir deras sekali, ada yang tangannya dikuliti, ada yang lidahnya dipotong-potong, tetapi sama seperti diawal kesaksian saya, mata, tangan, lidah, dll itu bisa kembali normal utuh kembali, namun setelah itu kembali disiksa. Tiada henti-hentinya, siksaan di neraka itu sifatnya kekal. Saya dengar lagi semua orang menangis, minta tolong dan minta ampun, tapi Tuhan tetap tidak bisa menolong, karena semua memang sudah terlambat.

Saya kemudian bertanya pada Tuhan, "Tuhan, orang-orang yang ada disini pasti orang-orang yang tidak percaya Tuhan Yesus kan?", tetapi Tuhan menjawab "Oh tidak,. Justru yang ada disini adalah orang-orang kristen yang sudah percaya Tuhan Yesus". Saya kaget sekali, lalu saya bertanya kenapa justru orang-orang kristen juga ada yang di neraka, bukankah mereka sudah percaya dan menerima Yesus. Tuhan pun menjawab, "Mereka memang orang kristen yang percaya dan menerima Yesus, tetapi kehidupan yang mereka jalani bukanlah kehidupan kudus yang diinginkan Tuhan. Mereka diberi anggota tubuh yang lengkap seperti tangan yang seharusnya untuk menyembah Tuhan, tetapi digunakan untuk memukul. Diberi mulut untuk memuji Tuhan tetapi digunakan untuk menggerutu, mengomel dan mencaci maki orang".

Jadi hal-hal itu tidak berkenan bagi Tuhan. Kita harus dapat mempergunakan tubuh yang diberikan Tuhan dengan benar dan selalu menjaga kekudusannya, karena apapun yang kita lakukan di dunia ini akan kita pertanggungjawabkan kepada Tuhan setelah kita dipanggil kembali. Kita tidak dapat menyembunyikan apapun dari Tuhan karena Tuhan mengetahui segala apa yang kita lakukan, walaupun ditempat yang tersembunyi sekalipun.
Saya pun diajak jalan semakin ke dalam ke pusat neraka. Dipusat neraka ada ada sebuah sumur yang menyerupai kawah belerang. Didalam sumur itu saya melihat ada orang-orang yang diikat berdua-duaan, jadi perempuan dengan perempuan dan laki-laki dengan laki-laki. Tuhan pun menjelaskan kepada saya bahwa mereka yang diikat berduaan itu adalah para lesbian, waria dan homo. Yang walaupun mereka mengaku bahwa mereka menerima dan percaya Yesus, tetapi kehidupan mereka tetap seperti itu , maka mereka akan ditempatkan Tuhan disana.

Tidak jauh dari sana, di pusat neraka juga ada juga orang-orang yang dihukum di kawah belerang ini, yaitu orang-orang yang suka dengan perdukunan, suka cari penglarisan, cari suhu atau paranormal, kemudian ada juga sel-sel, dimana 1 sel diisi 1 org, yang didalamnya terdapat orang-orang yang alat kelaminnya digerogoti ulat-ulat sampai darahnya mengalir deras kemudian bentuknya kembali normal dan utuh lagi, kemudian digerogoti lagi dan hal itu terjadi berulang-ulang, tidak pernah berhenti. Tuhan bilang kepada saya bahwa itu adalah tempat untuk orang-orang yang mengaku sudah Kristen tetapi masih tetap bermain-main dengan kekudusan, masih ke tempat-tempat yang tidak benar, masih punya simpanan, itu akan masuk kesana, karena menganggap masih ada waktu buat bertobat, padahal kita tidak tahu kapan kita akan menghadap Tuhan.

Semakin kedalam lorong neraka, keadaan semakin gelap dan pengap, trus saya melihat ada iblis yang berkata "Ayo pak pendeta, khotbah lagi pak pendeta, kamu kan didunia khotbah, kenapa disini tidak mau khotbah". Saya jadi bingung kok ada pendeta yang masuk neraka? Pendeta kan hidupnya suci dan percaya Yesus. Tapi Tuhan berkata, pendeta itu memang rajin berkhotbah, mengabarkan Firman Tuhan, tetapi dia sendiri tidak bisa menjalankan firman itu dalam kehidupannya, dia menggelapkan dan menggunakan uang jemaat, hidup tidak kudus, punya istri simpanan, dll. Merekalah yang ditempatkan disana oleh Tuhan. Saya melihat pendeta itu berusaha keluar, tetapi tidak bisa, kemudian mulutnya dirobek dan dicakar oleh iblis sampai tidak berbentuk, darah mengalir, tetapi mulut dan wajahnya kembali normal lagi, trus dicakar disobek lagi, dst, dst. Disana juga para pendeta itu berteriak kepada Tuhan, minta ampun, tapi Tuhan tetap berkata, bahwa semua itu sudah terlambat, ketika orang-orang tiba di
 neraka kesempatan bertobat itu sudah tidak ada.

Setelah melihat semua ini, saya bilang ke Tuhan, Tuhan saya tidak mau tinggal disini, saya tidak mau masuk kesini lagi, bahkan sampai saya sadar dan roh saya telah kembali ke tubuh saya pun, bau busuk neraka itu masih tercium, padahal didekat saya tidak ada sampah atau kotoran berbau busuk (saking bau busuknya, setelah sadar, elizabeth sampai 40 hari tidak makan, hanya minum saja. Puji Tuhan dia tetap kuat, tidak lemas, menurutnya mungkin karena dia makan buah yang diberikan Tuhan pada saat mereka berada di taman dalam surga).

Saya bilang ke Tuhan, kok begini ya? Kok orang kristen banyak yang masuk ke neraka bahkan para pendeta, saya bilang ke Tuhan kalo saya sudah tidak kuat lagi, kemudian Tuhan memeluk saya dengan hangat, menghibur saya dan akhirnya membawa saya ke suatu tempat lain yang sangat jauh berbeda dengan neraka. Tempat yang sangat indah, teramat sangat indah sekali.
Disana saya melihat ada banyak sekali rumah, ada yang kecil dan ada yang besar, ada yang sudah jadi dan ada yang belum jadi. Lalu saya bertanya kepada Tuhan, rumah-rumah siapakah itu. Tuhan menjawab kalo itu adalah rumah untuk anak-anak-Ku. Nanti apabila pulang sudah disediakan rumah tinggal. Saudara, apa yang dikatakan Firman Tuhan itu benar bahwa Tuhan Yesus pergi kepada Bapa untuk menyediakan tempat tinggal bagi kita semua.
Yang disediakan untuk kita yang percaya kepada Tuhan Yesus, yang percaya dan mau melayani Tuhan dengan kudus, tulus dan murni hatinya.
Saya juga bertanya kok rumahnya ada yang kecil dan ada yang besar, Tuhan menjawab bahwa itu semua tergantung dari ketulusan pelayanan kita...bukan dari banyaknya pelayanan yang dilakukan, tapi dari ketulusan dalam melayani Tuhan, motivasi dalam melayani. Semakin kita tulus dan dekat maka semakin Tuhan memberikan tempat yang terbaik. Trus diantara rumah-rumah itu ada yang separoh jadi dan ada yang sudah jadi, Tuhan bilang bahwa yang sudah jadi artinya orangnya sudah meninggal dan sudah bersama dengan Tuhan, sedangkan yang baru separuh jadi artinya orangnya masih belum meninggal.
Surga itu sangat terang sekali, tidak menyilaukan tidak panas di kulit walalupun terang sekali, tapi sejuk di kulit.

Di ujungnya surga saya melihat ada barak, ada suatu tempat besar tapi untuk rombongan banyak orang, yang ternyata itu adalah tempat untuk orang-orang yang tidak percaya Tuhan Yesus tetapi waktu mau meninggal, misalnya dalam keadaan sakit atau koma, terus didoakan dan mau bertobat, menerima Yesus Kristus trus langsung meninggal, maka mereka akan ditempatkan disana.
Jalan yang ada disurga, di rumah-rumah itu indah sekali, seperti butiran kaca. Ada banyak pohon buah-buahan. Saya juga sempat diberi buah oleh Tuhan dan ajaib, begitu buahnya dipetik, langsung numbuh lagi. Jadi kehidupan baik disurga maupun dineraka itu semua adalah kekal.
Tidak jauh dari situ saya melihat ada istana yang indah sekali, Tuhan katakan itu adalah Istana-Nya dan akhirnya mengajak saya kesana.
Disana saya melihat banyak orang memuji dan menyembah Tuhan setiap saat tanpa ada rasa capek, ngantuk dan lelah. Mereka memuji Tuhan setiap saat, setiap waktu. Sesuai dengan Firman Tuhan, saya lihat istana itu benar terdiri dari emas permata. Lantainya terbuat dari emas, dindingnya dari batu permata yang indah sekali. Tuhan itu adalah Raja diatas segala raja, Dia adalah Raja yang sangat kaya sekali.
Saya lihat juga ada malaikat. Malaikat itu ada 2 macam, ada yang bersayap dan ada yang tidak bersayap.
Malaikat yang bersayap itu adalah untuk peperangan rohani dan yang tidak bersayap untuk puji-pujian.
Kemudian karena kasih dan kemuarahan hati Bapa, saya juga dipertemukan dengan Yohanes, murid yang paling dikasihi Tuhan. Yohanes berkata pada saya, "kamu ingini hati-Nya aja, ingini dekat ama Tuhan aja, jangan ingini yang lain".

Setelah itu saya diajak ke pekarangan dan disana saya bertemu dengan Raja Daud yang masih berpakaian seorang raja lengkap, kemudian dia berkata pada saya kalo dia ada disana hanya karena kasih dan kemurahan hati Tuhan. Saya takjub sekali karena setau saya Raja daud itu kan intim sekali dengan Tuhan, tetapi kok dia sendiri bisa berkata bahwa dia ada disana hanya karena kasih kemurahan hati Tuhan. Kemudian bagaimana dengan kita yang hidup di dunia ini dan tidak intim dengan Tuhan? Raja daud juga berpesan pada saya untuk menyampaikan kepada anak-anak Tuhan untuk selalu menjaga kekudusan apalagi anak-anak muda jaman sekarang yang gampang jatuh dalam ketidakkudusan seperti melakukan perzinahan dan kenajisan.
Saya juga bertemu dgn Musa yang hanya berkata "Aku menyesal karena tidak dapat masuk ke tanah perjanjian".
Saya juga ketemu Paulus yang bilang bahwa kalo kamu menghadapi pencobaan yakinlah bahwa itu tidak akan melebihi kekuatannmu. Jadi sodara-sodara, yakinlah kalo kita menghadapi kesulitan yang luar biasa yakinlah bahwa Tuhan pasti akan menolong dan pencobaan itu tidak akan melebihi kekuatan kita.

Kemudian saya bertanya pada Tuhan, apa kunci untuk bisa masuk istana Tuhan, Tuhan pun menjawab "hal itu gampang sekali, kamu cuma harus intim aja sama Aku, deket dengan Aku, melekat pada Aku, tidak ada yg lain".

  Saya bersyukur sekali bisa ketemu Tuhan Yesus yang memulihkan kehidupan saya, karena hanya pertemuan pribadi ini yang memulihkan saya.
Tuhan Yesus wajahnya lembut dan penuh kasih, jauh berbeda denga gambar-gambar yang ada. Wajahnya mulia dan bisa membuat kita terkesima melihat-Nya.
Tokoh-tokoh Alkitab yang kita baca umurnya ratusan tahun juga waktu saya temui di surga, mereka umurnya masih muda, sedang gagah-gagah nya, sekitar umur 30 – 40 tahun. Sayapun waktu dibawa Tuhan, di alam roh, saya seperti anak kecil berumur 10 tahun, padahal dalam kehidupan nyata, umur saya sudah 21 tahun.

Jadi sodara-sodara, bersiap-siaplah, supaya kita selalu layak dihadapan Tuhan, hidup kudus dan dekat melekat denga Tuhan. Kita tidak tahu kapan kita dipanggil, jadi harus cepat bertobat dan hidup kudus.
Buat sodara-sodara yang belum percaya, cepat-cepatlah percaya karena hanya Tuhan Yesus Kristus lah yang punya kerajaan surga, hanya Tuhan Yesus lah satu-satunya jalan menuju keselamatan dan surga.
Praise The Lord....

  http://www.youtube.com/watch?v=oZTfuOnwK70
 



  Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

                           

       
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Re: Kesaksian ttg Neraka oleh Elizabeth

Angga Wijaya
pas ngapain ada bau mas? meditasi?

salam buat yesus kalau ketemu.

angga.

--- On Wed, 6/18/08, semar samiaji <[hidden email]> wrote:
From: semar samiaji <[hidden email]>
Subject: [Spiritual-Indonesia] Kesaksian ttg Neraka oleh Elizabeth
To: [hidden email]
Date: Wednesday, June 18, 2008, 8:35 PM










   
            ha..ha..ha.. .Om Wal ini bisa aja....bagi warna atas apa yang tertulis di dalam kesaksian tersebut....     setelah membaca isi kesaksian tersebut yang terasa adalah:     ada hal-hal yang sebenarnya simbol dimaknai sebagai satu hal yang sesungguh ujud nyata....hal ini paling terasa adalah saat penggambaran bentuk "siksa" dan simbol "karakter" yang disebut dengan paranormal, perdukunan, dsb....padahal saya yakin, makna kata-kata tersebut juga belum ada "persepsi" yang jelas...ini semua simbol saja...kecuali, fakta-fakta kehidupan atas pola laku individu, lalu dikelompokkan ke dalam kata2 tersebut.... dan tentu saja...."sang jagoan" ndak masuk di dalamnya.... he..he..he. .he..he.     tentang bau. secara pribadi ini sering saya alami...bisa bermacam-macam ada yang wangi seperti melati dan memang pernah yang anyir (amis darah)....bagi saya ini adalah pengalaman yang pernah teralami secara
 langsung...sehingga , jika diambil dari kesaksian yang bersangkutan. ...saya bisa yakin itu...sepanjang, memang itu tidak ada MOTIVASI bahwa sang jagoan nggak akan berbau demikian...he. .he..he.. he...     dan terakhir...sangat terasa tulisan ini bersifat AJAKAN...... untuk ikuti sebagai mana yang tercantum dalam paragraf terakhirnya. ....namun, sayang dengan kata SATU-SATUNYA, maka ini SUDAH MENODAI (bahasa lagi trend saat ini) pemeluk keyakinan lainnya yang ada di bumi pertiwi ini...so, SUDAH LAH.....kalau mau ajak2 silahkan, nggak usah pake kata SATU-SATUNYA. ...caffffeekkkkk ...dech.. ...ntar kalau saya beri tahu kalau saya ketemu YESUS nggak percaya khan? padahal saya nggak punya agama...hanya ada KEYAKINAN aja.....YESUS mau sowan ke tempat saya...dan setiap saya perlu selalu hadir...percaya nggak??...he. .he..he.. he..he...     peace lah,  ss     

Wal Suparmo
 <wal.suparmo@ yahoo.com> wrote:        
Salam,  Si  Elizabeth ini tentu minimal membawa HP jika tidak ,mungkin malah membawa kamera video.Saya ingin melihat liputannya yang didapat dari pandangan dalam neraka sedangkan kalau yang mengenai bau amis dsb, mungkin karena dia sudah 3 hari tidak mandi dan tidak mengganti perban kotexnya.  Menunggu dengan hormat perunjukkannya yang dapat ditayangkan melalui internet seperti film FITNA..  Wasalam,  Wal suparmo
Henry
 <sijkt@centrin. net.id> wrote:        Ini kesaksian dari sdri. Elizabeth yg dibawa oleh Tuhan ke Neraka.      Kesaksian Neraka oleh Elizabeth  


Kejadiannya pada bulan September 2001, ketika itu saya dan team sedang berdoa syafaat di gereja. Saat itu saya sadar masih ada di dalam gereja, tapi saya juga merasakan bahwa roh saya dibawa oleh Tuhan Yesus ke suatu tempat lain.

Saya tiba disana dan tempat itu sangat mengerikan. Berbau busuk, amis, bau darah, bau benda2 terbakar, bahkan lebih busuk dari bau pasar ikan.
Saya lihat disana ada banyak hal-hal yang mengerikan. Dan yang paling membuat saya tidak tahan adalah begitu banyaknya orang-orang yang menjerit ketakutan, minta tolong, minta ampun kepada Tuhan.
 Mereka berkata "Lepaskan saya Tuhan, tolong saya Tuhan, ampuni saya Tuhan, saya sudah tidak kuat lagi berada disini" tetapi Tuhan Yesus hanya berkata "Pengampunan itu sudah terlambat, karena waktu di dunia kesempatan itu masih ada tapi kamu sia-siakan dan tidak kamu ambil, sekarang semua sudah terlambat, tidak ada lagi pengampunan di neraka"
Disana saya juga melihat berbagai macam hal sangat mengerikan, jutaan orang disisi kanan saya dibakar api hingga tubuh mereka meleleh. Anehnya tubuh yang meleleh tadi kemudian kembali tumbuh normal dan utuh, tapi kemudian dibakar lagi sampai habis, dan hal ini terjadi berulang kali, sehingga sakitnya itu tidak terkira dan tidak pernah berhenti.

Disisi kanan itu juga saya melihat ada orang yang digerogoti ulat-ulat kecil, seperti yang sudah disampaikan dalam Firman Tuhan bahwa di neraka terdapat api yg kekal dan juga jutaan ulat yang menggerogoti tubuh manusia dengan kekal.


sampaikan kesaksian ini, apabila mereka
 percaya Puji Tuhan, tetapi apabila mereka tidak percaya ya sudah, biarkan saja, tidak usah bingung, yang penting kamu sudah menyampaikan dan mereka sudah mendengar, keputusan ada ditangan mereka masing-masing" .

Saya dan Tuhan Yesus terus berjalan hingga tiba di sebuah persimpangan, ada jalan yang ke kiri dan ada jalan yang ke kanan. Saya melihat ada banyak sel-sel yang diisi dengan orang yang jumlahnya banyak sekali. 1 sel diisi 1 orang, kemudian juga ada iblis yang sedang tertawa kesenangan diantara banyak orang yang menangis menjerit karena tidak tahan oleh siksaasn. Ada yang matanya dicungkil sampai darahnya mengalir deras sekali, ada yang tangannya dikuliti, ada yang lidahnya dipotong-potong, tetapi sama seperti diawal kesaksian saya, mata, tangan, lidah, dll itu bisa kembali normal utuh kembali, namun setelah itu kembali disiksa. Tiada henti-hentinya, siksaan di neraka itu sifatnya kekal. Saya dengar lagi semua orang menangis, minta tolong dan minta ampun,
 tapi Tuhan tetap tidak bisa menolong, karena semua memang sudah terlambat.

Saya kemudian bertanya pada Tuhan, "Tuhan, orang-orang yang ada disini pasti orang-orang yang tidak percaya Tuhan Yesus kan?", tetapi Tuhan menjawab "Oh tidak,. Justru yang ada disini adalah orang-orang kristen yang sudah percaya Tuhan Yesus". Saya kaget sekali, lalu saya bertanya kenapa justru orang-orang kristen juga ada yang di neraka, bukankah mereka sudah percaya dan menerima Yesus. Tuhan pun menjawab, "Mereka memang orang kristen yang percaya dan menerima Yesus, tetapi kehidupan yang mereka jalani bukanlah kehidupan kudus yang diinginkan Tuhan. Mereka diberi anggota tubuh yang lengkap seperti tangan yang seharusnya untuk menyembah Tuhan, tetapi digunakan untuk memukul. Diberi mulut untuk memuji Tuhan tetapi digunakan untuk menggerutu, mengomel dan mencaci maki orang".

Jadi hal-hal itu tidak berkenan bagi Tuhan. Kita harus dapat mempergunakan tubuh yang diberikan Tuhan dengan
 benar dan selalu menjaga kekudusannya, karena apapun yang kita lakukan di dunia ini akan kita pertanggungjawabkan kepada Tuhan setelah kita dipanggil kembali. Kita tidak dapat menyembunyikan apapun dari Tuhan karena Tuhan mengetahui segala apa yang kita lakukan, walaupun ditempat yang tersembunyi sekalipun.
Saya pun diajak jalan semakin ke dalam ke pusat neraka. Dipusat neraka ada ada sebuah sumur yang menyerupai kawah belerang. Didalam sumur itu saya melihat ada orang-orang yang diikat berdua-duaan, jadi perempuan dengan perempuan dan laki-laki dengan laki-laki. Tuhan pun menjelaskan kepada saya bahwa mereka yang diikat berduaan itu adalah para lesbian, waria dan homo. Yang walaupun mereka mengaku bahwa mereka menerima dan percaya Yesus, tetapi kehidupan mereka tetap seperti itu , maka mereka akan ditempatkan Tuhan disana.

Tidak jauh dari sana, di pusat neraka juga ada juga orang-orang yang dihukum di kawah belerang ini, yaitu orang-orang yang suka dengan
 perdukunan, suka cari penglarisan, cari suhu atau paranormal, kemudian ada juga sel-sel, dimana 1 sel diisi 1 org, yang didalamnya terdapat orang-orang yang alat kelaminnya digerogoti ulat-ulat sampai darahnya mengalir deras kemudian bentuknya kembali normal dan utuh lagi, kemudian digerogoti lagi dan hal itu terjadi berulang-ulang, tidak pernah berhenti. Tuhan bilang kepada saya bahwa itu adalah tempat untuk orang-orang yang mengaku sudah Kristen tetapi masih tetap bermain-main dengan kekudusan, masih ke tempat-tempat yang tidak benar, masih punya simpanan, itu akan masuk kesana, karena menganggap masih ada waktu buat bertobat, padahal kita tidak tahu kapan kita akan menghadap Tuhan.

Semakin kedalam lorong neraka, keadaan semakin gelap dan pengap, trus saya melihat ada iblis yang berkata "Ayo pak pendeta, khotbah lagi pak pendeta, kamu kan didunia khotbah, kenapa disini tidak mau khotbah". Saya jadi bingung kok ada pendeta yang masuk neraka? Pendeta kan
 hidupnya suci dan percaya Yesus. Tapi Tuhan berkata, pendeta itu memang rajin berkhotbah, mengabarkan Firman Tuhan, tetapi dia sendiri tidak bisa menjalankan firman itu dalam kehidupannya, dia menggelapkan dan menggunakan uang jemaat, hidup tidak kudus, punya istri simpanan, dll. Merekalah yang ditempatkan disana oleh Tuhan. Saya melihat pendeta itu berusaha keluar, tetapi tidak bisa, kemudian mulutnya dirobek dan dicakar oleh iblis sampai tidak berbentuk, darah mengalir, tetapi mulut dan wajahnya kembali normal lagi, trus dicakar disobek lagi, dst, dst. Disana juga para pendeta itu berteriak kepada Tuhan, minta ampun, tapi Tuhan tetap berkata, bahwa semua itu sudah terlambat, ketika orang-orang tiba di neraka kesempatan bertobat itu sudah tidak ada.

Setelah melihat semua ini, saya bilang ke Tuhan, Tuhan saya tidak mau tinggal disini, saya tidak mau masuk kesini lagi, bahkan sampai saya sadar dan roh saya telah kembali ke tubuh saya pun, bau busuk neraka itu masih
 tercium, padahal didekat saya tidak ada sampah atau kotoran berbau busuk (saking bau busuknya, setelah sadar, elizabeth sampai 40 hari tidak makan, hanya minum saja. Puji Tuhan dia tetap kuat, tidak lemas, menurutnya mungkin karena dia makan buah yang diberikan Tuhan pada saat mereka berada di taman dalam surga).

Saya bilang ke Tuhan, kok begini ya? Kok orang kristen banyak yang masuk ke neraka bahkan para pendeta, saya bilang ke Tuhan kalo saya sudah tidak kuat lagi, kemudian Tuhan memeluk saya dengan hangat, menghibur saya dan akhirnya membawa saya ke suatu tempat lain yang sangat jauh berbeda dengan neraka. Tempat yang sangat indah, teramat sangat indah sekali.
Disana saya melihat ada banyak sekali rumah, ada yang kecil dan ada yang besar, ada yang sudah jadi dan ada yang belum jadi. Lalu saya bertanya kepada Tuhan, rumah-rumah siapakah itu. Tuhan menjawab kalo itu adalah rumah untuk anak-anak-Ku. Nanti apabila pulang sudah disediakan rumah tinggal. Saudara,
 apa yang dikatakan Firman Tuhan itu benar bahwa Tuhan Yesus pergi kepada Bapa untuk menyediakan tempat tinggal bagi kita semua.
Yang disediakan untuk kita yang percaya kepada Tuhan Yesus, yang percaya dan mau melayani Tuhan dengan kudus, tulus dan murni hatinya.
Saya juga bertanya kok rumahnya ada yang kecil dan ada yang besar, Tuhan menjawab bahwa itu semua tergantung dari ketulusan pelayanan kita...bukan dari banyaknya pelayanan yang dilakukan, tapi dari ketulusan dalam melayani Tuhan, motivasi dalam melayani. Semakin kita tulus dan dekat maka semakin Tuhan memberikan tempat yang terbaik. Trus diantara rumah-rumah itu ada yang separoh jadi dan ada yang sudah jadi, Tuhan bilang bahwa yang sudah jadi artinya orangnya sudah meninggal dan sudah bersama dengan Tuhan, sedangkan yang baru separuh jadi artinya orangnya masih belum meninggal.
Surga itu sangat terang sekali, tidak menyilaukan tidak panas di kulit walalupun terang sekali, tapi sejuk di kulit.

Di
 ujungnya surga saya melihat ada barak, ada suatu tempat besar tapi untuk rombongan banyak orang, yang ternyata itu adalah tempat untuk orang-orang yang tidak percaya Tuhan Yesus tetapi waktu mau meninggal, misalnya dalam keadaan sakit atau koma, terus didoakan dan mau bertobat, menerima Yesus Kristus trus langsung meninggal, maka mereka akan ditempatkan disana.
Jalan yang ada disurga, di rumah-rumah itu indah sekali, seperti butiran kaca. Ada banyak pohon buah-buahan. Saya juga sempat diberi buah oleh Tuhan dan ajaib, begitu buahnya dipetik, langsung numbuh lagi. Jadi kehidupan baik disurga maupun dineraka itu semua adalah kekal.
Tidak jauh dari situ saya melihat ada istana yang indah sekali, Tuhan katakan itu adalah Istana-Nya dan akhirnya mengajak saya kesana.
Disana saya melihat banyak orang memuji dan menyembah Tuhan setiap saat tanpa ada rasa capek, ngantuk dan lelah. Mereka memuji Tuhan setiap saat, setiap waktu. Sesuai dengan Firman Tuhan, saya lihat
 istana itu benar terdiri dari emas permata. Lantainya terbuat dari emas, dindingnya dari batu permata yang indah sekali. Tuhan itu adalah Raja diatas segala raja, Dia adalah Raja yang sangat kaya sekali.
Saya lihat juga ada malaikat. Malaikat itu ada 2 macam, ada yang bersayap dan ada yang tidak bersayap.
Malaikat yang bersayap itu adalah untuk peperangan rohani dan yang tidak bersayap untuk puji-pujian.
Kemudian karena kasih dan kemuarahan hati Bapa, saya juga dipertemukan dengan Yohanes, murid yang paling dikasihi Tuhan. Yohanes berkata pada saya, "kamu ingini hati-Nya aja, ingini dekat ama Tuhan aja, jangan ingini yang lain".

Setelah itu saya diajak ke pekarangan dan disana saya bertemu dengan Raja Daud yang masih berpakaian seorang raja lengkap, kemudian dia berkata pada saya kalo dia ada disana hanya karena kasih dan kemurahan hati Tuhan. Saya takjub sekali karena setau saya Raja daud itu kan intim sekali dengan Tuhan, tetapi kok dia sendiri bisa
 berkata bahwa dia ada disana hanya karena kasih kemurahan hati Tuhan. Kemudian bagaimana dengan kita yang hidup di dunia ini dan tidak intim dengan Tuhan? Raja daud juga berpesan pada saya untuk menyampaikan kepada anak-anak Tuhan untuk selalu menjaga kekudusan apalagi anak-anak muda jaman sekarang yang gampang jatuh dalam ketidakkudusan seperti melakukan perzinahan dan kenajisan.
Saya juga bertemu dgn Musa yang hanya berkata "Aku menyesal karena tidak dapat masuk ke tanah perjanjian".
Saya juga ketemu Paulus yang bilang bahwa kalo kamu menghadapi pencobaan yakinlah bahwa itu tidak akan melebihi kekuatannmu. Jadi sodara-sodara, yakinlah kalo kita menghadapi kesulitan yang luar biasa yakinlah bahwa Tuhan pasti akan menolong dan pencobaan itu tidak akan melebihi kekuatan kita.

Kemudian saya bertanya pada Tuhan, apa kunci untuk bisa masuk istana Tuhan, Tuhan pun menjawab "hal itu gampang sekali, kamu cuma harus intim aja sama Aku, deket dengan Aku, melekat pada
 Aku, tidak ada yg lain".
  Saya bersyukur sekali bisa ketemu Tuhan Yesus yang memulihkan kehidupan saya, karena hanya pertemuan pribadi ini yang memulihkan saya.
Tuhan Yesus wajahnya lembut dan penuh kasih, jauh berbeda denga gambar-gambar yang ada. Wajahnya mulia dan bisa membuat kita terkesima melihat-Nya.
Tokoh-tokoh Alkitab yang kita baca umurnya ratusan tahun juga waktu saya temui di surga, mereka umurnya masih muda, sedang gagah-gagah nya, sekitar umur 30 – 40 tahun. Sayapun waktu dibawa Tuhan, di alam roh, saya seperti anak kecil berumur 10 tahun, padahal dalam kehidupan nyata, umur saya sudah 21 tahun.

Jadi sodara-sodara, bersiap-siaplah, supaya kita selalu layak dihadapan Tuhan, hidup kudus dan dekat melekat denga Tuhan. Kita tidak tahu kapan kita dipanggil, jadi harus cepat bertobat dan hidup kudus.
Buat sodara-sodara yang belum percaya, cepat-cepatlah percaya karena hanya Tuhan Yesus Kristus lah yang punya kerajaan surga, hanya
 Tuhan Yesus lah satu-satunya jalan menuju keselamatan dan surga.
Praise The Lord....
  http://www.youtube. com/watch? v=oZTfuOnwK70  
  Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .yahoo.com
 

     
     

   
   
       
         
       
       








       


       
       


     
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Re: Kesaksian ttg Neraka oleh Elizabeth

eri riskandari
In reply to this post by Henry-75
serem bacanya & membayanginya ...gimana caranya mas semar?
mau doang ketemu Jesus, cerita yah mas ketika ketemu Jesus,
bisakan utkku, makasih yah.

salam,
eri


----- Original Message ----
From: semar samiaji <[hidden email]>
To: [hidden email]
Sent: Thursday, June 19, 2008 9:35:28 AM
Subject: [Spiritual-Indonesia] Kesaksian ttg Neraka oleh Elizabeth


ha..ha..ha.. .Om Wal ini bisa aja....bagi warna atas apa yang tertulis di dalam kesaksian tersebut....
 
setelah membaca isi kesaksian tersebut yang terasa adalah:
 
ada hal-hal yang sebenarnya simbol dimaknai sebagai satu hal yang sesungguh ujud nyata....hal ini paling terasa adalah saat penggambaran bentuk "siksa" dan simbol "karakter" yang disebut dengan paranormal, perdukunan, dsb....padahal saya yakin, makna kata-kata tersebut juga belum ada "persepsi" yang jelas...ini semua simbol saja...kecuali, fakta-fakta kehidupan atas pola laku individu, lalu dikelompokkan ke dalam kata2 tersebut.... dan tentu saja...."sang jagoan" ndak masuk di dalamnya.... he..he..he. .he..he.
 
tentang bau. secara pribadi ini sering saya alami...bisa bermacam-macam ada yang wangi seperti melati dan memang pernah yang anyir (amis darah)....bagi saya ini adalah pengalaman yang pernah teralami secara langsung...sehingga , jika diambil dari kesaksian yang bersangkutan. ...saya bisa yakin itu...sepanjang, memang itu tidak ada MOTIVASI bahwa sang jagoan nggak akan berbau demikian...he. .he..he.. he...
 
dan terakhir...sangat terasa tulisan ini bersifat AJAKAN...... untuk ikuti sebagai mana yang tercantum dalam paragraf terakhirnya. ....namun, sayang dengan kata SATU-SATUNYA, maka ini SUDAH MENODAI (bahasa lagi trend saat ini) pemeluk keyakinan lainnya yang ada di bumi pertiwi ini...so, SUDAH LAH.....kalau mau ajak2 silahkan, nggak usah pake kata SATU-SATUNYA. ...caffffeekkkkk ...dech.. ...ntar kalau saya beri tahu kalau saya ketemu YESUS nggak percaya khan? padahal saya nggak punya agama...hanya ada KEYAKINAN aja.....YESUS mau sowan ke tempat saya...dan setiap saya perlu selalu hadir...percaya nggak??...he. .he..he.. he..he...
 
peace lah,
ss
 


Wal Suparmo <wal.suparmo@ yahoo.com> wrote:

Salam,
Si  Elizabeth ini tentu minimal membawa HP jika tidak ,mungkin malah membawa kamera video.Saya ingin melihat liputannya yang didapat dari pandangan dalam neraka sedangkan kalau yang mengenai bau amis dsb, mungkin karena dia sudah 3 hari tidak mandi dan tidak mengganti perban kotexnya.
Menunggu dengan hormat perunjukkannya yang dapat ditayangkan melalui internet seperti film FITNA..
Wasalam,
Wal suparmo
Henry <sijkt@centrin. net.id> wrote:
Ini kesaksian dari sdri. Elizabeth yg dibawa oleh Tuhan ke Neraka.
 
Kesaksian Neraka oleh Elizabeth



Kejadiannya pada bulan September 2001, ketika itu saya dan team sedang berdoa syafaat di gereja. Saat itu saya sadar masih ada di dalam gereja, tapi saya juga merasakan bahwa roh saya dibawa oleh Tuhan Yesus ke suatu tempat lain.

Saya tiba disana dan tempat itu sangat mengerikan. Berbau busuk, amis, bau darah, bau benda2 terbakar, bahkan lebih busuk dari bau pasar ikan.
Saya lihat disana ada banyak hal-hal yang mengerikan. Dan yang paling membuat saya tidak tahan adalah begitu banyaknya orang-orang yang menjerit ketakutan, minta tolong, minta ampun kepada Tuhan. Mereka berkata "Lepaskan saya Tuhan, tolong saya Tuhan, ampuni saya Tuhan, saya sudah tidak kuat lagi berada disini" tetapi Tuhan Yesus hanya berkata "Pengampunan itu sudah terlambat, karena waktu di dunia kesempatan itu masih ada tapi kamu sia-siakan dan tidak kamu ambil, sekarang semua sudah terlambat, tidak ada lagi pengampunan di neraka"
Disana saya juga melihat berbagai macam hal sangat mengerikan, jutaan orang disisi kanan saya dibakar api hingga tubuh mereka meleleh. Anehnya tubuh yang meleleh tadi kemudian kembali tumbuh normal dan utuh, tapi kemudian dibakar lagi sampai habis, dan hal ini terjadi berulang kali, sehingga sakitnya itu tidak terkira dan tidak pernah berhenti.

Disisi kanan itu juga saya melihat ada orang yang digerogoti ulat-ulat kecil, seperti yang sudah disampaikan dalam Firman Tuhan bahwa di neraka terdapat api yg kekal dan juga jutaan ulat yang menggerogoti tubuh manusia dengan kekal.


sampaikan kesaksian ini, apabila mereka percaya Puji Tuhan, tetapi apabila mereka tidak percaya ya sudah, biarkan saja, tidak usah bingung, yang penting kamu sudah menyampaikan dan mereka sudah mendengar, keputusan ada ditangan mereka masing-masing" .

Saya dan Tuhan Yesus terus berjalan hingga tiba di sebuah persimpangan, ada jalan yang ke kiri dan ada jalan yang ke kanan. Saya melihat ada banyak sel-sel yang diisi dengan orang yang jumlahnya banyak sekali. 1 sel diisi 1 orang, kemudian juga ada iblis yang sedang tertawa kesenangan diantara banyak orang yang menangis menjerit karena tidak tahan oleh siksaasn. Ada yang matanya dicungkil sampai darahnya mengalir deras sekali, ada yang tangannya dikuliti, ada yang lidahnya dipotong-potong, tetapi sama seperti diawal kesaksian saya, mata, tangan, lidah, dll itu bisa kembali normal utuh kembali, namun setelah itu kembali disiksa. Tiada henti-hentinya, siksaan di neraka itu sifatnya kekal. Saya dengar lagi semua orang menangis, minta tolong dan minta ampun, tapi Tuhan tetap tidak bisa menolong, karena semua memang sudah terlambat.

Saya kemudian bertanya pada Tuhan, "Tuhan, orang-orang yang ada disini pasti orang-orang yang tidak percaya Tuhan Yesus kan?", tetapi Tuhan menjawab "Oh tidak,. Justru yang ada disini adalah orang-orang kristen yang sudah percaya Tuhan Yesus". Saya kaget sekali, lalu saya bertanya kenapa justru orang-orang kristen juga ada yang di neraka, bukankah mereka sudah percaya dan menerima Yesus. Tuhan pun menjawab, "Mereka memang orang kristen yang percaya dan menerima Yesus, tetapi kehidupan yang mereka jalani bukanlah kehidupan kudus yang diinginkan Tuhan. Mereka diberi anggota tubuh yang lengkap seperti tangan yang seharusnya untuk menyembah Tuhan, tetapi digunakan untuk memukul. Diberi mulut untuk memuji Tuhan tetapi digunakan untuk menggerutu, mengomel dan mencaci maki orang".

Jadi hal-hal itu tidak berkenan bagi Tuhan. Kita harus dapat mempergunakan tubuh yang diberikan Tuhan dengan benar dan selalu menjaga kekudusannya, karena apapun yang kita lakukan di dunia ini akan kita pertanggungjawabkan kepada Tuhan setelah kita dipanggil kembali. Kita tidak dapat menyembunyikan apapun dari Tuhan karena Tuhan mengetahui segala apa yang kita lakukan, walaupun ditempat yang tersembunyi sekalipun.
Saya pun diajak jalan semakin ke dalam ke pusat neraka. Dipusat neraka ada ada sebuah sumur yang menyerupai kawah belerang. Didalam sumur itu saya melihat ada orang-orang yang diikat berdua-duaan, jadi perempuan dengan perempuan dan laki-laki dengan laki-laki. Tuhan pun menjelaskan kepada saya bahwa mereka yang diikat berduaan itu adalah para lesbian, waria dan homo. Yang walaupun mereka mengaku bahwa mereka menerima dan percaya Yesus, tetapi kehidupan mereka tetap seperti itu , maka mereka akan ditempatkan Tuhan disana.

Tidak jauh dari sana, di pusat neraka juga ada juga orang-orang yang dihukum di kawah belerang ini, yaitu orang-orang yang suka dengan perdukunan, suka cari penglarisan, cari suhu atau paranormal, kemudian ada juga sel-sel, dimana 1 sel diisi 1 org, yang didalamnya terdapat orang-orang yang alat kelaminnya digerogoti ulat-ulat sampai darahnya mengalir deras kemudian bentuknya kembali normal dan utuh lagi, kemudian digerogoti lagi dan hal itu terjadi berulang-ulang, tidak pernah berhenti. Tuhan bilang kepada saya bahwa itu adalah tempat untuk orang-orang yang mengaku sudah Kristen tetapi masih tetap bermain-main dengan kekudusan, masih ke tempat-tempat yang tidak benar, masih punya simpanan, itu akan masuk kesana, karena menganggap masih ada waktu buat bertobat, padahal kita tidak tahu kapan kita akan menghadap Tuhan.

Semakin kedalam lorong neraka, keadaan semakin gelap dan pengap, trus saya melihat ada iblis yang berkata "Ayo pak pendeta, khotbah lagi pak pendeta, kamu kan didunia khotbah, kenapa disini tidak mau khotbah". Saya jadi bingung kok ada pendeta yang masuk neraka? Pendeta kan hidupnya suci dan percaya Yesus. Tapi Tuhan berkata, pendeta itu memang rajin berkhotbah, mengabarkan Firman Tuhan, tetapi dia sendiri tidak bisa menjalankan firman itu dalam kehidupannya, dia menggelapkan dan menggunakan uang jemaat, hidup tidak kudus, punya istri simpanan, dll. Merekalah yang ditempatkan disana oleh Tuhan. Saya melihat pendeta itu berusaha keluar, tetapi tidak bisa, kemudian mulutnya dirobek dan dicakar oleh iblis sampai tidak berbentuk, darah mengalir, tetapi mulut dan wajahnya kembali normal lagi, trus dicakar disobek lagi, dst, dst. Disana juga para pendeta itu berteriak kepada Tuhan, minta ampun, tapi Tuhan tetap berkata, bahwa semua itu sudah terlambat, ketika
 orang-orang tiba di neraka kesempatan bertobat itu sudah tidak ada.

Setelah melihat semua ini, saya bilang ke Tuhan, Tuhan saya tidak mau tinggal disini, saya tidak mau masuk kesini lagi, bahkan sampai saya sadar dan roh saya telah kembali ke tubuh saya pun, bau busuk neraka itu masih tercium, padahal didekat saya tidak ada sampah atau kotoran berbau busuk (saking bau busuknya, setelah sadar, elizabeth sampai 40 hari tidak makan, hanya minum saja. Puji Tuhan dia tetap kuat, tidak lemas, menurutnya mungkin karena dia makan buah yang diberikan Tuhan pada saat mereka berada di taman dalam surga).

Saya bilang ke Tuhan, kok begini ya? Kok orang kristen banyak yang masuk ke neraka bahkan para pendeta, saya bilang ke Tuhan kalo saya sudah tidak kuat lagi, kemudian Tuhan memeluk saya dengan hangat, menghibur saya dan akhirnya membawa saya ke suatu tempat lain yang sangat jauh berbeda dengan neraka. Tempat yang sangat indah, teramat sangat indah sekali.
Disana saya melihat ada banyak sekali rumah, ada yang kecil dan ada yang besar, ada yang sudah jadi dan ada yang belum jadi. Lalu saya bertanya kepada Tuhan, rumah-rumah siapakah itu. Tuhan menjawab kalo itu adalah rumah untuk anak-anak-Ku. Nanti apabila pulang sudah disediakan rumah tinggal. Saudara, apa yang dikatakan Firman Tuhan itu benar bahwa Tuhan Yesus pergi kepada Bapa untuk menyediakan tempat tinggal bagi kita semua.
Yang disediakan untuk kita yang percaya kepada Tuhan Yesus, yang percaya dan mau melayani Tuhan dengan kudus, tulus dan murni hatinya.
Saya juga bertanya kok rumahnya ada yang kecil dan ada yang besar, Tuhan menjawab bahwa itu semua tergantung dari ketulusan pelayanan kita...bukan dari banyaknya pelayanan yang dilakukan, tapi dari ketulusan dalam melayani Tuhan, motivasi dalam melayani. Semakin kita tulus dan dekat maka semakin Tuhan memberikan tempat yang terbaik. Trus diantara rumah-rumah itu ada yang separoh jadi dan ada yang sudah jadi, Tuhan bilang bahwa yang sudah jadi artinya orangnya sudah meninggal dan sudah bersama dengan Tuhan, sedangkan yang baru separuh jadi artinya orangnya masih belum meninggal.
Surga itu sangat terang sekali, tidak menyilaukan tidak panas di kulit walalupun terang sekali, tapi sejuk di kulit.

Di ujungnya surga saya melihat ada barak, ada suatu tempat besar tapi untuk rombongan banyak orang, yang ternyata itu adalah tempat untuk orang-orang yang tidak percaya Tuhan Yesus tetapi waktu mau meninggal, misalnya dalam keadaan sakit atau koma, terus didoakan dan mau bertobat, menerima Yesus Kristus trus langsung meninggal, maka mereka akan ditempatkan disana.
Jalan yang ada disurga, di rumah-rumah itu indah sekali, seperti butiran kaca. Ada banyak pohon buah-buahan. Saya juga sempat diberi buah oleh Tuhan dan ajaib, begitu buahnya dipetik, langsung numbuh lagi. Jadi kehidupan baik disurga maupun dineraka itu semua adalah kekal.
Tidak jauh dari situ saya melihat ada istana yang indah sekali, Tuhan katakan itu adalah Istana-Nya dan akhirnya mengajak saya kesana.
Disana saya melihat banyak orang memuji dan menyembah Tuhan setiap saat tanpa ada rasa capek, ngantuk dan lelah. Mereka memuji Tuhan setiap saat, setiap waktu. Sesuai dengan Firman Tuhan, saya lihat istana itu benar terdiri dari emas permata. Lantainya terbuat dari emas, dindingnya dari batu permata yang indah sekali. Tuhan itu adalah Raja diatas segala raja, Dia adalah Raja yang sangat kaya sekali.
Saya lihat juga ada malaikat. Malaikat itu ada 2 macam, ada yang bersayap dan ada yang tidak bersayap.
Malaikat yang bersayap itu adalah untuk peperangan rohani dan yang tidak bersayap untuk puji-pujian.
Kemudian karena kasih dan kemuarahan hati Bapa, saya juga dipertemukan dengan Yohanes, murid yang paling dikasihi Tuhan. Yohanes berkata pada saya, "kamu ingini hati-Nya aja, ingini dekat ama Tuhan aja, jangan ingini yang lain".

Setelah itu saya diajak ke pekarangan dan disana saya bertemu dengan Raja Daud yang masih berpakaian seorang raja lengkap, kemudian dia berkata pada saya kalo dia ada disana hanya karena kasih dan kemurahan hati Tuhan. Saya takjub sekali karena setau saya Raja daud itu kan intim sekali dengan Tuhan, tetapi kok dia sendiri bisa berkata bahwa dia ada disana hanya karena kasih kemurahan hati Tuhan. Kemudian bagaimana dengan kita yang hidup di dunia ini dan tidak intim dengan Tuhan? Raja daud juga berpesan pada saya untuk menyampaikan kepada anak-anak Tuhan untuk selalu menjaga kekudusan apalagi anak-anak muda jaman sekarang yang gampang jatuh dalam ketidakkudusan seperti melakukan perzinahan dan kenajisan.
Saya juga bertemu dgn Musa yang hanya berkata "Aku menyesal karena tidak dapat masuk ke tanah perjanjian".
Saya juga ketemu Paulus yang bilang bahwa kalo kamu menghadapi pencobaan yakinlah bahwa itu tidak akan melebihi kekuatannmu. Jadi sodara-sodara, yakinlah kalo kita menghadapi kesulitan yang luar biasa yakinlah bahwa Tuhan pasti akan menolong dan pencobaan itu tidak akan melebihi kekuatan kita.

Kemudian saya bertanya pada Tuhan, apa kunci untuk bisa masuk istana Tuhan, Tuhan pun menjawab "hal itu gampang sekali, kamu cuma harus intim aja sama Aku, deket dengan Aku, melekat pada Aku, tidak ada yg lain".

Saya bersyukur sekali bisa ketemu Tuhan Yesus yang memulihkan kehidupan saya, karena hanya pertemuan pribadi ini yang memulihkan saya.
Tuhan Yesus wajahnya lembut dan penuh kasih, jauh berbeda denga gambar-gambar yang ada. Wajahnya mulia dan bisa membuat kita terkesima melihat-Nya.
Tokoh-tokoh Alkitab yang kita baca umurnya ratusan tahun juga waktu saya temui di surga, mereka umurnya masih muda, sedang gagah-gagah nya, sekitar umur 30 – 40 tahun. Sayapun waktu dibawa Tuhan, di alam roh, saya seperti anak kecil berumur 10 tahun, padahal dalam kehidupan nyata, umur saya sudah 21 tahun.

Jadi sodara-sodara, bersiap-siaplah, supaya kita selalu layak dihadapan Tuhan, hidup kudus dan dekat melekat denga Tuhan. Kita tidak tahu kapan kita dipanggil, jadi harus cepat bertobat dan hidup kudus.
Buat sodara-sodara yang belum percaya, cepat-cepatlah percaya karena hanya Tuhan Yesus Kristus lah yang punya kerajaan surga, hanya Tuhan Yesus lah satu-satunya jalan menuju keselamatan dan surga.
Praise The Lord....

http://www.youtube. com/watch? v=oZTfuOnwK70

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .yahoo.com
   


     
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Re: Kesaksian ttg Neraka oleh Elizabeth

eri riskandari
In reply to this post by Henry-75
Mas Tanjung, lebih memudah menilai orang lain dari pada
menilai diri sendiri.

salam,
eri


----- Original Message ----
From: tanjung yulhasnir <[hidden email]>
To: [hidden email]
Sent: Thursday, June 19, 2008 8:35:13 AM
Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Kesaksian ttg Neraka oleh Elizabeth


Elizabeth sedang membohongi orang dan memfitnah Tuhan
Salam,
Yul (tidak mau dibohongi)
 

--- On Wed, 6/18/08, Wal Suparmo <wal.suparmo@ yahoo.com> wrote:

From: Wal Suparmo <wal.suparmo@ yahoo.com>
Subject: Re: [Spiritual-Indonesi a] Kesaksian ttg Neraka oleh Elizabeth
To: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
Date: Wednesday, June 18, 2008, 11:24 AM


Salam,
Sama seperti yang membuat film FITNA.
Wasalam,
Wal Suparmo

Angga Wijaya <anggaji@yahoo. com> wrote:
hehhehe..... ......... ..

teror.....

--- On Wed, 6/18/08, Wal Suparmo <wal.suparmo@ yahoo.com> wrote:

From: Wal Suparmo <wal.suparmo@ yahoo.com>
Subject: Re: [Spiritual-Indonesi a] Kesaksian ttg Neraka oleh Elizabeth
To: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com
Date: Wednesday, June 18, 2008, 5:22 AM



Salam,
Si  Elizabeth ini tentu minimal membawa HP jika tidak ,mungkin malah membawa kamera video.Saya ingin melihat liputannya yang didapat dari pandangan dalam neraka sedangkan kalau yang mengenai bau amis dsb, mungkin karena dia sudah 3 hari tidak mandi dan tidak mengganti perban kotexnya.
Menunggu dengan hormat perunjukkannya yang dapat ditayangkan melalui internet seperti film FITNA..
Wasalam,
Wal suparmo
Henry <sijkt@centrin. net.id> wrote:
Ini kesaksian dari sdri. Elizabeth yg dibawa oleh Tuhan ke Neraka.
 
Kesaksian Neraka oleh Elizabeth



Kejadiannya pada bulan September 2001, ketika itu saya dan team sedang berdoa syafaat di gereja. Saat itu saya sadar masih ada di dalam gereja, tapi saya juga merasakan bahwa roh saya dibawa oleh Tuhan Yesus ke suatu tempat lain.

Saya tiba disana dan tempat itu sangat mengerikan. Berbau busuk, amis, bau darah, bau benda2 terbakar, bahkan lebih busuk dari bau pasar ikan.
Saya lihat disana ada banyak hal-hal yang mengerikan. Dan yang paling membuat saya tidak tahan adalah begitu banyaknya orang-orang yang menjerit ketakutan, minta tolong, minta ampun kepada Tuhan. Mereka berkata "Lepaskan saya Tuhan, tolong saya Tuhan, ampuni saya Tuhan, saya sudah tidak kuat lagi berada disini" tetapi Tuhan Yesus hanya berkata "Pengampunan itu sudah terlambat, karena waktu di dunia kesempatan itu masih ada tapi kamu sia-siakan dan tidak kamu ambil, sekarang semua sudah terlambat, tidak ada lagi pengampunan di neraka"
Disana saya juga melihat berbagai macam hal sangat mengerikan, jutaan orang disisi kanan saya dibakar api hingga tubuh mereka meleleh. Anehnya tubuh yang meleleh tadi kemudian kembali tumbuh normal dan utuh, tapi kemudian dibakar lagi sampai habis, dan hal ini terjadi berulang kali, sehingga sakitnya itu tidak terkira dan tidak pernah berhenti.

Disisi kanan itu juga saya melihat ada orang yang digerogoti ulat-ulat kecil, seperti yang sudah disampaikan dalam Firman Tuhan bahwa di neraka terdapat api yg kekal dan juga jutaan ulat yang menggerogoti tubuh manusia dengan kekal.


sampaikan kesaksian ini, apabila mereka percaya Puji Tuhan, tetapi apabila mereka tidak percaya ya sudah, biarkan saja, tidak usah bingung, yang penting kamu sudah menyampaikan dan mereka sudah mendengar, keputusan ada ditangan mereka masing-masing" .

Saya dan Tuhan Yesus terus berjalan hingga tiba di sebuah persimpangan, ada jalan yang ke kiri dan ada jalan yang ke kanan. Saya melihat ada banyak sel-sel yang diisi dengan orang yang jumlahnya banyak sekali. 1 sel diisi 1 orang, kemudian juga ada iblis yang sedang tertawa kesenangan diantara banyak orang yang menangis menjerit karena tidak tahan oleh siksaasn. Ada yang matanya dicungkil sampai darahnya mengalir deras sekali, ada yang tangannya dikuliti, ada yang lidahnya dipotong-potong, tetapi sama seperti diawal kesaksian saya, mata, tangan, lidah, dll itu bisa kembali normal utuh kembali, namun setelah itu kembali disiksa. Tiada henti-hentinya, siksaan di neraka itu sifatnya kekal. Saya dengar lagi semua orang menangis, minta tolong dan minta ampun, tapi Tuhan tetap tidak bisa menolong, karena semua memang sudah terlambat.

Saya kemudian bertanya pada Tuhan, "Tuhan, orang-orang yang ada disini pasti orang-orang yang tidak percaya Tuhan Yesus kan?", tetapi Tuhan menjawab "Oh tidak,. Justru yang ada disini adalah orang-orang kristen yang sudah percaya Tuhan Yesus". Saya kaget sekali, lalu saya bertanya kenapa justru orang-orang kristen juga ada yang di neraka, bukankah mereka sudah percaya dan menerima Yesus. Tuhan pun menjawab, "Mereka memang orang kristen yang percaya dan menerima Yesus, tetapi kehidupan yang mereka jalani bukanlah kehidupan kudus yang diinginkan Tuhan. Mereka diberi anggota tubuh yang lengkap seperti tangan yang seharusnya untuk menyembah Tuhan, tetapi digunakan untuk memukul. Diberi mulut untuk memuji Tuhan tetapi digunakan untuk menggerutu, mengomel dan mencaci maki orang".

Jadi hal-hal itu tidak berkenan bagi Tuhan. Kita harus dapat mempergunakan tubuh yang diberikan Tuhan dengan benar dan selalu menjaga kekudusannya, karena apapun yang kita lakukan di dunia ini akan kita pertanggungjawabkan kepada Tuhan setelah kita dipanggil kembali. Kita tidak dapat menyembunyikan apapun dari Tuhan karena Tuhan mengetahui segala apa yang kita lakukan, walaupun ditempat yang tersembunyi sekalipun.
Saya pun diajak jalan semakin ke dalam ke pusat neraka. Dipusat neraka ada ada sebuah sumur yang menyerupai kawah belerang. Didalam sumur itu saya melihat ada orang-orang yang diikat berdua-duaan, jadi perempuan dengan perempuan dan laki-laki dengan laki-laki. Tuhan pun menjelaskan kepada saya bahwa mereka yang diikat berduaan itu adalah para lesbian, waria dan homo. Yang walaupun mereka mengaku bahwa mereka menerima dan percaya Yesus, tetapi kehidupan mereka tetap seperti itu , maka mereka akan ditempatkan Tuhan disana.

Tidak jauh dari sana, di pusat neraka juga ada juga orang-orang yang dihukum di kawah belerang ini, yaitu orang-orang yang suka dengan perdukunan, suka cari penglarisan, cari suhu atau paranormal, kemudian ada juga sel-sel, dimana 1 sel diisi 1 org, yang didalamnya terdapat orang-orang yang alat kelaminnya digerogoti ulat-ulat sampai darahnya mengalir deras kemudian bentuknya kembali normal dan utuh lagi, kemudian digerogoti lagi dan hal itu terjadi berulang-ulang, tidak pernah berhenti. Tuhan bilang kepada saya bahwa itu adalah tempat untuk orang-orang yang mengaku sudah Kristen tetapi masih tetap bermain-main dengan kekudusan, masih ke tempat-tempat yang tidak benar, masih punya simpanan, itu akan masuk kesana, karena menganggap masih ada waktu buat bertobat, padahal kita tidak tahu kapan kita akan menghadap Tuhan.

Semakin kedalam lorong neraka, keadaan semakin gelap dan pengap, trus saya melihat ada iblis yang berkata "Ayo pak pendeta, khotbah lagi pak pendeta, kamu kan didunia khotbah, kenapa disini tidak mau khotbah". Saya jadi bingung kok ada pendeta yang masuk neraka? Pendeta kan hidupnya suci dan percaya Yesus. Tapi Tuhan berkata, pendeta itu memang rajin berkhotbah, mengabarkan Firman Tuhan, tetapi dia sendiri tidak bisa menjalankan firman itu dalam kehidupannya, dia menggelapkan dan menggunakan uang jemaat, hidup tidak kudus, punya istri simpanan, dll. Merekalah yang ditempatkan disana oleh Tuhan. Saya melihat pendeta itu berusaha keluar, tetapi tidak bisa, kemudian mulutnya dirobek dan dicakar oleh iblis sampai tidak berbentuk, darah mengalir, tetapi mulut dan wajahnya kembali normal lagi, trus dicakar disobek lagi, dst, dst. Disana juga para pendeta itu berteriak kepada Tuhan, minta ampun, tapi Tuhan tetap berkata, bahwa semua itu sudah terlambat, ketika
 orang-orang tiba di neraka kesempatan bertobat itu sudah tidak ada.

Setelah melihat semua ini, saya bilang ke Tuhan, Tuhan saya tidak mau tinggal disini, saya tidak mau masuk kesini lagi, bahkan sampai saya sadar dan roh saya telah kembali ke tubuh saya pun, bau busuk neraka itu masih tercium, padahal didekat saya tidak ada sampah atau kotoran berbau busuk (saking bau busuknya, setelah sadar, elizabeth sampai 40 hari tidak makan, hanya minum saja. Puji Tuhan dia tetap kuat, tidak lemas, menurutnya mungkin karena dia makan buah yang diberikan Tuhan pada saat mereka berada di taman dalam surga).

Saya bilang ke Tuhan, kok begini ya? Kok orang kristen banyak yang masuk ke neraka bahkan para pendeta, saya bilang ke Tuhan kalo saya sudah tidak kuat lagi, kemudian Tuhan memeluk saya dengan hangat, menghibur saya dan akhirnya membawa saya ke suatu tempat lain yang sangat jauh berbeda dengan neraka. Tempat yang sangat indah, teramat sangat indah sekali.
Disana saya melihat ada banyak sekali rumah, ada yang kecil dan ada yang besar, ada yang sudah jadi dan ada yang belum jadi. Lalu saya bertanya kepada Tuhan, rumah-rumah siapakah itu. Tuhan menjawab kalo itu adalah rumah untuk anak-anak-Ku. Nanti apabila pulang sudah disediakan rumah tinggal. Saudara, apa yang dikatakan Firman Tuhan itu benar bahwa Tuhan Yesus pergi kepada Bapa untuk menyediakan tempat tinggal bagi kita semua.
Yang disediakan untuk kita yang percaya kepada Tuhan Yesus, yang percaya dan mau melayani Tuhan dengan kudus, tulus dan murni hatinya.
Saya juga bertanya kok rumahnya ada yang kecil dan ada yang besar, Tuhan menjawab bahwa itu semua tergantung dari ketulusan pelayanan kita...bukan dari banyaknya pelayanan yang dilakukan, tapi dari ketulusan dalam melayani Tuhan, motivasi dalam melayani. Semakin kita tulus dan dekat maka semakin Tuhan memberikan tempat yang terbaik. Trus diantara rumah-rumah itu ada yang separoh jadi dan ada yang sudah jadi, Tuhan bilang bahwa yang sudah jadi artinya orangnya sudah meninggal dan sudah bersama dengan Tuhan, sedangkan yang baru separuh jadi artinya orangnya masih belum meninggal.
Surga itu sangat terang sekali, tidak menyilaukan tidak panas di kulit walalupun terang sekali, tapi sejuk di kulit.

Di ujungnya surga saya melihat ada barak, ada suatu tempat besar tapi untuk rombongan banyak orang, yang ternyata itu adalah tempat untuk orang-orang yang tidak percaya Tuhan Yesus tetapi waktu mau meninggal, misalnya dalam keadaan sakit atau koma, terus didoakan dan mau bertobat, menerima Yesus Kristus trus langsung meninggal, maka mereka akan ditempatkan disana.
Jalan yang ada disurga, di rumah-rumah itu indah sekali, seperti butiran kaca. Ada banyak pohon buah-buahan. Saya juga sempat diberi buah oleh Tuhan dan ajaib, begitu buahnya dipetik, langsung numbuh lagi. Jadi kehidupan baik disurga maupun dineraka itu semua adalah kekal.
Tidak jauh dari situ saya melihat ada istana yang indah sekali, Tuhan katakan itu adalah Istana-Nya dan akhirnya mengajak saya kesana.
Disana saya melihat banyak orang memuji dan menyembah Tuhan setiap saat tanpa ada rasa capek, ngantuk dan lelah. Mereka memuji Tuhan setiap saat, setiap waktu. Sesuai dengan Firman Tuhan, saya lihat istana itu benar terdiri dari emas permata. Lantainya terbuat dari emas, dindingnya dari batu permata yang indah sekali. Tuhan itu adalah Raja diatas segala raja, Dia adalah Raja yang sangat kaya sekali.
Saya lihat juga ada malaikat. Malaikat itu ada 2 macam, ada yang bersayap dan ada yang tidak bersayap.
Malaikat yang bersayap itu adalah untuk peperangan rohani dan yang tidak bersayap untuk puji-pujian.
Kemudian karena kasih dan kemuarahan hati Bapa, saya juga dipertemukan dengan Yohanes, murid yang paling dikasihi Tuhan. Yohanes berkata pada saya, "kamu ingini hati-Nya aja, ingini dekat ama Tuhan aja, jangan ingini yang lain".

Setelah itu saya diajak ke pekarangan dan disana saya bertemu dengan Raja Daud yang masih berpakaian seorang raja lengkap, kemudian dia berkata pada saya kalo dia ada disana hanya karena kasih dan kemurahan hati Tuhan. Saya takjub sekali karena setau saya Raja daud itu kan intim sekali dengan Tuhan, tetapi kok dia sendiri bisa berkata bahwa dia ada disana hanya karena kasih kemurahan hati Tuhan. Kemudian bagaimana dengan kita yang hidup di dunia ini dan tidak intim dengan Tuhan? Raja daud juga berpesan pada saya untuk menyampaikan kepada anak-anak Tuhan untuk selalu menjaga kekudusan apalagi anak-anak muda jaman sekarang yang gampang jatuh dalam ketidakkudusan seperti melakukan perzinahan dan kenajisan.
Saya juga bertemu dgn Musa yang hanya berkata "Aku menyesal karena tidak dapat masuk ke tanah perjanjian".
Saya juga ketemu Paulus yang bilang bahwa kalo kamu menghadapi pencobaan yakinlah bahwa itu tidak akan melebihi kekuatannmu. Jadi sodara-sodara, yakinlah kalo kita menghadapi kesulitan yang luar biasa yakinlah bahwa Tuhan pasti akan menolong dan pencobaan itu tidak akan melebihi kekuatan kita.

Kemudian saya bertanya pada Tuhan, apa kunci untuk bisa masuk istana Tuhan, Tuhan pun menjawab "hal itu gampang sekali, kamu cuma harus intim aja sama Aku, deket dengan Aku, melekat pada Aku, tidak ada yg lain".

Saya bersyukur sekali bisa ketemu Tuhan Yesus yang memulihkan kehidupan saya, karena hanya pertemuan pribadi ini yang memulihkan saya.
Tuhan Yesus wajahnya lembut dan penuh kasih, jauh berbeda denga gambar-gambar yang ada. Wajahnya mulia dan bisa membuat kita terkesima melihat-Nya.
Tokoh-tokoh Alkitab yang kita baca umurnya ratusan tahun juga waktu saya temui di surga, mereka umurnya masih muda, sedang gagah-gagah nya, sekitar umur 30 – 40 tahun. Sayapun waktu dibawa Tuhan, di alam roh, saya seperti anak kecil berumur 10 tahun, padahal dalam kehidupan nyata, umur saya sudah 21 tahun.

Jadi sodara-sodara, bersiap-siaplah, supaya kita selalu layak dihadapan Tuhan, hidup kudus dan dekat melekat denga Tuhan. Kita tidak tahu kapan kita dipanggil, jadi harus cepat bertobat dan hidup kudus.
Buat sodara-sodara yang belum percaya, cepat-cepatlah percaya karena hanya Tuhan Yesus Kristus lah yang punya kerajaan surga, hanya Tuhan Yesus lah satu-satunya jalan menuju keselamatan dan surga.
Praise The Lord....

http://www.youtube. com/watch? v=oZTfuOnwK70

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .yahoo.com  


Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .yahoo.com  
   


     
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Re: Kesaksian ttg Neraka oleh Elizabeth

adji mudhita
menilai orang lain ataupun ndiri sendiri sama-sama bahaya-nya, waspada aja..
apalagi mudah..
.
  ----- Original Message -----
  From: eri riskandari


  Mas Tanjung, lebih memudah menilai orang lain dari pada
  menilai diri sendiri.

  salam,
  eri
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Re: Kesaksian ttg Neraka oleh Elizabeth

Angga Wijaya
tak ada baik tak ada buruk.

--- On Wed, 6/18/08, --- sangwaktu <[hidden email]> wrote:
From: --- sangwaktu <[hidden email]>
Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Kesaksian ttg Neraka oleh Elizabeth
To: [hidden email]
Date: Wednesday, June 18, 2008, 9:22 PM










   
           


menilai orang lain ataupun ndiri sendiri sama-sama
bahaya-nya, waspada aja..
apalagi mudah..
.

  ----- Original Message -----
  From:
  eri
  riskandari
 

 
  Mas
  Tanjung, lebih memudah menilai orang lain dari pada
menilai diri
  sendiri.

salam,
eri


     

   
   
       
         
       
       








       


       
       


     
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Re: Kesaksian ttg Neraka oleh Elizabeth

adji mudhita
tak ada akar rotan pun jadi..
.

  ----- Original Message -----
  From: Angga Wijaya


        tak ada baik tak ada buruk.  

   

Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Re: Kesaksian ttg Neraka oleh Elizabeth

Angga Wijaya
wuakkakakakkakakka

--- On Wed, 6/18/08, --- sangwaktu <[hidden email]> wrote:
From: --- sangwaktu <[hidden email]>
Subject: Re: [Spiritual-Indonesia] Kesaksian ttg Neraka oleh Elizabeth
To: [hidden email]
Date: Wednesday, June 18, 2008, 9:39 PM










   
           


tak ada akar rotan pun jadi..
.


  ----- Original Message -----
  From:
  Angga Wijaya
 
 

 
   
   
      tak ada baik tak ada buruk.
 


     

   
   
       
         
       
       








       


       
       


     
123
Loading...